Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Malone Lam Pemuda Singapura Curi Bitcoin di Amerika Hingga Rp 7,4 Triliun, Ini Gaya Hidupnya sebelum Ditangkap

badge-check


					Seorang pemuda dari Singapura bernama  Malone Lam, 20,  dan mobil-mobil yang ia beli setelah diduga mencuri US$230 juta dalam bentuk mata uang kripto dari seorang korban di Washington. Foto: Kantor Sheriff Broward, dokumen pengadilan. Perbesar

Seorang pemuda dari Singapura bernama Malone Lam, 20, dan mobil-mobil yang ia beli setelah diduga mencuri US$230 juta dalam bentuk mata uang kripto dari seorang korban di Washington. Foto: Kantor Sheriff Broward, dokumen pengadilan.

Penulis: Jacobus E. Lato  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, WASHINGTON– Malone Lam, 20, warga Singapura bersama rekannya Jeandiel Serrano (21) dari AS, ditangkap pada September 2024 atas dugaan pencurian dan pencucian lebih dari US$230 juta dalam bentuk Bitcoin dari seorang korban di Washington, DC. Nilai total Bitcoin yang dicuri kini diperkirakan mencapai US$450 juta.

Saat ini, 450 juta dolar Amerika Serikat setara dengan sekitar Rp7,423,968,964,500.00 (IDR) atau tujuh triliun empat ratus dua puluh tiga miliar sembilan ratus enam puluh delapan juta sembilan ratus enam puluh empat ribu lima ratus Rupiah Indonesia, dengan  nilai tukar saat ini sekitar 16,497.7088 IDR per USD.

Malone Lam belum diadili, tetapi ia telah meminta agar sidangnya dijadwalkan lebih cepat di Amerika Serikat. Hakim menyarankan bahwa persidangan dapat berlangsung pada bulan Maret atau April 2025.

Dalam waktu singkat sebelum penangkapan, Lam menghamburkan uang hasil kejahatan untuk gaya hidup mewah, termasuk menghabiskan hingga US$500.000 per malam di klub-klub Los Angeles, membeli lebih dari 30 mobil mewah seperti Pagani Huayra seharga US$3,8 juta dan Lamborghini kustom, serta jam tangan senilai US$2 juta.

Lam tiba di AS pada Oktober 2023 dengan visa turis 90 hari dan kemudian menetap secara ilegal. Ia ditangkap setelah terbang menggunakan jet pribadi dari Los Angeles ke Miami. Penangkapannya terjadi setelah pihak berwenang mulai menyelidiki aktivitasnya yang mencurigakan, termasuk pengeluaran mewah yang mencolok.

Gaya Hidup Mewah

Setelah pencurian, Lam dan Serrano hidup dalam kemewahan yang ekstrem. Lam dilaporkan menghabiskan antara US$400.000 hingga US$500.000 per malam di klub malam Los Angeles, dengan satu tanda terima menunjukkan pengeluaran mencapai US$569.528 dalam satu malam.

Mereka juga membeli lebih dari 30 mobil mewah, termasuk Pagani Huayra dan Lamborghini, serta barang-barang mewah lainnya seperti jam tangan seharga US$2 juta dan tas Hermes Birkin.

Lam menghadapi dua dakwaan serius: konspirasi untuk melakukan penipuan elektronik dan konspirasi untuk melakukan pencucian uang. Jika terbukti bersalah, ia dapat dijatuhi hukuman penjara maksimal 20 tahun dan denda hingga US$250.000 atau dua kali lipat dari keuntungan yang diperoleh dari kejahatan ini.

 Pengacara Lam telah mengajukan permohonan untuk diadili oleh juri dan berencana untuk menantang sejumlah bukti yang diajukan oleh pemerintah AS.

Ia juga terekam dalam video viral yang memperlihatkan dirinya membagikan tas Hermes Birkin kepada model dan influencer.

Kemewahan Lam menarik perhatian para penjahat, yang mencoba menculik orang tuanya pada Agustus 2024. Upaya penculikan gagal setelah mobil pelaku mengalami kecelakaan, dan enam tersangka akhirnya ditangkap.

Lam diketahui masuk ke AS dengan visa turis 90 hari tetapi menetap secara ilegal. Ia menggunakan berbagai metode canggih untuk mencuci uang kripto, termasuk “peel chains”, dompet perantara, dan VPN.

Hingga Oktober 2024, sekitar US$70 juta telah dibekukan, tetapi lebih dari US$100 juta masih belum ditemukan. Jika terbukti bersalah, Lam terancam hukuman hingga 20 tahun penjara dan denda sebesar US$250.000 atau dua kali lipat dari keuntungan yang diperolehnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Fans Terseksi Piala Dunia Menurut Survei, Argentina Nomor Satu

16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Meski Neymar Tak Bermain, Pacarnya Pamer Tubuh Seksi di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026 - 20:01 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Kecantikan Brasil Ciptakan Sensasi di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 - 19:28 WIB

Trending di Life Style