Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Tol Jomo Dilalui 35.000 Kendaraan Isra Mi’raj, Zanuar Firmanto Imbau Kurangi Kecepatan!

badge-check


					Pada saat hari libur, termasik Isra Mi'raj, pengguna jalan tolo Jombang-Mojokerto meningkat dari bisa 32.000 unit kendaraan, kini meningkat menjadi 35.000. Pengedara diimbau untuk mengurangii kecepatan pada saat hujan. Foto: Dok/ elok apriyanto Perbesar

Pada saat hari libur, termasik Isra Mi'raj, pengguna jalan tolo Jombang-Mojokerto meningkat dari bisa 32.000 unit kendaraan, kini meningkat menjadi 35.000. Pengedara diimbau untuk mengurangii kecepatan pada saat hujan. Foto: Dok/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWW.COM, JOMBANG-  Cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat pengguna Tol Jombang–Mojokerto (Tol Jomo) diimbau meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama selama libur Isra Mikraj 2026.

Pengelola jalan tol, Astra Tol Jomo, mengingatkan pengendara agar selalu berhati-hati saat melintas di ruas tol tersebut. Pasalnya, volume kendaraan diprediksi mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa.

Berdasarkan prediksi Astra Tol Jomo, selama periode 16 hingga 18 Januari 2026, jumlah kendaraan yang keluar-masuk Tol Jomo diperkirakan mencapai 35.000 kendaraan dari berbagai jenis. Sementara pada kondisi normal, volume kendaraan rata-rata berada di angka 32.000 kendaraan per hari.

“Perkiraan peningkatan kendaraan pada libur Isra Mikraj kali ini sekitar 10 persen dibandingkan hari biasa,” ujar Kepala Departemen Operasional Tol Jomo, Zanuar Firmanto, Minggu 18 Januari 2026.

Zanuar menyebutkan, puncak arus balik libur Isra Mikraj diperkirakan terjadi pada Minggu, 18 Januari 2026. Untuk mengantisipasi potensi kemacetan, pihak pengelola telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas.

“Jika terjadi penumpukan kendaraan di gerbang tol, arus akan segera dialihkan ke gate tol berikutnya. Skema ini kami terapkan seperti saat libur Natal dan Tahun Baru kemarin,” jelasnya.

Selain itu, Astra Tol Jomo juga melakukan pemantauan volume kendaraan secara berkala, termasuk kondisi di Gerbang Tol Warugunung, Surabaya, yang menjadi salah satu titik krusial arus lalu lintas.

“Kondisi gate utama Tol Warugunung kami pantau secara penuh dan informasinya kami sampaikan secara berkala sebagai langkah antisipasi,” tambah Zanuar.

Terkait cuaca ekstrem, pengelola Tol Jomo mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu memperhatikan prakiraan cuaca dan kondisi lalu lintas terkini, karena cuaca buruk dapat terjadi secara tiba-tiba.

“Hindari melaju dengan kecepatan tinggi, terutama saat hujan deras, guna mencegah risiko aquaplaning,” tegasnya.

Zanuar juga mengingatkan pengendara, khususnya kendaraan roda empat atau lebih, agar tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh mulai lelah.

“Manfaatkan rest area untuk beristirahat sejenak. Setelah kondisi tubuh kembali bugar, perjalanan bisa dilanjutkan demi keselamatan bersama,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

KA Pandalungan 2 Relasi Gambir-Jember Mulai 18 Juni, Diskon 30 Persen

15 Juni 2026 - 20:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Pekan Ketiga Juni 2026, Ini Daftar Lengkapnya

15 Juni 2026 - 20:18 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Trending di News