Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Minum Air Es Tak Menyebabkan Sakit, Justru Bermanfaat

badge-check


					Minum air es tak menyebabkan sakit Perbesar

Minum air es tak menyebabkan sakit

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Minum air es kerap dianggap sebagai kebiasaan yang dapat memicu berbagai penyakit.Sebagian masyarakat percaya bahwa minum air es bisa menyebabkan pilek, batuk, hingga radang tenggorokan.

Bahkan, ada warganet yang menuliskan minum air dingin terus-terusan bisa menyebabkan sembelit.

Tak hanya menimbulkan penyakit, beberapa warganet juga menuliskan bahwa kebiasaan minum air es bisa bikin gemuk.

Lalu, benarkah minum air es atau air dingin dapat memicu berbagai gangguan kesehatan?

Dokter, ahli nutrisi, magister filsafat, dan penulis buku, DR. dr. Tan Shot Yen, M.hum., mengatakan bahwa kebiasaan minum air es terlalu sering tidak ada hubungannya dengan menyebabkan penyakit tertentu.

“Tidak ada hubungannya. Itu kan cuma air dengan beda suhu,” ujar Tan saat dihubungi Kompas.com, Selasa (8/7/2025).

Terkait anggapan bahwa air es bisa menyebabkan kegemukan, Tan juga menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar sama sekali.

“Air es tidak bisa sama sekali menyebabkan penumpukan lemak di perut atau memicu obesitas. Air dan es itu zero calorie,” jelasnya.

Dalam konteks kesehatan secara umum, Tan menambahkan, mengonsumsi air es dapat dibatasi atau dihindari bagi mereka yang memiliki alergi dingin.

“Konsumsi air es sebaiknya dibatasi atau dihindari jika yang bersangkutan alergi dingin,” lanjut dia.

Sepakat dengan Tan, dokter spesialis gizi klinik, Gabriela Widyakarin menyampaikan, minum air dingin tidak menimbulkan penyakit tertentu.

Sebab, tubuh secara otomatis menyesuaikan suhu makanan/minuman melalui sistem termoregulasi.

“Secara umum dalam kondisi normal sebenarnya sama saja dengan air normal, karena ada sistem termoregulasi itu,” ujar Gabriela saat dihubungi secara terpisah oleh Kompas.com, Selasa (8/7/2025).

“Justru minum air dingin ada manfaat tertentu, seperti saat tubuh dalam kondisi panas, minum air es bisa bantu menurunkan temperatur tubuh lebih cepat,” lanjut dia.

Selain itu, Gabriela menyampaikan, minum air putih juga tidak memicu obesitas atau kegemukan.

Ia menegaskan, tidak ada kaitan antara suhu air yang diminum dengan penyerapan lemak dalam tubuh.

“Tidak ada kaitan. Air putih tidak mengandung kalori,” kata Gabriela.

Menurut dia, air putih bisa menimbulkan kegemukan jika dicampur dengan bahan gula, madu, sirup atau bahan lain yang mengandung kalori.

Manfaat konsumsi air es
Mengenai kondisi kesehatan secara umum, Gabriela mengatakan, seseorang yang sebaiknya mengurangi atau menghindari minum air es adalah mereka yang sedang mengalami radang tenggorokan.

“Misalnya, radang tenggorokan atau infeksi saluran pernapasan, kondisi migrain atau sakit kepala berat yang umumnya tidak nyaman atau lebih sensitif terhadap konsumsi air dingin,” kata dia.

Di samping itu, dikutip dari VeryWell Health (27/2/2024), ada beberapa manfaat bagi kesehatan terkait mengonsumsi air es atau air dingin, seperti:

– Membakar lebih banyak kalori daripada minum air bersuhu ruangan
– Membantu menjaga suhu inti lebih lama selama berolahraga
– Menyegarkan di hari yang panas atau saat beraktivitas fisik
– Menjaga tubuh tetap terhidrasi, jika mendorong Anda untuk minum lebih banyak.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cara Buat WhatsApp Offline Padahal Online

20 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Lagu Ikonik Kebyar Kebyar Diciptakan saat Gombloh Kerokan

19 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Wajah Anak Tak Diekspos Mahalini Tuai Pro Kontra

18 Agustus 2026 - 21:08 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Siti Si Vampir Tayang Oktober 2026, Satine Zaneta Jadi Pemeran Utama

6 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Lagu Terbaru No Na ‘honk!’ Buktikan Musik Indonesia Bisa Mendunia

3 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?

28 Juli 2026 - 20:09 WIB

Putri Kamboja Menciptakan Sensasi di Piala ASEAN 2026

26 Juli 2026 - 19:34 WIB

Drama di Balik Gol Juara Ferran Torres, Putus Cinta Jelang Final Piala Dunia

22 Juli 2026 - 18:31 WIB

Trending di Life Style