Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Sayap Patah, Pesawat latih TNI AL Tergelincir di Landasan Bandara Juanda

badge-check


					Pesawat latih TNI AL jenis G36 Bonanza dengan registrasi T-2507 mengalami kecelakaan di runway 28 Bandara Juanda, Surabaya, pada Jumat, 30 Januari 2026. Dalam insiden ini tidak ada korban. Foto: instagram@surabaya_terkini Perbesar

Pesawat latih TNI AL jenis G36 Bonanza dengan registrasi T-2507 mengalami kecelakaan di runway 28 Bandara Juanda, Surabaya, pada Jumat, 30 Januari 2026. Dalam insiden ini tidak ada korban. Foto: instagram@surabaya_terkini

Penulis: Sri Muryanto   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SURABAYA– TNI AL melalui Kadispenal Laksamana Pertama Tunggul menyatakan bahwa insiden tergelincir pesawat latih Bonanza G36 di Bandara Juanda murni akibat faktor cuaca, Jumat, 30 Januari 2026.

Kadispenal menegaskan pesawat sedang latihan rutin dengan dua awak (instruktur dan siswa penerbang) yang selamat tanpa korban jiwa.

Ia menyebut down draft mendadak serta perubahan arah angin tiba-tiba mengganggu stabilitas saat pendaratan, menyebabkan kerusakan minor pada pesawat.

Belum ada pernyataan spesifik dari Pangkoarmada atau Lanud Juanda per 31 Januari 2026; konfirmasi utama dari Mabes TNI AL via Kadispenal. Bandara Juanda (bukan TNI AL) menyampaikan permintaan maaf atas penutupan sementara runway.

Pesawat latih TNI AL jenis G36 Bonanza dengan registrasi T-2507 mengalami kecelakaan di runway 28 Bandara Juanda, Surabaya, pada Jumat, 30 Januari 2026.

Insiden terjadi sekitar pukul 09.53 WIB (02.53 UTC) saat pesawat melakukan latihan touch and go sebanyak empat kali, diikuti manuver short approach dalam simulasi darurat. Pesawat tergelincir saat pendaratan, dengan TNI AL menyebut penyebab utama faktor cuaca seperti perubahan angin mendadak dan aliran udara ke bawah.

Runway ditutup sementara selama sekitar satu jam untuk evakuasi pesawat dan inspeksi Foreign Object Debris (FOD), menyebabkan 9 penerbangan dialihkan. Operasional bandara kini normal kembali, dengan permintaan maaf dari pengelola atas ketidaknyamanan.

Dua personel di dalam pesawat (instruktur dan siswa penerbang) dilaporkan selamat tanpa korban jiwa, meski kerusakan pesawat digambarkan minor seperti sayap tidak normal. Belum ada keterangan resmi lanjutan dari Mabes TNI AL per 31 Januari 2026.

Kronologi

  • Pukul 09.53 WIB (02.53 UTC): Pesawat latih TNI AL G36 Bonanza T-2507 melakukan latihan touch and go sebanyak empat kali di runway 28 Bandara Juanda, Surabaya.

  • Manuver short approach: Pesawat beralih ke simulasi pendaratan darurat (short approach) saat fase pendaratan.

  • Insiden tergelincir: Pesawat terkena down draft mendadak dan perubahan arah angin tiba-tiba, menyebabkan hilang stabilitas dan tergelincir di runway.

  • Laporan darurat: Pesawat sempat melapor pendaratan darurat kepada petugas sebelum kecelakaan.

  • Penutupan runway: Bandara tutup runway ~1 jam untuk evakuasi pesawat, inspeksi FOD, dan pemeriksaan keamanan; 9 penerbangan dialihkan.

  • Kondisi pasca-insiden: Dua awak (instruktur dan siswa penerbang) selamat tanpa korban jiwa; kerusakan pesawat minor. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tiga Kiriman Narkoba dari Malaysia Libatkan Pilot dan Kopilot, Nilai Rp 127 Miliar

6 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Karhutla Bromo Meluas 80 Hektare, Helikopter dan Drone Diterjunkan

5 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Menelisik Akar Terorisme (45): Orang Mapan Eropa-Amerika Isap Darah Budak

5 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Jumlah Penduduk Miskin RI Berkurang 430 Ribu, Masih Sisa 22,93 Juta Orang

5 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Jargas Bantu Rumah Tangga Hemat hingga Rp900.000 per Tahun

5 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Rp124 Miliar Macet di KPRI Jombang, Bupati Warsubi Copot Hartono sebagai Kepada Bapperinda

5 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Ringkus Kopilot Malaysia Bawa Narkoba, Datul Husein Kagum Sekaligus Heran kepada BC dan BNN

5 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Wifi Rufio Teknologi Menembus Dinding, Realmrbert: Lonceng Matinya Privasi!

5 Agustus 2026 - 07:07 WIB

Pengusaha Angkutan Modifikasi Mesin Respons Implementasi B50

4 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Trending di Nasional