Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Panther Vs Bus di Gresik, Tujuh Orang Calon Jemaah Umrah Tuban Tewas

badge-check


					Kondisi mobil Panther yang ditumpangi calon jamaah umrah dari Tuhan mengalami kecelakaan melawan bus Rajawali Indah di Gresik, korban jiwa tujuh orang dua lainya luka-luka, Kamis 10 April 2025. Foto: Istimewa Perbesar

Kondisi mobil Panther yang ditumpangi calon jamaah umrah dari Tuhan mengalami kecelakaan melawan bus Rajawali Indah di Gresik, korban jiwa tujuh orang dua lainya luka-luka, Kamis 10 April 2025. Foto: Istimewa

Penulis: Adi Agus Santoso  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, GRESIK – Tujuh korban tewas dua orang luka-luka akibat tabrakan maut Isuzu Panther DK 1157 FCL dengan bus Rajawali Indah S 7707 UA yang dikemudikan Suwarno, asal Tuban, di Jalan Raya Duduksampeyan, Kamis, 10 April 2024.

Seluruh korban tewas penumpang mobil Panther adalah warga desa Tuwiri Wetan, kecamatan Merakurak, kabupaten Tuban. Mobil tersebut diketahui mengantar salah satu anggota keluarga yang akan berangkat umrah.

Saat kejadian, mobil Panther membawa tujuh penumpang, termasuk pengemudi. Sementara bus Rajawali Indah hanya mengangkut sekitar 15 penumpang.

Nama korban meninggal: Muhammad Aqib (27), calon jemaah umrah, Besar (65), Lislikah (53), Wiwik Sunarti (43), Akhmad Basuki (49), sopir mobil Panther, M Al Fatih (3), balita, Hafiz Gandawiharja (17).

Sampai siang ini, jenazah seluruh korban masih berada di ruang jenazah RSUD Ibnu Sina Gresik. Sementara keluarga korban dari Tuban sudah berdatangan ke rumah sakit untuk proses pemulangan jenazah.

Sedangkan korban luka dari pihak bus,  dua orang , semuanya mengalami luka-luka. Yaitu Khoirul Anam (22), kenek bus asal Bojonegoro dan Suwarno (46), sopir bus asal Tuban, keduanya sama-sama mengalami patah tulang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Andri Aswoko, menjelaskan masih mendalami penyebab kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan kelayakan jalur. “Kami juga akan lakukan pemeriksaan terhadap pengemudi bus, jika kondisinya memungkinkan,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut ini bermula saat mobil Panther melaju dari Lamongan menuju Gresik. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga mengalami selip pada ban bagian kiri.

“Mobil oleng ke kanan hingga melewati marka jalan. Dari arah berlawanan datang bus Rajawali Indah. Karena jarak yang terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari. Terjadilah tabrakan adu banteng,” terang Ipda Andri.

Empat orang dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara tiga korban lainnya yang sempat kritis, akhirnya meninggal dunia saat mendapatkan perawatan medis. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Banyak Polemik, Pemerintah Akan Kaji Ulang Penentuan Desil

21 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Balik Nama Kendaraan Bekas di Jatim  Bebas Bea

21 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Segini Ancar-ancar Harga Motor Listrik Nasional

21 Agustus 2026 - 18:58 WIB

KPK Angkut Rektor dan Wakil ke Gedung Jakarta, Hasil OTT di Unsoed Purwokerto

21 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sadis Bully Pelajar di Kebumen: Pelaku Simpan 15 Rekaman, Motif Cemburu

21 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Warga RI Simpan 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal, Nilainya Tembus Rp 4.460 T

20 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Guru PPPK Bisa Ikut Seleksi PNS, Purbaya Jamin APBN Aman

20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Siap-siap Kuota BBM Subsidi Turun Tajam Tahun 2027, Ini Alasannya

19 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Ferry Irwandi & Ekspedisi KitaBisa Tiba di Flores: Salurkan Donasi Rp4 Miliar untuk Korban Gempa

19 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Trending di News