Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Pemkot Mojokerto membuka peluang PMI bekerja di luar negeri secara legal dan profesional

badge-check


					Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari Kerja Berdasarkan Klaster Kompetensi Melalui DBHCHT di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Mojokerto, Senin (27/10/2025). Dok.Humas Perbesar

Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari Kerja Berdasarkan Klaster Kompetensi Melalui DBHCHT di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Mojokerto, Senin (27/10/2025). Dok.Humas

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari yang sering dipanggil Ning Ita, telah memulai kegiatan pelatihan dan pendidikan keterampilan untuk pencari kerja berdasarkan kelompok keahlian melalui DBHCHT di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Mojokerto pada hari Senin, 27 Oktober 2025.

Dalam pidatonya, ia menyebutkan bahwa menurut data terbaru tahun 2024 yang diumumkan pada 2025, tingkat pengangguran di Kota Mojokerto adalah 3,76 persen, yang berarti ada 3.629 orang yang menganggur.

Dengan adanya program pelatihan berbasis kompetensi yang ditujukan untuk 400 orang tahun 2025, diharapkan semua peserta bisa mendapatkan pekerjaan atau memulai usaha sendiri.

Ia juga menyampaikan bahwa pelatihan berbasis kompetensi ini sudah dilakukan untuk keempat kalinya dan bekerja sama dengan BLK Mojokerto.

Selain bekerja sama dengan BLK, Pemerintah Kota Mojokerto juga mengadakan berbagai pelatihan lain melalui PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) dan Sentra IKM Batik Maja Barama Wastra Balongsari.

“Setiap tahun, pelatihan yang kami adakan di berbagai bidang mencapai hampir 1.000 peserta.

Ini menunjukkan betapa seriusnya kami dalam meningkatkan kemampuan masyarakat di Kota Mojokerto,” ungkap Ning Ita.

Diharapkan bahwa dengan pelatihan ini, kemampuan masyarakat akan meningkat dan memberikan efek positif bagi pembangunan daerah.

“Ketika kualitas warga semakin baik, tingkat pengangguran bisa turun, pelaku UMKM bisa naik kelas, dan kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat,” jelasnya.

Beberapa peserta bahkan telah jadi pengusaha mandiri yang bisa membuka lapangan kerja baru.

Pemerintah Kota Mojokerto sedang menjalin komunikasi yang baik dengan kementerian terkait untuk memperluas program vokasi dan pelatihan tenaga terampil agar lebih fokus di Kota Mojokerto.

Bukan hanya menyiapkan pekerja lokal, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pekerja migran Indonesia (PMI) dari Mojokerto agar bisa bekerja di luar negeri secara resmi dan profesional.**

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kejar Target FLPP, Pemerintah Siapkan Akad Massal 71.000 Rumah Subsidi

27 September 2026 - 19:29 WIB

Beban Kontraktor Bertambah, Harga Semen dan Besi Beton di Jatim Terus Menanjak

27 September 2026 - 18:50 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Beras Masih di Atas HET, Cabai Naik

27 September 2026 - 18:38 WIB

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Trending di Nasional