Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Isi Laporan Menkes Kepada Prabowo Terkait Covid-19

badge-check


					Isi Laporan Menkes Kepada Prabowo Terkait Covid-19 Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (BGS) mendatangi Istana Kepresidenan, untuk melaporkan temuan kasus Covid-19 di Indonesia secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

“(Dipanggil soal) Covid-19,” ujarnya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, pada Selasa 3 Juni 2025, sore,

Budi menegaskan saat ini kondisi Covid-19 di Indonesia masih dalam kategori terkendali. Ia menyebut jumlah kasus harian Covid-19 juga masih kisaran puluhan kasus.

Menurutnya kenaikan angka kasus Covid-19 yang terjadi di beberapa negara tidak perlu terlalu dikhawatirkan, karena mayoritas kasus berasal dari subvarian Omicron.

“Jadi itu sama dengan subvarian yang biasa kita lihat, jadi seharusnya tidak perlu khawatir,” jelasnya.

Sebelumnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendeteksi tujuh kasus Covid-19 di Indonesia. Kasus tersebut ditemukan pada minggu lalu.

“Jumlah kasus terlapor M22 (25-31 Mei) adalah sebanyak 7 kasus,” bunyi laporan data Kemenkes yang diberikan oleh Jubir Kemenkes Widyawati, Selasa.

Kemenkes mencatat pada periode 25 hingga 31 Mei, tingkat positivity rate mencapai 2,05 persen. Artinya dari 100 orang yang diperiksa, terdapat 2 orang yang hasilnya positif Covid-19.

Positivity rate tertinggi di tahun 2025 terjadi pada minggu epidemiologi ke-19 yakni sebesar 3,62 persen. Tercatat kenaikan kasus tertinggi di minggu ke-19 terjadi di provinsi Banten, Jakarta, dan Jawa Timur.

Selama tahun 2025, Kemenkes sudah memeriksa 2.160 spesimen. Dari 2.160 spesimen itu, 72 di antaranya positif Covid-19.

Kemenkes sebelumnya sudah mengeluarkan Surat Edaran tentang Kewaspadaan terhadap Peningkatan Kasus Covid-19 pada 23 Mei 2025.

Diketahui, sejak minggu ke-12 tahun 2025 hingga saat ini, kasus Covid-19 di beberapa negara Asia seperti Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura menunjukkan peningkatan. Varian yang terdeteksi meliputi XEC dan JN.1 (Thailand), LF.7 dan NB.1.8 (Singapura), JN.1 (Hong Kong), serta XEC (Malaysia).

Di kawasan ASEAN, tren kenaikan kasus terutama terjadi sejak Mei 2025, meskipun tingkat penularan dan angka kematiannya relatif rendah. Lonjakan ini dipicu oleh subvarian Omicron NB.1.8.1 yang lebih mudah menular, tetapi tidak lebih parah dibanding varian sebelumnya.

Secara keseluruhan, situasi tetap terkendali berkat upaya pencegahan dan pemantauan aktif oleh pemerintah setempat dan WHO.****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Banyak Polemik, Pemerintah Akan Kaji Ulang Penentuan Desil

21 Agustus 2026 - 19:19 WIB

KPK Angkut Rektor dan Wakil ke Gedung Jakarta, Hasil OTT di Unsoed Purwokerto

21 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sadis Bully Pelajar di Kebumen: Pelaku Simpan 15 Rekaman, Motif Cemburu

21 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Ferry Irwandi & Ekspedisi KitaBisa Tiba di Flores: Salurkan Donasi Rp4 Miliar untuk Korban Gempa

19 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Rumahmu Bisa Jadi Server Dunia, Pasif Income Rp393 Juta/ Tahun

19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

RS Terapung Ksatria Airlangga Galang Dana Bantuan Korban Gempa Flores

19 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (49): Perang Zuku, Hingga Manusia Terakhir

19 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Sidang Daycare Little Aresha, Jaksa: Bayi Diikat, Makanan Sisa Dibubur Kembali

19 Agustus 2026 - 09:36 WIB

Upacara 17 Agustusan Paling Nyeleneh: Kursi VIP di Gedung Sate untuk Petani, Nelayan, Tukang Sapu dan Rakyat Jelata

18 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Trending di News