Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Menantu Tega Bacok Mertua Hingga Tewas dan Lukai Istri, Terjadi di Puri Mojokerto

badge-check


					Polisi olah TKP di Dusun Tempuran, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Rabu pagi, 6 Mei 2026. Disitu seorang menantu bacok mertua perempuan hingga tewas, serta melukai istrinya.Foto: instargam@kabar.mojokerto Perbesar

Polisi olah TKP di Dusun Tempuran, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Rabu pagi, 6 Mei 2026. Disitu seorang menantu bacok mertua perempuan hingga tewas, serta melukai istrinya.Foto: [email protected]

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO—  Petugas kepolisian Polres Mojokerto sedang memburu seorang pria bernama Satuan, 40, terduga pelaku kriminal berdarah di Dusun Tempuran, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Rabu pagi, 6 Mei 2026.

Pria itu diduga tega membacok ibu mertuanya hingga tewas dan melukai istrinya sendiri secara serius.

Kejadian ini mengguncang warga setempat karena terjadi di lingkungan keluarga yang selama ini dianggap normal.

  • Siti Arofah (54 tahun) – Ibu mertua pelaku, tewas di lokasi dengan luka menganga di leher
  • Sri Wahyuni (35 tahun) – Istri pelaku, mengalami luka parah di leher dan wajah, kini dalam perawatan intensif di rumah sakit

Insiden dilaporkan oleh warga sekitar pukul 09.00 WIB. Saat polisi tiba, mereka menemukan dua korban perempuan dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumah.

Siti Arofah sudah tidak bernyawa, sementara Sri Wahyuni masih sadar namun terluka parah dan segera dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.

Menurut keterangan warga, sebelum kejadian tidak terdengar pertengkaran hebat. Namun, Ketua RT setempat, M Suroto, mengaku curiga, saat melihat pelaku melintas di depan rumah dengan kondisi tangan berlumuran darah sebelum akhirnya melarikan diri.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Aldhino Prima Wirdhan, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menyatakan bahwa tim penyidik dan Inafis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti fisik dan jejak digital.

“Kami mendapat informasi dari masyarakat terkait dugaan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Saat tiba di lokasi, benar ada satu korban tewas dan satu lagi luka serius,” ujar Aldhino di lokasi kejadian.

Ia menambahkan, hingga saat ini pelaku masih dalam pengejaran intensif oleh aparat.

“Pelaku diketahui adalah suami dari korban selamat dan menantu dari korban tewas. Ia kabur usai melakukan aksinya. Kami sedang memburunya ke berbagai arah untuk segera diamankan,” tegasnya.

Jenazah Siti Arofah telah dibawa ke RSUD Pusdik Watukosek, Porong, Sidoarjo untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab kematian secara pasti.

Reaksi Warga

Warga sekitar mengaku sangat terkejut dan syok dengan kejadian ini. Mereka mengaku tidak pernah melihat adanya tanda-tanda perselisihan yang serius antara pelaku dan keluarga istrinya sebelumnya.

“Tidak ada tanda-tanda sebelumnya. Kami semua kaget, bagaimana bisa menantu tega melakukan hal sekejam itu kepada mertua sendiri,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Ancaman Hukum

Jika tertangkap dan terbukti bersalah, Satuan terancam dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan yang dapat dihukum penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun, serta Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (24): Kata Sandi ‘Saya Mengenalmu!’

22 Juni 2026 - 23:39 WIB

Unusa Kembangkan Program Pemulihan Skizofrenia Berbasis Komunitas di Yayasan Al Hafish Sidoarjo

22 Juni 2026 - 22:04 WIB

Pemerintah Kembali Buka Program Magang Untuk 420 Ribu Orang

22 Juni 2026 - 21:36 WIB

25 Tahun Shiddigiyyah secara Mandiri Bantu Bangun 2.556 Rumah Warga Tanpa Bedakan Suku dan Agama

22 Juni 2026 - 19:03 WIB

Sosialisasi Dinsos Jombang: Kejaksaan Jadi Mitra Konsultan Hukum bagi Pengelola Lembaga Sosial

21 Juni 2026 - 21:59 WIB

Langkah Strategis, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional Bahas Ekonomi dan Geopolitik Global

21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketua APINDO Fathurrohman: Siapkan 1.200 Lapangan Kerja Hadapi Ancaman 1.000 PHK

21 Juni 2026 - 20:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (23): Raja Dikecam, Agama Diinjak

21 Juni 2026 - 18:57 WIB

Aksi Rusuh Konvoi di Tenggilis Mejoyo Surabaya, Polisi Ringkus 4 Tersangka Pelaku Asal Jombang

21 Juni 2026 - 18:03 WIB

Trending di News