Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

5 Konglomerat Ini yang Punya Jalan Tol di Indonesia

badge-check


					Jusuf Hamka melalui perusahaannya PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) dikenal sebagai salah satu juragan jalan tol di Indonesia. Perbesar

Jusuf Hamka melalui perusahaannya PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) dikenal sebagai salah satu juragan jalan tol di Indonesia.

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Saat mudik lebaran pasti disebut-sebut jalan tol. Namun tahukah Anda siapa pemilik jalan tol itu?

Sektor infrastruktur menjadi bisnis yang menjanjikan. Proyek infrastruktur dapat menjadi aset investasi yang menguntungkan dalam jangka panjang karena menjadi kebutuhan masyarakat. Hal itu membuat sejumlah konglomerat memperluas usaha mereka ke sektor tersebut mulai dari Salim Group hingga Jusuf Hamka.

Berikut sejumlah konglomerat pemilik bisnis jalan tol:

1. Jusuf Hamka

Jusuf Hamka melalui perusahaannya PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) dikenal sebagai salah satu juragan jalan tol di Indonesia. Bagaimana tidak, Ia memiliki beberapa jalan tol di lokasi strategis, yakni berada di sekitaran Jabodetabek.

Total ada 7 jalan tol yang menjadi milik perusahaannya yakni CMNP. Perusahaannya merupakan perusahaan jalan tol swasta pertama di Indonesia.

Jalan tol milik Jusuf Hamka lewat PT CMNP di antaranya, Jalan tol Ir. Wiyoto Wiyono (Cawang-Tanjung Priok), Jalan tol Depok-Antasari, Jalan tol Bogor Outer Ring Road, Jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan, Jalan tol Soreang-Pasirkoja (Bandung), Jalan tol Waru-Juanda (Surabaya), dan Jalan tol Pelabuhan (Ancol atau Pluit).

2. Anthoni Salim

Grup Salim yang dipimpin Anthoni Salim memang merupakan salah satu konglomerat pemain bisnis tol di Indonesia melalui PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META).

Terbaru, PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META) lewat konsorsium GIC-MPTC telah meneken akta jual beli saham sebesar 35% saham PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) pada 27 September 2024 lalu. Nilai akuisisi mencapai Rp15,75 triliun.

Induk JTT, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) telah menandatangani dokumen Sales Purchase Agreement (SPA) dengan PT Metro Pacific Tollways Indonesia Services (MPTIS), Warrington Investment Pte Ltd (Warrington) dan PT Margautama Nusantara (MUN) pada Jumat (27/9/2024).

Komposisi pemegang saham baru di PT JTT menjadi MPTIS sebesar 20,3%, Warrington sebesar 10,5%, dan MUN sebesar 4,2%. Ketiganya terafiliasi entitas grup Salim dimana Metro Pacific Tollways merupakan pemegang 95,52% saham META.

3. Sugianto Kusuma alias Aguan

Grup Agung Sedayu milik Sugianto Kusuma alias Aguan tengah menggarap jalan tol baru yang akan menghubungkan kawasan Kabupaten Tangerang ke sisi utara Jakarta, yakni Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg. Nilai keseluruhannya mencapai Rp23,22 triliun dan ditargetkan rampung tahun 2025.

Agung Sedayu dan Grup Salim yang merupakan pengembang kawasan kota mandiri Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 atau The New Jakarta City, telah membentuk konsorsium bernama PT Duta Graha Karya, yang akan membangun tol tersebut.

4. Eka Tjipta Widjaja

Eka Tjipta Widjaja merupakan konglomerat di Indonesia yang menjadi pendiri Sinar Mas Group. Grup Sinar Mas juga tidak terluput dari bisnis tol. Sinar Mas Land melalui PT Trans Bumi Serbaraja merupakan badan badan usaha jalan tol (BUJT) dari Jalan Tol Serpong – Balaraja yang baru resmi beroperasi 30 September lalu.

Tol Serpong-Serbaraja Seksi 1B yaitu CBD BSD-Legok sepanjang 5,73 Km mulai beroperasi fungsional tanpa tarif sebagai bentuk dukungan konektivitas bagi masyarakat. Tol tersebut merupakan bagian dari salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).

5. William Soerjadjaja

William Soerjadjaja merupakan pebisnis sekaligus pendiri Astra International. Bukan hanya sektor otomotif, Astra juga turut mengambil ceruk peluang investasi infrastruktur melalui Astra Tol Nusantara.

Astra Tol Nusantara merupakan anak perusahaan Astra International yang memiliki ruas jalan tol di sejumlah daerah. Di antaranya, Jalan tol Tangerang-Merak, Jalan tol Cikopo-Palimanan, Jalan tol Semarang-Solo, Jalan tol Jombang, Jalan tol Surabaya-Mojokerto, dan Jalan tol Kunciran-Serpong JORR I Ruas Ulujami-Kebon Jeruk.

Di luar konglomerat itu ada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sejumlah perusahaan pelat merah yang mengoperasikan jalan tol di Indonesia diantaranya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR), PT Hutama Karya (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT). Perusahaan-perusahaan tersebut menggarap proyek infrastruktur pemerintah yang menjadi bagian dari penugasan proyek strategis nasional.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

MBG Dihentikan Sementa saat Libur Sekolah

17 Juni 2026 - 20:06 WIB

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

KA Pandalungan 2 Relasi Gambir-Jember Mulai 18 Juni, Diskon 30 Persen

15 Juni 2026 - 20:32 WIB

Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Pekan Ketiga Juni 2026, Ini Daftar Lengkapnya

15 Juni 2026 - 20:18 WIB

Kemnaker Buka Pelatihan Kaigo dan Magang di Jepang

14 Juni 2026 - 20:28 WIB

Harga Anjlok, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta

14 Juni 2026 - 19:45 WIB

REI: Kenaikan BI Rate Jadi Pukulan Telak bagi Properti Nonsubsidi

12 Juni 2026 - 19:19 WIB

ESDM Pastikan Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tidak Akan Naik

11 Juni 2026 - 19:59 WIB

Harga Pangan Hari Ini, Beras dan Minyak Kompak Naik

11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Trending di Nasional