Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Longboat Angkut 59 Penumpang Pecah Dihantam Ombak Halmahera, Seorang Dosen Hilang Satu Bayi Meninggal

badge-check


					Longboat bermuatan 59 penumpang pecah dihantam ombak tinggi di wilayah perairan Halmahera, Maluku, Kamis, 23 Januri 2025.  Sebanyak 57 penumpang berhasil diselamatkan, seorang dosen hilang, dan satu balita usia setahun meninggal dunia. Foto: Instagram@medosozone Perbesar

Longboat bermuatan 59 penumpang pecah dihantam ombak tinggi di wilayah perairan Halmahera, Maluku, Kamis, 23 Januri 2025. Sebanyak 57 penumpang berhasil diselamatkan, seorang dosen hilang, dan satu balita usia setahun meninggal dunia. Foto: Instagram@medosozone

Penulis: Mulawarman  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, HALMAHERA- Kecelakaan laut di perairan Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, menimpa sebuah longboat angkut 59 penumpang.

Longboat rute Desa Babang ke Desa Piga Raja berangkat sekitar pukul 14.00 WIT pada Jumat (23/1/2026), lalu dihantam gelombang tinggi sehingga terbalik dan tenggelam di depan Desa Bibinoi.

Basarnas Ternate melaporkan operasi SAR gabungan untuk kecelakaan longboat di perairan Desa Bibinoi telah dilakukan sejak Jumat (23/1/2026) pukul 14.00 WIT setelah laporan dari Kepala Desa Bibinoi.

Dari 59 penumpang, 57 selamat dan dievakuasi ke Puskesmas Bibinoi; 1 balita (2 tahun) meninggal dunia; 1 orang (Wildan, dosen Unkhair) masih hilang.

Pencarian dilakukan hingga pukul 21.00 WIT Jumat, lalu dihentikan sementara karena cuaca buruk dan visibilitas rendah; dilanjutkan Sabtu (24/1) pukul 06.00 WIT oleh tim Basarnas USS Halmahera Selatan, TNI AL, Polairud, BPBD, dan warga.

Iwan Ramdani menyatakan tim bergerak cepat via truk ke Desa Babang lalu speedboat KPLP ke lokasi; apresiasi untuk warga Bibinoi atas pertolongan awal yang selamatkan banyak nyawa.

Dari total 59 penumpang longboat yang tenggelam di perairan  sebanyak 57 orang selamat dan telah dievakuasi. Satu korban lainnya meninggal dunia, sementara satu orang (diduga Wildan, dosen Universitas Khairun) masih belum ditemukan hingga operasi SAR sempat dihentikan karena cuaca buruk.

Pencarian dilanjutkan pada Sabtu (24/1/2026) pukul 06.00 WIT oleh tim gabungan Basarnas, TNI AL, Polairud, dan masyarakat setempat.

Operasi SAR gabungan oleh Basarnas, TNI AL, Polairud, BPBD, dan masyarakat setempat sempat dihentikan karena cuaca buruk, dan dilanjutkan Sabtu (24/1/2026) pukul 06.00 WIT

Cuaca ekstrem dengan angin kencang dan gelombang tinggi menjadi pemicu utama, sering terjadi di wilayah perairan Maluku Utara.

Kronologi 

Berikut kronologi point-to-point kecelakaan longboat di perairan Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Jumat (23/1/2026).

  1. Sekitar pukul 14.00 WIT: Longboat bermuatan 59 penumpang berangkat dari Pelabuhan Desa Babang menuju Desa Piga Raja.

  2. Saat melintas perairan depan Desa Bibinoi: Longboat dihantam angin kencang dan gelombang tinggi, menyebabkan kehilangan keseimbangan, terbalik, lalu tenggelam.

  3. Segera setelah kejadian: Kepala Desa Bibinoi mengetahui insiden dan melaporkan ke Unit Siaga SAR (USS) Halmahera Selatan untuk meminta bantuan SAR.

  4. Respons awal SAR: Tim Rescue USS Halmahera Selatan diberangkatkan; personel menuju Desa Babang menggunakan truk, lalu ke perairan Bibinoi dengan speedboat KPLP.

  5. Evakuasi penumpang: Masyarakat Desa Bibinoi membantu penyelamatan awal; 57 penumpang selamat, 1 balita (2 tahun) meninggal, 1 orang (Wildan, dosen Unkhair) hilang.

  6. Pukul 21.00 WIT (23/1): Operasi SAR dihentikan sementara karena cuaca buruk dan jarak pandang rendah.

  7. Sabtu (24/1/2026) pukul 06.00 WIT: Pencarian dilanjutkan oleh tim gabungan Basarnas, TNI AL, Polairud, BPBD, dan masyarakat. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KA Pandalungan 2 Relasi Gambir-Jember Mulai 18 Juni, Diskon 30 Persen

15 Juni 2026 - 20:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Pekan Ketiga Juni 2026, Ini Daftar Lengkapnya

15 Juni 2026 - 20:18 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Kemnaker Buka Pelatihan Kaigo dan Magang di Jepang

14 Juni 2026 - 20:28 WIB

Harga Anjlok, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta

14 Juni 2026 - 19:45 WIB

Tim Kejaksaan Pekanbaru Tangkap Kembali 3 dari 6 Tahanan Kabur, Gegara Pintu Kendaraan Dibuka

14 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tim pengaman Kejaksaan Pekanbaru

Johor Bahru Gempar, 4 Orang Sekeluarga Siksa Wanita Buruh Indonesia

14 Juni 2026 - 16:23 WIB

Perempuan buruh asal Indonesia menjadi korban penganiayaan dua pria dan wanita satu keluarga di Johor Bahru, Malaysia.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:21 WIB

Trending di News