Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Kata Sopan Santun: Tolong dan Terima Kasih Butuh Biaya Rp 16,8 Miliar

badge-check


					Sam Altman, CEO ChatGPT menghitung, kata sopan satun 'tolong' dan Perbesar

Sam Altman, CEO ChatGPT menghitung, kata sopan satun 'tolong' dan "terima kasih' membutuhkan biaya Rp 16,8 miliar/ tahun. Kata ini menruut dia tidak dibutuhkan. Instagram@sam_altman_fanspage

Penulis: Jacobus E. Lato  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM- CEO OpenAI, Sam Altman, mengungkapkan bahwa pengguna yang mengucapkan kata-kata sopan seperti “tolong” dan “terima kasih” kepada ChatGPT sebenarnya meningkatkan biaya operasional perusahaan sebesar puluhan juta dolar per tahun, terutama karena beban komputasi tambahan dan konsumsi energi yang dibutuhkan oleh kata-kata tambahan ini.

Dalam cuitannya, Altman menyebut kebiasaan kecil itu telah memakan biaya listrik hingga puluhan juta dolar—yang jika dikonversi, bisa mencapai setidaknya sekitar 16,8 miliar rupiah.
.
Meski terdengar sepele, beberapa pakar menyebut kesopanan ini bisa mempengaruhi respons AI agar lebih kooperatif dan profesional.

Namun di balik itu, tersimpan konsekuensi lingkungan yang serius: setiap permintaan ke chatbot memakan listrik, dan skala globalnya cukup besar untuk menyumbang sekitar 2% konsumsi energi dunia.

Setiap kueri ke ChatGPT membutuhkan energi yang jauh lebih besar daripada pencarian Google standar-sekitar 10 kali lipat-karena AI memproses dan menghasilkan respons berdasarkan seluruh input, termasuk frasa yang sopan.

OpenAI menangani lebih dari 1 miliar kueri setiap hari, dengan setiap kueri mengkonsumsi sekitar 2,9 watt-jam listrik, yang mengarah ke konsumsi energi harian sekitar 2,9 juta kilowatt-jam.

Peningkatan penggunaan energi ini berarti jutaan dolar dalam biaya listrik setiap tahunnya. Sam Altman menggambarkan biaya ini sebagai “puluhan juta dolar yang dibelanjakan dengan baik,” yang mengakui nilai dari interaksi antarmanusia terlepas dari dampak finansial dan lingkungan.

Rangkuman:

  • Mengatakan “tolong” dan “terima kasih” pada ChatGPT menambah panjang dan rumitnya permintaan.
  • Hal ini meningkatkan kebutuhan komputasi dan konsumsi energi.
  • Biaya listrik OpenAI meningkat puluhan juta dolar per tahun karena kesopanan ini.
  • Setiap kueri ChatGPT menggunakan sekitar 10 kali energi dari pencarian Google pada umumnya.

OpenAI memproses lebih dari 1 miliar pertanyaan setiap hari, sehingga memperbesar dampak energi dan biaya total.

Jadi, meskipun kesopanan dihargai secara sosial, kesopanan memiliki biaya yang terukur dan signifikan dalam hal energi dan uang untuk operasi AI seperti ChatGPT. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Banyak Polemik, Pemerintah Akan Kaji Ulang Penentuan Desil

21 Agustus 2026 - 19:19 WIB

KPK Angkut Rektor dan Wakil ke Gedung Jakarta, Hasil OTT di Unsoed Purwokerto

21 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sadis Bully Pelajar di Kebumen: Pelaku Simpan 15 Rekaman, Motif Cemburu

21 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Cara Buat WhatsApp Offline Padahal Online

20 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Lagu Ikonik Kebyar Kebyar Diciptakan saat Gombloh Kerokan

19 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Ferry Irwandi & Ekspedisi KitaBisa Tiba di Flores: Salurkan Donasi Rp4 Miliar untuk Korban Gempa

19 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Rumahmu Bisa Jadi Server Dunia, Pasif Income Rp393 Juta/ Tahun

19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

RS Terapung Ksatria Airlangga Galang Dana Bantuan Korban Gempa Flores

19 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (49): Perang Zuku, Hingga Manusia Terakhir

19 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Trending di News