Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG — Tancap gas tiada henti, Tim Bedah Rumah APINDO Jombang Senin pagi, 2 November 2026, membawa lima tenaga bangunan untuk membongkar dan membangun kembali rumah janda Ismiani, 67 tahun, Sambong Duran, Kecamatan Kota Jombang.
Joko Herwanto (ketua), Hadi S. Purwanto (sekretaris) dan Kuswartono (bendahara panitia bedah rumah), langsung terjun ke lokasi.
Mereka bertanggung jawab merealisasikan pembangunan rumah Bu Ismiani dengan anggaran Rp90 juta yang dikerjakan selama satu bulan yang diputuskan oleh rapat pengurus APINDO Jombang, Sabtu 31 Oktober 2026.
“Jadi akhir bulan November atau paling lambat awal Desember, keluarga Bu Ismiani sebanyak 8 jiwa, sudah bisa menempati rumah baru,” kata Joko.
Sebelum rumah dibongkar, lima orang anggota keluarga Bu Ismiani diungsikan hingga bangunan rumah rampung. Oleh Joko, mereka ditempatkan sementara di Perum Grand Safira Blok A1, milik PT Jombang Puncak Asri.

Rumah janda Ismiani, 67, di Sambong Duran, Jombang sudah reyot terancam ambruk. Oleh APINDO Jombang akan dibangun baru dengan anggaran Rp90 juta, tipe 45, dalam waktu satu bulan. Senin 2 November hari pertama untuk membongkar rumah tersebut.
Foto: ist
Gotong Royong
Pengerjaan bongkar rumah pun berjalan lancar. Bahkan hadir pula prajurit dari Subdenpom V/2‑5 Jombang yang secara sukarela bergotong‑royong membantu pembongkaran rumah.
Beberapa tetangga kanan‑kiri, Kamituwo, pengurus RW dan warga setempat tidak mau ketinggalan membantu mempercepat proses pembongkaran.
Selasa, 3 November 2026 akan dilakukan pembersihan area tanah, sekaligus persiapan peletakan batu pertama pada hari Rabu, 4 November 2026. Peletakan batu pertama akan dipimpin oleh Ketua APINDO Jombang, Drs H. Fatchur Rohman beserta jajaran pengurus lainnya.
Bantuan Terus Mengalir
Pelaksanaan bantuan bedah rumah APINDO diputuskan dalam rapat konsolidasi hari Sabtu, setelah disusun RAB senilai Rp90 juta dengan tipe bangunan 5 × 9 m, berdiri di atas tanah berukuran 7 × 12 m.
Saat itu disepakati pembangunan didanai secara saweran oleh pengurus APINDO secara spontan dan telah terkumpul Rp14 juta, ditambah puluhan zak semen dan bata putih.
Pengumpulan dan bantuan ini juga terbuka untuk umum; warga masyarakat dapat ikut membantu realisasi bedah rumah ini. Hingga Senin, 2 November 2026, tercatat total bantuan mencapai Rp26 juta.
APINDO tidak memiliki program bedah rumah atau perbaikan rumah yang bersifat wajib dan nasional secara tetap. Namun, APINDO mendorong program‑program sosial yang bersifat sukarela dari jajaran pengusaha anggotanya, baik di tingkat pusat maupun tingkat daerah seperti DPK APINDO Kabupaten Jombang.
Di tingkat pusat, APINDO memiliki program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang mencakup perbaikan fasilitas umum dan bantuan untuk warga kurang mampu, tetapi tidak menjadikan bedah rumah sebagai program utama organisasi.
Sementara itu, pengurus APINDO Jombang sendiri sudah merencanakan program pembangunan rumah layak huni bagi warga yang membutuhkan.
Program ini berupa gotong‑royong sumbangan dari para pengusaha anggota, merupakan program inisiatif pengurus APINDO Jombang.**

















