Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Uji Keamanan, Jembatan Suramadu Ditutup Total Satu Jam 15 April 2026

badge-check


					DPRD Jatim sepakat untuk memberlakukan kembali penyeberangan di jemabtan Suramadu berbayar: Mobil Rp 10.000, tronton Rp 15.000, motor Rp 3.000. Foto: ma-miftahulhuda.sch.id Perbesar

DPRD Jatim sepakat untuk memberlakukan kembali penyeberangan di jemabtan Suramadu berbayar: Mobil Rp 10.000, tronton Rp 15.000, motor Rp 3.000. Foto: ma-miftahulhuda.sch.id

Penulis: Sri Muryanto  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SURABAYA– Jembatan Suramadu, Surabaya-Madura, ditutup penuh selama 60 menit atau satu jam, pukul 10.00 WIB pada hari Rabu  15 April 2026 untuk uji beban dinamis/uji keamanan struktur.

Sejumlah laporan menyebut penutupan dilakukan agar pemeriksaan kekuatan jembatan bisa berlangsung aman dan lalu lintas dialihkan sementara.

Penutupan diberlakukan pada Rabu, 15 April 2026, untuk pelaksanaan uji beban dinamis. Total pengerjaan uji ini tidak berlangsung lama per sesi: penutupan disebut hanya sekitar 2–3 menit setiap sesi, dan dilakukan dalam 4 sesi dengan jeda 10–15 menit antar sesi .

Jadi, durasi total keseluruhan rangkaian di lapangan kira-kira memakan waktu sekitar 40–60 menit, tergantung jeda antar sesi dan kelancaran di lapangan.

Rinciannya:
Setiap penutupan: 2–3 menit
Jumlah sesi: 4 sesi
Jeda antar sesi: 10–15 menit

Kalau dihitung kasar, uji ini lebih tepat disebut brief intermittent closure, bukan penutupan panjang terus-menerus itu terkait.

Sebelumnya disebutkan bahwa BBPJN Jatim–Bali menilai bahwa struktur Jembatan Suramadu dalam kondisi aman dan rutin dipantau.

Dokumen teknis yang tersedia mencatat bentang utama Suramadu memiliki total 818 meter dengan konfigurasi 192 m + 434 m + 192 m.

Proses uji bentang Suramadu pada dasarnya dilakukan dengan mengalirkan beban terkontrol melintasi bentang yang diuji lalu merekam respons getar dan deformasinya.

Cara kerjanya
Jembatan ditutup sementara di bentang yang diuji agar alat dan kendaraan uji bisa lewat dengan aman.

Kendaraan uji atau beban bergerak melintasi bentang tengah, lalu petugas mengamati respons struktur terhadap getaran dan lendutan.

Dari data itu, insinyur menilai parameter seperti frekuensi alami, redaman, kekakuan, dan pola getar jembatan.

Alat yang dipakai

Accelerometer / sensor percepatan, untuk merekam getaran struktur. Sensor strain/stress, untuk membaca regangan atau tegangan pada elemen struktur.

Pada sistem pemantauan Suramadu juga dikenal penggunaan GNSS dual frequency untuk memantau pergeseran/gerak struktur.
Untuk analisis hasil, data sensor biasanya diolah dengan metode modal/dinamik agar diperoleh gambaran kondisi struktur.

Inti pengujiannya
Jadi, uji ini bukan sekadar “dilewati kendaraan”, melainkan pengujian instrumentasi yang membaca bagaimana bentang jembatan merespons beban nyata.

Kalau dilihat dari konteks pemberitaan 15 April 2026, fokusnya adalah uji dinamis di bentang tengah

Makna uji kekuatan
Uji seperti ini umumnya dipakai untuk mengecek respons struktur terhadap beban dan getaran aktual, bukan berarti jembatan sedang rusak.

Pada Suramadu, pengujian ini tampaknya dilakukan sebagai verifikasi keamanan struktur dan pemeliharaan berkala.

Bagi pengguna jalan, informasi pentingnya adalah akses jembatan sempat ditutup sementara pada hari itu dan perlu mengikuti pengalihan arus yang diumumkan petugas.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Preservasi Jalan Bebas Hambatan Jembatan Suramadu, Andi Nugroho menyatakan bahwa jembatan Suramadu sejauh ini masih aman.

Untuk informasi penutupan/uji kekuatan pada 15 April 2026, sumber yang muncul mengarah ke BBPJN Jatim–Bali / BBJN, sehingga otoritas teknis yang berwenang kemungkinan berasal dari unit itu, bukan pejabat politik daerah.**

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Meriah Mancing Bersama Forkopimpinda Jombang di Kolam Pemancing Keplaksari Peterongan

14 Juni 2026 - 14:40 WIB

Jenis PBX Finder, Tyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Mobilnya

14 Juni 2026 - 08:43 WIB

Aktivis gerakan mantan BEM UGM, Tyo Ardianto temukan alat pelacak jenis PBX pada mobilnya setelah mendapat notifikasi pada ponselnya

Menelisik Akar Terorisme (17): Dituduh Sebarkan Epidemi, 50.000 Warga Yahudi Dibantai di Burgundi

13 Juni 2026 - 20:31 WIB

Perluas Investasi, Warsubi Pimpin Forkopimda Jombang Kunjungan ke PT Camino dan Cheil Jedang

13 Juni 2026 - 16:21 WIB

Muktamar Lesbumi NU di Tambakberas Jombang: Tengok Akar Tradisi dan Budaya sebagai Panglima

13 Juni 2026 - 14:20 WIB

Kepala BGN Nanik Deyang: Saya Memang Cupu-nya Presiden

13 Juni 2026 - 13:29 WIB

Andri Mulyono Partner Lodewyk Pusung, Mark Up Rp0,5 Triliun Proyek Motor Listrik BGN

13 Juni 2026 - 12:40 WIB

Kejaksaan Agung menahan Andri Mulyono, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), terlibat mark up proyek pengadaan motor listrik BGN.

Massa Aksi Mahasiswi UI Bubar Tertib dari Bundaran HI, Lampu Padam Masuk Kelompok Baju Hitam

12 Juni 2026 - 21:59 WIB

Aksi massa mahasiswa U, di Bundaran HI, Jakarta, Jumat 12 Juni 2026

Pelatihan Kripik Pisang dan Tahu Krispi 21 Wanita Warga Plumbon Gambang

12 Juni 2026 - 21:16 WIB

Trending di News