Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Terancam Hukuman 175 Tahun, Linwei Ding Mantan Ahli Google Jual Rahasia AI ke China

badge-check


					Ilustrasi. Foto: Instagram@katasuhukita Perbesar

Ilustrasi. Foto: Instagram@katasuhukita

Penulis: Jacobus E. Lato   |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, AMERIKA– Linwei Ding, mantan engineer Google berusia 38 tahun (juga dikenal sebagai Leon Ding), telah dinyatakan bersalah oleh juri federal di San Francisco atas tuduhan economic espionage dan pencurian trade secrets terkait infrastruktur AI Google.

Ia mencuri lebih dari 2.000 halaman dokumen rahasia tentang teknologi superkomputer AI, termasuk konfigurasi Tensor Processing Units dan kluster GPU, untuk keuntungan perusahaan berbasis China.

Pengadilan memvonisnya bersalah pada 7 tuduhan economic espionage dan 7 tuduhan pencurian trade secrets setelah sidang 11 hari, yang menjadikannya kasus spionase AI pertama di AS.

Ding mengunduh file-file tersebut dari Mei 2022 hingga April 2023 sambil bekerja secara sembunyi-sembunyi dengan dua perusahaan teknologi China, termasuk startup AI yang ia dirikan.

Dampak dan Respons

Dokumen yang dicuri bernilai miliaran dolar dan mencakup metode proprietary Google untuk pusat data AI, optimasi beban kerja, serta hardware khusus. FBI menyebut kasus ini sebagai contoh spionase ekonomi di tengah persaingan AI global dengan China.

Linwei Ding menghadapi ancaman hukuman penjara hingga 175 tahun setelah dinyatakan bersalah atas 14 dakwaan (7 spionase ekonomi masing-masing 15 tahun, dan 7 pencurian trade secrets masing-masing 10 tahun).

Sidang penentuan vonis akhir dijadwalkan setelah putusan bersalah pada akhir Januari 2026, dengan hakim federal di San Francisco mempertimbangkan pedoman hukuman AS apakah bersamaan atau berurutan. Hingga Februari 2026, belum ada vonis akhir yang diumumkan secara publik.

Selain penjara, ia berpotensi didenda jutaan dolar AS atas kerugian teknologi AI Google senilai miliaran dolar. Kasus ini mirip Anthony Levandowski yang dihukum 18 bulan pada 2020.

Biografi Ringkas

Linwei Ding, juga dikenal sebagai Leon Ding, adalah warga negara China berusia 38 tahun yang tinggal di Newark, California.

Ia bergabung dengan Google pada Mei 2019 sebagai software engineer di tim pengembangan pusat data superkomputer AI, dengan akses ke informasi rahasia seperti infrastruktur hardware, platform software, dan model AI. Ding bekerja pada sistem pendukung pengembangan AI skala besar hingga berhenti pada Desember 2023.

Ding sering bepergian antara San Francisco dan Beijing sejak Oktober 2022, mendirikan perusahaan Shanghai Zhisuan Technology Co. Ltd. pada Mei 2023 untuk AI superkomputer, serta bergabung program inkubasi MiraclePlus di China. Informasi tentang pendidikan, keluarga, atau asal kelahirannya tidak banyak dipublikasikan.**

Suivis
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Tim Kejaksaan Pekanbaru Tangkap Kembali 3 dari 6 Tahanan Kabur, Gegara Pintu Kendaraan Dibuka

14 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tim pengaman Kejaksaan Pekanbaru

Johor Bahru Gempar, 4 Orang Sekeluarga Siksa Wanita Buruh Indonesia

14 Juni 2026 - 16:23 WIB

Perempuan buruh asal Indonesia menjadi korban penganiayaan dua pria dan wanita satu keluarga di Johor Bahru, Malaysia.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:21 WIB

Trending di News