Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Kabur Lompat Pagar 4 M, Tim Rutan Nganjuk Tangkap Kembali Napi Hairul Sembunyi di Tumpukan Jerami

badge-check


					Empat hari berhasil menghirup udara bebas, Moh Hairul, 30, berhasil ditangp kembali oleh petugasd Rtutan Nganjuk, bersembunyi di sebuah kandang sapi di Baaron, Senin 26 Januari 2026. Foto: infonganjuk Perbesar

Empat hari berhasil menghirup udara bebas, Moh Hairul, 30, berhasil ditangp kembali oleh petugasd Rtutan Nganjuk, bersembunyi di sebuah kandang sapi di Baaron, Senin 26 Januari 2026. Foto: infonganjuk

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, NGANJUK–   Tim pemburu dari  rumah tahanan negara (Rutan) Kelas IIB Nganjuk, Jawa Timur, Senin 26 Januari 2026,  menyatakan telah keberhasilan penangkapan kembali narapidana bernama Mochammad Haiurl, 26,  yang melarikan diri sejak  Kamis, 22 Januari 2026.

Melalui operasi pengejaran intensif selama empat hari, pelarian tersebut berakhir di kawasan Ringin Kembar, Kecamatan Baron, pada Senin pagi, 26 Januari 20925.

Operasi pengamanan ini merupakan representasi dari koordinasi taktis yang solid antara jajaran internal Rutan Nganjuk dengan dukungan penuh dari Polres Nganjuk, Kodim 0810 Nganjuk, Rutan Kelas IIB Gresik, Lapas Kelas I Surabaya, serta partisipasi aktif dari masyarakat Nganjuk.

Kepala Rutan Kelas IIB Nganjuk, Arief Budi Prasetya, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat.

Rangkaian operasi pada Senin dini hari melalui pengintaian strategis berdasarkan informasi intelijen dan laporan warga. Tim gabungan segera melakukan penyisiran menyeluruh di area sekitar kediaman yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.

Ketelitian petugas di lapangan mencapai titik krusial pada pukul 05.48 WIB. Saat melakukan pemeriksaan mendalam di sebuah kandang sapi, petugas berhasil menyingkap ruang persembunyian MHA yang berada di bawah tumpukan jerami kering yang tersusun rapi.

Tepat pada pukul 06.03 WIB, subjek berhasil diamankan sepenuhnya tanpa resistensi berarti dan segera dibawa kembali ke Rutan Kelas IIB Nganjuk.

” Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim gabungan serta masyarakat yang telah menunjukkan dedikasi dan sinergi luar biasa di lapangan,” tutur Arief Budi Prasetya.

Penangkapan kembali ini merupakan bukti nyata dari komitmen instansi dalam menjaga integritas dan stabilitas keamanan.

“Saat ini, pelaku telah berhasil diamankan sepenuhnya dan segera dibawa kembali ke Rutan Nganjuk guna menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.” ujar Arief Budi Prasetya

Seorang narapidana di Lapas Kelas IIB Nganjuk, Jawa Timur, berhasil kabur dengan memanjat dan melompati pagar berduri setinggi sekitar 4 meter pada 22 Januari 2026.

Lompat Pagar 4 M

Narapidana bernama Moh. Hairul, warga Kecamatan Baron, Nganjuk, kasus pencurian, melarikan diri sekitar pukul 11.30 WIB saat adzan Dzuhur.

Ia terlihat saksi mata melompati pagar sisi selatan lapas setelah bajunya tersangkut kawat duri, lalu berlari ke arah barat sambil celingak-celingok.

Kepala Lapas Arief Budi Prasetya mengonfirmasi kejadian dan menyatakan napi itu dijadikan DPO, dengan petugas Rutan serta Polres Nganjuk melakukan pengejaran besar-besaran.

Penangkapan

Saat melarikan diri Hairul  mengenakan kaus hitam, celana panjang, baju oranye, dan rambut cepak saat kabur. Petugas menyisir area sekitar Alun-alun Nganjuk dan rumahnya di Baron, tapi hingga 23 Januari, belum ada kabar penangkapan.

Proses penangkapan narapidana Lapas Nganjuk, Moh. Hairul, dilakukan hanya dalam 4-5 hari setelah ia kabur pada 22 Januari 2026.
Petugas Rutan Kelas IIB Nganjuk, bekerja sama dengan Polres setempat, mengandalkan informasi intelijen dan laporan masyarakat yang mencurigai keberadaannya di Desa Jambi, Kecamatan Baron.

Petugas melakukan penyisiran dini hari di area permukiman warga sekitar desa asal napi tersebut. Hairul sempat pulang ke desanya setelah kabur, tapi akhirnya ditemukan bersembunyi di bawah tumpukan jerami atau pakan rumput sapi. Operasi sukses tanpa perlawanan, dan ia segera diamankan kembali ke rutan.

Kepala Lapas Arief Budi Prasetya memuji peran masyarakat dalam memberikan informasi cepat, yang mempercepat penangkapan. Napi tersebut, yang divonis 1 tahun penjara untuk kasus pencurian dan hampir bebas bersyarat pada April 2026, kini menghadapi tambahan hukuman pelarian.

Kronologi kasus kabur dan penangkapan narapidana Moh. Hairul dari Lapas Kelas IIB Nganjuk dapat dirangkum secara point-to-point berdasarkan laporan CCTV, saksi, dan otoritas.

Kabur (22 Januari 2026)

  • Pukul 10.00 WIB: Pembagian makanan di dapur lapas selesai, area mulai sepi.

  • Pukul 11.04 WIB: Hairul, sebagai tamping dapur, menyelinap ke dapur dengan alasan ke kamar mandi; naik ke plafon dan merayap.

  • Pukul 11.30-12.00 WIB: Muncul di atas tembok pagar selatan setinggi 4-6 meter, rusak kawat berduri.

  • Pukul 12.02 WIB: Melompat keluar, baju tersangkut kawat tapi langsung lari ke barat sambil celingak-celingok; saksi laporkan ke petugas.

  • Langsung: Lapas umumkan DPO, tim gabungan (Rutan, Polres Nganjuk, TNI) mulai buru.

Penangkapan (26 Januari 2026)

  • 22-25 Januari: Hairul sembunyi di desa asalnya (Baron), sempat pulang; info intelijen dan masyarakat (pedagang es cincau) curigai keberadaannya.

  • Pagi 26 Januari: Penyisiran dini hari di permukiman Desa Jambi, Baron; ditemukan bersembunyi di tumpukan jerami/pakan rumput sapi/kandang sapi tanpa perlawanan.

  • Segera: Diamankan dan dikembalikan ke lapas; Kalapas puji peran warga. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

KA Pandalungan 2 Relasi Gambir-Jember Mulai 18 Juni, Diskon 30 Persen

15 Juni 2026 - 20:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Pekan Ketiga Juni 2026, Ini Daftar Lengkapnya

15 Juni 2026 - 20:18 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Kemnaker Buka Pelatihan Kaigo dan Magang di Jepang

14 Juni 2026 - 20:28 WIB

Trending di Nasional