Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Trump: Serangan Israel ke Iran Sukses, Iran Membalas dengan 100 Drone

badge-check


					Fasilitas nuklir Iran Perbesar

Fasilitas nuklir Iran

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, TEL AVIV– Iran meluncurkan lebih dari 100 pesawat nirawak (drone) ke arah Israel pada Jumat (13/6/2025), sebagai respons atas serangan militer Israel ke sejumlah lokasi strategis di Iran, termasuk fasilitas nuklir dan situs militer.

Juru bicara militer Israel, Effie Defrin, menyatakan seluruh sistem pertahanan udara diaktifkan untuk menghadapi serangan tersebut. “Ini peristiwa yang berbeda dari sebelumnya. Kami menghadapi jam-jam yang sulit,” ujarnya seperti dikutip Middle East Eye.

Serangan besar Israel ke Iran dilancarkan dini hari Jumat. Israel mengklaim tindakan itu dilakukan karena Iran mulai mengembangkan hulu ledak nuklir. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut serangan itu sebagai langkah melindungi eksistensi negaranya.

“Kami menyerang inti program pengayaan dan persenjataan nuklir Iran, termasuk fasilitas utama di Natanz serta para ilmuwan yang terlibat,” kata Netanyahu dalam pidato televisi.

Media Iran melaporkan ledakan terjadi di Natanz, Teheran, dan lokasi lain. Dua ilmuwan—Fereydoun Abbasi dan Mohammad Mehdi Tehranchi—dilaporkan tewas bersama Kepala Korps Garda Revolusi Mayor Jenderal Hossein Salami. Televisi pemerintah juga menyebut adanya korban anak-anak akibat serangan udara di kawasan permukiman.

Sementara itu, sistem pertahanan udara Iran dalam siaga penuh dan seluruh penerbangan di Bandara Internasional Imam Khomeini dihentikan. Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menegaskan bahwa Israel akan menerima “hukuman berat” atas serangan tersebut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut serangan Israel sebagai “sangat sukses”. “Kami mendukung Israel lebih dari sebelumnya,” kata Trump kepada CNN. Ia mengklaim telah memperingatkan Iran 60 hari sebelumnya.

Kepada The Wall Street Journal, Trump mengatakan serangan ini baik untuk pasar karena diyakini akan mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Ia juga mengaku telah berbicara dengan Netanyahu dan mengetahui rencana tersebut sejak awal.

Namun, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak terlibat dan tidak memberikan bantuan dalam serangan tersebut.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tersangka Dana Hibah Pemprov Jatim Rp2,1 Triliun, Anwar Sadad Masih Duduk Tenang di Kursi DPR RI

4 Juli 2026 - 21:27 WIB

Menelisik Akar Terorisme (31): Masyarakat Nasionalis Dibentuk Seperti Militer

4 Juli 2026 - 20:24 WIB

Pegadaian Besuki Salurkan Bantuan Bencana Banjir untuk SDN 1 Kalianget Situbondo

4 Juli 2026 - 19:25 WIB

Pitono Nugroho Nakhodai ICMI Jatim 2026–2031: Usung Tujuh Modal

4 Juli 2026 - 18:20 WIB

Anak Krakatau Meletus Semburkan Awan Panas 400 M, Hindari Jarak Radius 2 Kilometer

4 Juli 2026 - 13:41 WIB

Akun Gaya Hidup Pejabat: Instagram@cabinetcouture_idn Diblokir atas Permintaan Komdigi

4 Juli 2026 - 12:51 WIB

Saksi Fakta Dosen Non-ASN di MK, Dr Cenuk Lulusan Australia Dapat Gaji Total Rp4 Juta/ Bulan

4 Juli 2026 - 10:47 WIB

Wapres JD Vance: Israel Jangan Ganggu Perundingan Damai AS- Iran

3 Juli 2026 - 17:51 WIB

Raja Juli Klaim Kembalikan Amplop Dua Hari sebelum KPK OTT Bupati Kuansing

3 Juli 2026 - 17:04 WIB

Trending di News