Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

MUI Haramkan Orang Kaya Beli BBM Pertalite

badge-check


					MUI garamkan pertalite untuk orang kaya/Ist Perbesar

MUI garamkan pertalite untuk orang kaya/Ist

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Majelis Ulama Indonesia (MUI) kini mengharamkan masyarakat golongan mampu yang membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dari pemerintah. Dasarnya, jika memang mampu maka haram untuk membeli produk subsidi yang dikhususkan untuk golongan tertentu.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi Fatwa MUI, KH Miftahul Huda. Dalam keterangan resminya yang dilansir dari lama MUI, Kiai Miftah mengatakan dalam hukum Islam BBM dan gas subsidi yang dibeli oleh orang kaya adalah haram.

“Adapun dalam hukum Islam, penggunaan BBM dan gas bersubsidi oleh orang kaya yang tidak berhak adalah haram,” ujar Kiai Miftah.

Dijelaskan secara lebih lanjut, orang kaya yang tidak berhak menggunakan BBM subsidi karena diperuntukkan untuk masyarakat yang kurang mampu. Pemerintah pun sudah mengatur distribusi BBM subsidi untuk kelompok masyarakat yang membutuhkan, seperti transportasi umum, nelayan, dan masyarakat menengah ke bawah.

Salah satu BBM bersubsidi adalah Pertalite yang didistribusikan oleh Pertamina. BBM jenis ini memang yang paling murah dari jenis lainnya yakni Rp10 ribu per liter.

Kiai Miftah pun menyebutkan penggunaan BBM subsidi yang dilarang untuk masyarakat mampu sejalan dengan firman Allah SWT di Surah An-Nahl ayat 90.

Ditambah lagi, BBM subsidi menurutnya adalah amanah dari pemerintah untuk rakyat yang membutuhkan. Sehingga menggunakan BBM subsidi tanpa hak dapat dianggap sebagai penyelewengan atau khianat.

“Orang kaya yang menggunakan subsidi berarti mengambil sesuatu yang bukan haknya, yang dalam Islam tergolong perbuatan zalim,” sebutnya.

Kiai Miftah berpendapat tindakan orang kaya yang menggunakan subsidi dapat dikenakan hukum ghasab, artinya mengambil atau memakai sesuatu yang bukan haknya tanpa izin.

“Orang kaya yang memakai subsidi merampas hak fakir miskin, sehingga perbuatannya termasuk dosa besar,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjual berbagai jenis BBM. Selain Pertalite yang masuk dalam kategori subsidi, terdapat BBM lain seperti Pertamax yang dibanderol Rp12.900 per liter, Pertamax Green yang dijual Rp13.700 per liter, dan Pertamax Turbo yang dihargai Rp14.000 per liter.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Peternak Telur Sambut Positif Penguatan HAP Rp 26.500 per Kg

10 Juni 2026 - 15:09 WIB

Anies, AHY, dan Jokowi Kembali Aktif Saat Prabowo Hadapi Tantangan

9 Juni 2026 - 19:23 WIB

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Polresta Sidoarjo Diancam Didemo

9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Harga Telur Anjlok, Pemprov Jatim dan BGN Tingkatkan Porsi Telur di MBG

9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Telkom Restrukturisasi Bisnis, 12–14 Anak Perusahaan Akan Ditutup

9 Juni 2026 - 18:47 WIB

Cadangan Devisa Susut Rp23 Triliun, BI Intervensi Jaga Rupiah

8 Juni 2026 - 19:05 WIB

Harga BBM Terbaru 8 Juni 2026: Pertamax Turbo Naik, Dexlite Turun Rp3.600, Ini Daftar Lengkapnya

8 Juni 2026 - 18:45 WIB

Kuasa Hukum Dua Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp 1,4 Miliar Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

6 Juni 2026 - 18:56 WIB

Semua SPBU Wajib Campur BBM dengan Etanol 5% Mulai Semester II Tahun Ini

4 Juni 2026 - 20:30 WIB

Trending di Nasional