Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Nagih Janji Uang Damai Rp 10 Juta, Pangdam: Pengeroyokan di Polres Tarakan Akibat Kesalahfahaman

badge-check


					Pomdam Mulawarman melakukan penelidikan dan olah tKP kasus saling keroyok antara  uknum pasukan Batalyon 614/RJB dengan anggota Polres Tarakan. Instagram@infomanisa_ Perbesar

Pomdam Mulawarman melakukan penelidikan dan olah tKP kasus saling keroyok antara uknum pasukan Batalyon 614/RJB dengan anggota Polres Tarakan. Instagram@infomanisa_

Penulis: Mulawarman  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TARAKAN – Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, mengatakan bahwa kasus saling keroyok antara polisi dan TNI di Tarakan, Kalimantan Utara,  akibat kesalahfahaman. Demikian saat pangdam memberikan penjelasan terkait kasus keroyokan itu, Selasa 25 Februari 2025.

Penjelasan ini disampaikan setelah pertemuan antara pihak TNI dan Polri untuk menyelesaikan insiden tersebut secara profesional dan berkeadilan, demikian kata Pangdam.

Dalam pernyataannya, ia menjelaskan kronologi kejadian yang dimulai dari pengeroyokan seorang anggota TNI oleh lima anggota Polres Tarakan pada hari Sabtu, 22 Februari 2025.

Pihak Kodam VI/Mulawarman dan Polda Kalimantan Utara telah melakukan koordinasi untuk meredam ketegangan dan menyelidiki insiden ini lebih lanjut. Penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan langkah-langkah hukum terhadap para pelaku terkait saling keroyok antara polisi Tarakan dengan oknum pasukan Batalyon 614/RJP.

Disebutkan peristiwa itu b ermula pada  Sabtu malam, 22 Februari 2025, seorang anggota TNI dari Batalyon Infanteri 614/RJP dikeroyok oleh lima anggota Polres Tarakan. Pengeroyokan ini terjadi akibat kesalahpahaman antara kedua pihak, yang kemudian memicu ketegangan lebih lanjut. Tetapi tidak disebutkan kasus perkaranya.

Dialkukan perdamaian, terdapat kesepakatan antara anggota Polres Tarakan dan pihak TNI bahwa para anggota yang terlibat dalam pengeroyokan akan memberikan biaya pengobatan sebesar Rp10 juta kepada korban. Namun, janji ini tidak ditepati, yang menyebabkan kemarahan di kalangan anggota TNI.

Sebagai reaksi terhadap situasi ini, pada malam Senin, 24 Februari 2025, sekitar 20 anggota Yonif 614/RJP mendatangi Mapolres Tarakan dengan tujuan mencari para pelaku pengeroyokan. Aksi ini berujung pada penyerangan yang mengakibatkan kerusakan pada fasilitas polres Tarakan dan beberapa anggota polisi luka-luka.

Sekitar pukul 22.45 WITA, sekelompok sekitar 20 oknum TNI tiba di lokasi menggunakan truk hijau. Mereka membawa batu, kayu, dan besi, dan langsung menyerang anggota polisi yang sedang berjaga di Polres Tarakan.

Para oknum TNI melakukan pemukulan terhadap dua anggota polisi dan merusak fasilitas di markas tersebut. Mereka juga mengejar anggota polisi lainnya yang berusaha melarikan diri.

Akibat serangan tersebut, enam anggota Polres mengalami luka-luka dan beberapa fasilitas Polres Tarakan mengalami kerusakan parah. Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha menegaskan bahwa insiden ini merupakan hasil dari kesalahpahaman dan berkomitmen untuk menindak tegas oknum yang terlibat. ** 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wartawan Diundang Keluar, Presiden Prabowo Ingin Berdiskusi dari Hati ke Hati Bersama Rektor dan Dosen

27 Juni 2026 - 14:57 WIB

Pemkot Surabaya Launching Buku: Bung Karno, Arek Surabaya!

27 Juni 2026 - 10:29 WIB

Korban Meninggal Latsarmil KDMP Jadi 4 Orang, Kemenhan Lakukan Evaluasi Prosedur

27 Juni 2026 - 09:58 WIB

Unras di Grahadi Berujung Ricuh Malam Ini

26 Juni 2026 - 20:04 WIB

Bapanas Usul Bansos Telur dan Daging Ayam Disalurkan Lagi Imbas Harga Anjlok

26 Juni 2026 - 19:37 WIB

Pria Berkaca Mata dan Bermasker Abu-abu Pegang Setir Terekam CCTV Juanda, Tewasnya Wanita ASN Bangkalan

26 Juni 2026 - 14:58 WIB

Kasatreskrim dan Delapan Kapolsek Jajaran Polres Jombang Resmi Berganti

26 Juni 2026 - 13:46 WIB

Menelisik Akar Terorisme (26): Rahasia Kaum Freemanson

26 Juni 2026 - 12:26 WIB

Taubat Bersama di Ponpes Shiddiqiyyah, Kiai Tar: Koruptor Itu Hidup dari Mayat dan Darah Saudaranya

26 Juni 2026 - 11:25 WIB

Trending di News