Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Puskesmas Pulo Lor Jombang Punya 15 Santri Binaan Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat

badge-check


					Puskesman Pulo Lor, Jombang secara kontinyu melatih 15 santriwan dan santri wati  sebagai kader kesehatan, yang punya skil untuk menjaga kesehatan di lingkungans ekolah atau pondok. Foto: Jombangkab.go.id Perbesar

Puskesman Pulo Lor, Jombang secara kontinyu melatih 15 santriwan dan santri wati sebagai kader kesehatan, yang punya skil untuk menjaga kesehatan di lingkungans ekolah atau pondok. Foto: Jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Puskesmas Pulo Lor Jombang, Jawa Timur,  secara konsisten berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pesantren melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Fokus utama adalah pembinaan Kader Santri Husada yang menjadi ujung tombak perubahan perilaku kesehatan di lingkungan pesantren, Rabu 12 November 2025.

Tim Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Pulo Lor Jombang melaksanakan pembinaan intensif di asrama Hasbulloh Said (MAN 4 Jombang) kepada 15 Kader Santri Husada, yang terdiri dari 7 santriwan dan 8 santriwati.

Pendampingan kesehatan pesantren dilaksanakan secara terstruktur sejak Mei hingga November 2025.

Tahapan ini dilengkapi dengan evaluasi akhir dan penutupan kegiatan oleh Dinas Kesehatan Jombang, memastikan efektivitas program dalam menumbuhkan kebiasaan hidup sehat.

Pelatihan yang diberikan berfokus pada penguatan fungsi Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) sebagai Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM), yang berperan penting dalam deteksi dini dan penanganan masalah kesehatan secara mandiri di pesantren.

Kader Santri Husada dididik untuk menjadi agen promotif dan preventif, mengajak seluruh warga pesantren menerapkan PHBS seperti menjaga kebersihan diri, memastikan pemanfaatan air bersih yang aman, serta penggunaan jamban sehat sesuai standar kesehatan.

Pendekatan ini diharapkan mampu menurunkan risiko penyakit menular dan meningkatkan kualitas hidup seluruh penghuni pesantren.

Melalui program ini, Puskesmas Pulo Lor mengharapkan terciptanya perubahan signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan praktik kesehatan warga pesantren, serta tercapainya kemandirian pesantren dalam mengelola kesehatan lingkungan dan personal secara berkelanjutan. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

RS Terapung Ksatria Airlangga Galang Dana Bantuan Korban Gempa Flores

19 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (49): Perang Zuku, Hingga Manusia Terakhir

19 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Sidang Daycare Little Aresha, Jaksa: Bayi Diikat, Makanan Sisa Dibubur Kembali

19 Agustus 2026 - 09:36 WIB

Upacara 17 Agustusan Paling Nyeleneh: Kursi VIP di Gedung Sate untuk Petani, Nelayan, Tukang Sapu dan Rakyat Jelata

18 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Harga iPhone 17 Diprediksi Naik hingga Rp2,3 Juta Akhir Agustus

18 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Ini Arti Desil 6-10, Bisakah Datanya Diubah?

18 Agustus 2026 - 19:36 WIB

SignAloud, Sarung Tangan Sakti bagi Tunarungu/Wicara

18 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Mobil Brio Tabrak Truk Angkut Gas Alam di Tol Sumo Terbakar, Satu Anak Tewas

18 Agustus 2026 - 09:26 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Trending di Headline