Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Kebijakan Baru FDA 2025 tentang Jumlah Konsumsi Telur per Hari

badge-check


					Kebijakan Baru FDA 2025 tentang Jumlah Konsumsi Telur per Hari Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, MALANG– Mulai April 2025, Food and Drug Administration (FDA) resmi menetapkan telur sebagai makanan “sehat” sesuai definisi terbaru yang dirilis pada Desember 2024.

Keputusan ini didukung oleh berbagai penelitian yang menegaskan bahwa telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi serta kaya nutrisi penting, termasuk vitamin D dan kolin, yang dibutuhkan banyak orang.
FDA menekankan bahwa konsumsi telur dalam jumlah moderat tidak meningkatkan risiko penyakit jantung maupun kadar kolesterol darah pada sebagian besar individu.

Definisi baru ini juga diselaraskan dengan Dietary Guidelines for Americans 2020–2025, yang merekomendasikan telur sebagai makanan bergizi penting, khususnya bagi bayi, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Meski demikian, FDA tetap memberi catatan bagi mereka dengan kondisi khusus seperti kolesterol tinggi atau riwayat penyakit jantung.

Pada kelompok ini, konsumsi kuning telur sebaiknya dibatasi hingga 3–4 kali per minggu. Aturan lama yang membatasi jumlah telur harian kini dicabut, digantikan pendekatan lebih fleksibel sesuai kondisi kesehatan masing-masing.

Menurut pernyataan resmi, perubahan kebijakan ini mencerminkan hasil riset modern sekaligus menghapus stigma lama yang mengaitkan telur dengan kolesterol jahat.

Dua Butir Telur Sehari: Manfaat Terbaru

Studi tahun 2025 menemukan bahwa mengonsumsi dua butir telur per hari dalam pola makan rendah lemak jenuh justru dapat menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat).

Temuan ini menegaskan bahwa kolesterol dari telur tidak berpengaruh besar terhadap peningkatan kolesterol darah. Faktor yang lebih dominan adalah konsumsi lemak jenuh dari makanan lain.

Hasil penelitian tersebut semakin memperkuat pandangan baru: telur aman dikonsumsi secara moderat dan dapat menjadi bagian penting dari pola makan sehat. ****

Sumber utama www.fda.gov/food/egg-guidance-regulation-and-other-information/egg-safety-final-rule?

Pubmed.ncbi.nln.nih.gov : Impact of dietary cholesterol from eggs and saturated fat on LDL cholesterol levels: a randomized cross-over study

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Fans Sepakbola Ini Disangka Produk AI Saking Cantiknya

26 Juni 2026 - 19:32 WIB

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Makanan Rusak saat Listrik Padam

24 Juni 2026 - 18:44 WIB

Facebook Dipenuhi Video Porno, Cukup Satu Kta Kunci Pencarian

24 Juni 2026 - 18:21 WIB

Presenter Piala Dunia ASAL Italia Ini Sosmednya Dibanjiri Ribuan Like

18 Juni 2026 - 19:47 WIB

Izabel Kovacic akan Panaskan Tribun Piala Dunia

17 Juni 2026 - 18:52 WIB

Fans Terseksi Piala Dunia Menurut Survei, Argentina Nomor Satu

16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Meski Neymar Tak Bermain, Pacarnya Pamer Tubuh Seksi di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026 - 20:01 WIB

Kecantikan Brasil Ciptakan Sensasi di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 - 19:28 WIB

Cara Aman Nikmati Piala Dunia 2026 Tanpa Merusak Kesehatan

12 Juni 2026 - 19:41 WIB

Trending di Life Style