Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Pemerintah Tegaskan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir 2026. Dalam rapat bersama Komisi XI DPR pada Senin (6/4/2026), Purbaya menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih sanggup menanggung subsidi agar harga BBM tetap terjaga.

Menurutnya, defisit APBN tidak akan menembus batas 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB), meski pemerintah harus menanggung subsidi dengan asumsi harga minyak dunia rata-rata mencapai US$100 per barel. “Kami siap tidak menaikkan harga sampai akhir tahun untuk BBM bersubsidi dengan asumsi harga minyak rata-rata US$100 per barel sampai akhir tahun,” ujarnya.

Purbaya juga menanggapi keraguan publik yang beredar bahwa subsidi BBM hanya mampu bertahan dua pekan. Ia menegaskan negara memiliki dana memadai untuk menjaga harga hingga akhir tahun. Pemerintah telah menghitung ruang fiskal dengan berbagai skenario, termasuk jika harga minyak dunia rata-rata berada di level US$80, US$90, hingga US$100 per barel. Dalam asumsi makro APBN 2026, harga Indonesian Crude Price (ICP) ditetapkan sebesar US$70 per barel.

“Sudah dihitung asumsi harga minyak dunia rata-rata US$100 sepanjang 2026 dan dengan exercise tertentu anggaran bisa kita tekan masih defisit 2,92% dari PDB,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah memiliki bantalan fiskal berupa saldo anggaran lebih (SAL) senilai Rp420 triliun yang dapat digunakan bila harga minyak dunia melonjak tak terkendali. Purbaya menambahkan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga menjanjikan tambahan penerimaan negara dari kenaikan harga minyak dan batu bara di pasar global.

“Masyarakat enggak usah ribut, enggak usah takut. Kami sudah hitung,” imbuhnya.****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PIHPS Catat Harga Cabai di Jatim Turun Tajam, Rawit Merah Kini Rp45 Ribu per Kg

30 Oktober 2026 - 19:22 WIB

BMKG Ungkap Musim Hujan di Jawa Timur akan Berlangsung Selama Empat Bulan Saja

30 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Gubernur Khofifah Buka 4.807 Lowongan Kerja di Job Fair Inklusif 2026

29 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Menkomdigi: Jika Internet Dipotong, 80 Persen Konektivitas Singapura Lumpuh

28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Rupiah Rp18.183/US$ Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Ini Kata BI

28 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Meriahkan Operasi Patuh Semeru 2026 Satlantas Polres Gresik Bagikan Cokelat

28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Pemkab Gresik Lakukan Seleksi Sertifikasi BNSP Pelaku Kuliner

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Catat, Daftar Rute dan Kota Tujuan Mudik Gratis Nataru

27 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Mendadak Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, Kunjungi Jakarta

27 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Trending di Nasional