Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

5 Ambulans Mercy Sprinter KDM Layani Masyarakat Saat Lebaran di Tol Cipali

badge-check


					Beginilah Ambulans Mercy Sprinter KDM yang dikerahkan untuk melyani kepentingan umum, khususnya saat Lebaran di tol Cipali. Foto: ist Perbesar

Beginilah Ambulans Mercy Sprinter KDM yang dikerahkan untuk melyani kepentingan umum, khususnya saat Lebaran di tol Cipali. Foto: ist

Penulis: Mayang K. Mahardhika  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BANDUNG– Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengubah mobil dinas Mercedes-Benz-nya menjadi ambulans berjalan untuk layanan kesehatan saat mudik Lebaran 2026.

Inisiatif ini menunjukkan prioritas pada pelayanan publik daripada fasilitas pribadi.

Dedi Mulyadi meninjau mobil dinas Mercedes-Benz Sprinter di Gedung Pakuan, Bandung, dan memerintahkan transformasinya menjadi ambulans siaga.

Langkah ini dimulai sejak Februari 2025, dengan rencana awal mengalihfungsikan beberapa unit Mercy untuk rumah sakit keliling.

Grafis/ Antaranews

Mobil tersebut kini dilengkapi fasilitas pemeriksaan jantung, layanan ibu hamil, hingga ruang bersalin darurat, khusus untuk pemudik di tol seperti Cipali.

KDM berencana menyulap empat unit Mercy lainnya menjadi ambulans serupa guna mendukung arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Inisiatif ini dipuji sebagai gebrakan inovatif, belajar dari pengalaman mudik tahun sebelumnya di mana ada ibu melahirkan di perjalanan. KDM sendiri memilih menggunakan Innova Zenix untuk dinas pribadi.

Estimasi Biaya

Modifikasi Mercedes-Benz Sprinter menjadi ambulans canggih biasanya memerlukan biaya sekitar Rp 1 miliar atau lebih, termasuk panel van dasar Rp 800 juta ditambah kustomisasi fasilitas medis.

Untuk Mercy dinas KDM, transformasi ini dilakukan secara internal tanpa angka resmi yang dipublikasikan, fokus pada efisiensi anggaran daerah.

Faktor PenentuBiaya dipengaruhi oleh penambahan EKG, ruang bersalin darurat, oksigen, dan monitor vital, mirip karoseri ambulance emergency yang berkisar Rp 170-500 juta untuk chassis biasa.

Proyek ini menggunakan aset inventaris existing, sehingga kemungkinan minim biaya pembelian baru.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kamu Tanya 10-50 Pertanyaan, AI Butuh Minum Segelas Air 500 Ml

31 Juli 2026 - 18:20 WIB

Kata ESDM Soal Penyesuaian Harga Dex Series hingga Pertamax Besok

31 Juli 2026 - 17:24 WIB

Rp124 Miliar Macet di KPRI Sejahtera, Bupati Jombang Warsubi Minta Apraisal dari Tim Independen

31 Juli 2026 - 14:54 WIB

Bupati Probolinggo dan Suami Anggota DPR RI Dituntut 6 Tahun Penjara, Wajib Kembalilan Uang Rp147 M

31 Juli 2026 - 11:41 WIB

Menelisik Akar Terorisme (43): Para Budak Pun Merantai Dirinya Sendiri

31 Juli 2026 - 09:56 WIB

Reskrim Polres Jombang Mulai Selidiki KPRI Sejahtera, Kasus Dana Rp124 Miliar Tidak Cair

30 Juli 2026 - 19:00 WIB

Pemkab Jombang Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat 1 Ajaran 2026/2027

30 Juli 2026 - 18:00 WIB

KAIST Korsel Temukan ‘Sakelar Genetik’ Pengubah Sel Kanker Jadi Sel Normal

30 Juli 2026 - 16:43 WIB

Zoom Meeting Wabub Salmanudin dengan OJK, Penilaian Awal TPAKD Award 2025

29 Juli 2026 - 20:44 WIB

Trending di News