Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, JAKARTA-Singapura dinobatkan sebagai negara terkaya kedua di dunia, dan sejauh ini terkaya di Asia Tenggara, dalam peringkat kekayaan tahunan terbaru The Economist.
Pemeringkatan yang menilai 178 negara tersebut menempatkan PDB Singapura per kapita pada nilai tukar pasar sebesar US$90.700 pada tahun 2024, kedua setelah Swiss yang mencapai US$100.000 dan di atas Norwegia yang mencapai US$86.800.
Tidak ada negara lain di Asia Tenggara yang mendekati angka tersebut. Brunei berada jauh di posisi kedua dengan US$33.400, disusul Malaysia dengan US$11.900. Vietnam, salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di kawasan ini, memiliki PDB per kapita sebesar US$4.720, menurut peringkat tersebut. Indonesia tidak terdeteksi di laporan ini.
Setelah disesuaikan dengan biaya lokal, sebuah ukuran yang dikenal sebagai paritas daya beli (PPP) yang lebih mencerminkan standar hidup, Singapura menyalip Swiss dan menempati posisi pertama secara global. Biaya hidup yang lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara kaya lainnya berarti warga Singapura menikmati daya beli yang lebih besar untuk setiap dolar yang diperoleh.
Namun, ketika jam kerja diperhitungkan, negara-kota itu turun ke posisi kedelapan, karena negara-negara seperti Norwegia, Qatar, dan Denmark mendapat skor lebih tinggi berkat minggu kerja yang lebih pendek dikombinasikan dengan produktivitas yang kuat, Mothership melaporkan.***