Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Khofiah: Jatim Produsen Jeruk Terbesar Nasional

badge-check


					Gubernur saat pmanen di Pasuruan (Ist) Perbesar

Gubernur saat pmanen di Pasuruan (Ist)

Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, PASURUAN-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan Jawa Timur sebagai provinsi produsen jeruk terbesar nasional sekaligus mengajak masyarakat mengurangi ketergantungan impor dengan meningkatkan konsumsi jeruk lokal.

“Jeruk Siam di Desa Tutur ini unggul. Dua bulan lalu saya ke sini, kemudian hari ini datang lagi, saya terkesima lihat buahnya yang tumbuh lebat, kulitnya agak tebal berwarna orange, size nya besar, rasanya manis sekali serasa bercampur madu,” ujar Khofifah saat mengunjungi sentra jeruk siam di Desa Kayu Kebek Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, seperti keterangan diterima di Surabaya.

Khofifah mengatakan kunjungan tersebut menjadi penegasan posisi Jawa Timur sebagai daerah dengan produksi jeruk terbesar di Indonesia sekaligus bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap petani jeruk lokal.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, total produksi jeruk di Jawa Timur pada triwulan III tahun 2025 mencapai 959.231,31 ton atau berkontribusi 36,22 persen terhadap produksi nasional pada periode yang sama.

“Produksi jeruk di Jawa Timur merupakan yang tertinggi se-Indonesia. Ini adalah potensi besar yang harus kita jaga bersama. Salah satunya dengan meningkatkan konsumsi jeruk lokal dan secara bertahap mengurangi ketergantungan pada impor,” kata Khofifah.

Menurut Khofifah, jeruk siam Tutur memiliki keunggulan dari sisi rasa, ukuran dan kualitas karena ditanam di wilayah pegunungan dengan ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut yang ideal untuk hortikultura.

“Kami terus dukung petani jeruk siam, ini salah satu ikhtiar memperkenalkan ke masyarakat supaya jeruk siam lebih banyak lagi peminatnya,” ujarnya.

Ia menambahkan konsumsi jeruk lokal tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga berdampak langsung pada penguatan ekonomi petani dan perekonomian daerah.

“Kalau kita konsumsi jeruk lokal, kita tidak hanya mendapatkan produk segar dan sehat, tapi juga ikut menggerakkan ekonomi petani kita sendiri. Ini bagian dari gerakan cinta produk dalam negeri,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Jatim juga berdialog dengan petani terkait tantangan produksi, distribusi, serta peluang pengembangan nilai tambah komoditas jeruk ke depan.

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus hadir mendampingi petani, mulai dari peningkatan kualitas produksi hingga penguatan akses pasar agar jeruk Jawa Timur semakin berdaya saing,” kata Khofifah.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wapres Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Dorong Penyelarasan Pendidikan dan Kebutuhan Industri

16 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Surabaya

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Bantuan Pangan Oktober-Desember Mulai Disalurkan Via Kopdes

14 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Akibat Modifikasi, KM Feronia Tak Tahan Digempur Hukum Fisika

14 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Mentan Siapkan Rp3 T Bangun Pusat Pengembangan Bibit Ayam di Malang

13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Pengusaha Buka Suara Soal Pembatasan Gas Industri

13 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Restitusi Macet Jadi Ancaman UMKM

13 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Meski Putusan MA Inkrah, Pengasuh Ponpes Mahdiy Sidoarjo Resmi Laporkan Dugaan Keterangan Palsu ke Polisi

10 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Trending di Nasional