Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Tyler Robinson Pembunuh Charlie Kirk Ditangkap

badge-check


					Tersangka Tyler Robinson Perbesar

Tersangka Tyler Robinson

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Polisi negara bagian Utah, Amerika Serikat, telah menetapkan Tyler Robinson sebagai tersangka utama penembakan yang menewaskan aktivis konservatif Charlie Kirk di Utah Valley University, Selasa (9/9).

Dilansir Reuters, Sabtu (13/9), Robinson ditangkap pada Kamis malam tanpa perlawanan setelah seorang kenalan keluarganya melaporkan pemuda berumur 22 tahun itu sempat mengakui perbuatannya.

Gubernur Utah, Spencer Cox, menyampaikan apresiasinya kepada keluarga Robinson. “Mereka telah melakukan hal benar dalam kasus ini dan membantu aparat hukum,” kata Cox dalam konferensi pers, Jumat (12/9). “Melalui suatu proses, keluarga mengetahui bahwa hal ini memang terjadi.”

Direktur FBI, Kash Patel, mengatakan hingga Jumat pagi pihaknya telah menerima lebih dari 11.000 laporan masyarakat. Ini adalah laporan terbanyak sejak tragedi bom Boston Marathon pada 2013.

Dalam prosesnya, penyidik mengandalkan rekaman CCTV kamera dan bukti dari profil tersangka di platform Discord yang menghubungkan Robinson dengan aksi penembakan Charlie Kirk.

Kirk, 31 tahun, adalah orang dekat Presiden AS Donald Trump. Ia disebut-sebut berperan membangun basis dukungan Partai Republik di kalangan pemilih muda pada pilpres AS 2024.

Kirk tewas akibat satu tembakan dari atap gedung saat berbicara di panggung acara kampus terbuka yang dihadiri sekitar 3.000 orang. Satu peluru bersarang di lehernya. Trump menyebut penembakan itu sebagai pembunuhan keji.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

IMF Nobatkan RI Jadi Ekonomi Terbesar Ke-7 Dunia, Ungguli Inggris dan Prancis

25 Oktober 2026 - 19:59 WIB

China Olah Tebu Jadi Minuman Fermentasi hingga Alat Makan

22 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Elon Musk Pamer Mobil yang Bisa Terbang

16 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Kardinal Pietro Parolin Gantikan sementara Tugas Paus Leo XIV

15 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Dari Matras Kamar Sempit hingga Raksasa Teknologi: Kisah Ren Zhengfei Membangun Huawei Lewat Badai Krisis

10 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Dari Inggris hingga Singapura, Penolakan Gugatan Ijazah Wapres Jadi Perhatian

7 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Christa Pike Dua Kali Diinjeksi Mati, Namun Tetap Hidup

2 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Drama Berdarah di Balik Kokpit Flydubai Tujuan Israel 

1 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Kemenpar- KJRI Dukung Rute Baru Hong Kong-Surabaya

29 September 2026 - 20:48 WIB

Trending di Internasional