Menu

Mode Gelap

News

Pertama Kali Dewan Jombang ke Titik Nol Kelahiran Bung Karno, Siti: Kami Usulkan Fasilitas ke Bupati

badge-check


					Susana menjadi pada saat Tim Titik Nol memberi sambutan kedatangan tim Komisi D DPRD Jombang, termasuk Gus Binhad Nurohmat sebagai pencetus Titik Nol lokasi kelahiran Bung Karno di Ploso. Foto: dprd_jombang Perbesar

Susana menjadi pada saat Tim Titik Nol memberi sambutan kedatangan tim Komisi D DPRD Jombang, termasuk Gus Binhad Nurohmat sebagai pencetus Titik Nol lokasi kelahiran Bung Karno di Ploso. Foto: dprd_jombang

Penulis: Arief H. Soesatyo  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG – Bertepatan dengan peringatan hari Kebangkitan Nasional, Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang melakukan kunjungan kerja sekaligus peninjauan langsung ke lokasi Titik Nol Ploso, Desa Ploso, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, pada Rabu, 20  Mei 2026.

Lokasi ini menjadi pengubah atas sejarah Bung Karno, karena diyakini sebagai tempat kelahiran tokoh Proklamator Bangsa Indonesia, Ir. Soekarno atau akrab disapa Bung Karno, Presiden Pertama Republik Indonesia.

Rombongan Komisi D DPRD Jombang yang membidangi urusan Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, dan Pemuda Olahraga ini datang untuk melihat langsung kondisi riil di lapangan, meneliti potensi sejarah, serta mengecek kesiapan pengelolaan kawasan yang memiliki nilai sejarah luar biasa bagi bangsa Indonesia tersebut.

Kedatangan rombongan diterima oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pengelola situs sejarah setempat.

Ketua Komisi D DPRD Jombang, Bapak Sutrisno, yang memimpin langsung rombongan peninjauan, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah nyata DPRD dalam rangka mendorong pelestarian warisan sejarah bangsa.

Inisiator Titik Nol Ploso, tempat lahir Bung Karno, Binhad Nurohamat memberikan penjelasan sisik melik awal ditemukan lokasi kelahiran Bung Karno di Ploso, saat kunjungan pertama kali berkunjung sejak enam tahun situs ini mulai digarap serius. Foto: dprd_jombang

Menurutnya, keberadaan Titik Nol Ploso ini bukan sekadar cerita masa lalu, namun aset berharga yang harus dijaga, dirawat, dan dipromosikan agar generasi muda maupun masyarakat luas mengenal akar sejarah sang Bapak Bangsa.

“Kami datang ke sini untuk melihat, meninjau, dan memastikan bagaimana kondisi situs Titik Nol Ploso ini. Ini adalah tempat yang sangat mulia, saksi bisu kelahiran Bung Karno, tokoh besar yang memerdekakan bangsa ini. Sudah menjadi kewajiban kita semua, terutama pemerintah daerah dan legislatif, untuk menjaga agar jejak sejarah ini tidak hilang termakan waktu,” ujar Sutrisno di lokasi peninjauan.

Dalam penjelasan sejarah yang diterima rombongan, kawasan Titik Nol Ploso ini dikukuhkan sebagai lokasi tempat lahir Bung Karno, yang dulunya bernama Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, sebelum kemudian sejarah perjalanan hidup beliau tercatat di berbagai daerah lain.

Di lokasi ini telah berdiri tugu penanda, prasasti, serta bangunan replika rumah tempat tinggal orang tua Bung Karno saat itu, yang kini menjadi destinasi ziarah sejarah dan edukasi bagi masyarakat.

Fasilitas
Namun dalam peninjauannya, anggota dewan menyoroti beberapa hal krusial. Di antaranya terkait fasilitas penunjang yang masih dinilai terbatas, akses jalan yang perlu ditingkatkan, serta tata kelola informasi sejarah yang harus lebih diperjelas agar pengunjung mendapatkan pemahaman yang utuh dan benar.

Komisi D menegaskan, potensi pariwisata sejarah di sini sangat besar dan bisa menjadi kebanggaan sekaligus pendongkrak ekonomi warga sekitar jika dikelola secara profesional.

Anggota Komisi D lainnya, Ibu Siti Aminah, menambahkan bahwa keberadaan lokasi ini harus disejajarkan dengan tempat-tempat bersejarah lain di Indonesia.

Pihaknya berjanji akan mendorong adanya dukungan anggaran dan kebijakan yang tepat dari Pemerintah Kabupaten Jombang guna pembenahan total kawasan ini.

“Tempat lahir Bung Karno ada di sini, di Jombang, di Ploso. Ini kebanggaan luar biasa. Kami berharap ke depannya kawasan ini makin tertata rapi, lengkap fasilitasnya, dan informasinya jelas. Supaya kalau ada tamu dari dalam maupun luar negeri datang, mereka tahu bahwa di Jombang ada saksi sejarah lahirnya Sang Proklamator,” tambah Siti.

Selama di lokasi, rombongan juga melihat langsung artefak-artefak peninggalan, mendengarkan penjelasan narasumber sejarah, serta berdialog dengan warga sekitar untuk menampung aspirasi dan masukan terkait pengembangan kawasan.

Pihak DPRD berkomitmen akan membawa hasil peninjauan ini ke dalam rapat kerja dengan eksekutif.

Tujuannya agar ada langkah konkret, pemeliharaan rutin, hingga rencana induk pengembangan pariwisata sejarah yang berkelanjutan di Titik Nol Ploso, sehingga jejak perjuangan dan sejarah kelahiran Bung Karno senantiasa terpelihara dengan baik dan dihormati sepanjang masa. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Migor di Pasaran Rp21.000/L, Menteri Amran: Ini Ulah Mafia Pangan!

21 Mei 2026 - 12:14 WIB

Kantor Kabupaten Bulungan Terbakar, Bupati Syarwani: Ini Kebaran Besar!

21 Mei 2026 - 10:24 WIB

PO Sudiro Tergelincir di Tol Tembelang Jombang, Lima Orang Luka Serius 4 Luka Ringan

21 Mei 2026 - 09:29 WIB

#JusticeforNikitaMirzani, Rieke Laporkan Putusan MA ke Komisi Yudisial

21 Mei 2026 - 08:46 WIB

KDM Bikin Sayembara Berhadiah Rp750 Juta bagi yang Bisa Tunjukkan Keberadaan Aman Yani

20 Mei 2026 - 21:33 WIB

Atap Ruang Kelas SMA 7 Mataram Ambrol, 4 Siswa Lukaluka

20 Mei 2026 - 18:08 WIB

Tambang Ilegal PT JMB Group, Kejati Samarinda Sita Lagi Uang Tunai Rp57,4 M Total Jadi Rp271,4 M

20 Mei 2026 - 13:35 WIB

Gusti Hamdani, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur. Foto: ist

Korupsi PKBM Rp600 Juta , Kejaksaan Pasuruan Ringkus Gus Rofi’i

20 Mei 2026 - 12:26 WIB

Pembahasan Raperda Konstruksi DPRD Jombang: Hentikan Praktek Subkontrak Berlebihan

19 Mei 2026 - 18:11 WIB

Trending di News