Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Hadiri Rakornas Dekranas, Yuliati Warsubi: Jombang Punya Potensi Luar Biasa

badge-check


					Salam cinta dari Jakarta, delegasi Jombang dalam rakornas Dekranas, di Jakarta, Selasa 23 September 2025. (Kiri ke kanan), Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Drs Soewignyo MM, Ketua Dekranasda Yuliati Nugarani Warsubi, Bendahara Dekaranasda Yuli Retnowati, Kalaksa BPBD Jo bang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas. Foto: Diskominfo Pemkab Jombang

Kalaksa BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas,  Perbesar

Salam cinta dari Jakarta, delegasi Jombang dalam rakornas Dekranas, di Jakarta, Selasa 23 September 2025. (Kiri ke kanan), Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Drs Soewignyo MM, Ketua Dekranasda Yuliati Nugarani Warsubi, Bendahara Dekaranasda Yuli Retnowati, Kalaksa BPBD Jo bang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas. Foto: Diskominfo Pemkab Jombang Kalaksa BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas,

Penulis: Arief Hendro Soesatyo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM JAKARTA – Ketua Dewan Dekranasda Kabupaten Jombang, Hj. Yuliati Nugrahani Warsubi, langsung ikut dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tahun 2025 yang berlangsung di Jakarta pada hari Selasa, 23  September 225.

Dalam acara itu, Ketua Dekranasda Jombang, didampingi kepala dinas Perdagangan dan Indusrti, Drs Soewignyo, MM, Kalaksa BBP Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas., dan Bendahara Dekranasda Jombang, Yuli Retnowati.

Tema Rakernas kali ini adalah “Mengoptimalkan Peran Dekranas untuk Mengembangkan Produk Kerajinan Indonesia”, yang menjadi momen penting untuk menyelaraskan program kerja Dekranasda daerah dengan visi dan kebijakan yang ada di tingkat nasional.

Dalam sambutannya secara online, Ketua Umum Dekranas, Selvie Ananda Gibran Rakabuming, mengingatkan akan pentingnya peran Dekranasda di seluruh Indonesia sebagai frontliner dalam mempromosikan dan mengembangkan produk kerajinan daerah.

“Dekranasda di masing-masing daerah adalah ujung tombak kita. Semua pengurus dituntut untuk memberikan kontribusi maksimal untuk memajukan potensi kerajinan di daerah mereka,” katanya dengan tegas.

Istri Wakil Presiden RI, Gibran Rabuming Raka, juga mengingatkan betapa pentingnya kerja sama antara Dekranas dengan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota.

“Dekranasda merupakan mitra strategis bagi pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif. Kerja sama yang baik akan mempercepat kemajuan para pengrajin kita,” tambah Selvi Gibran.

Dia juga meminta agar Dekranasda di seluruh Indonesia memberikan bimbingan yang menyeluruh kepada para pengrajin, mulai dari hulu sampai hilir.

“Peran aktif Dekranasda sangat penting untuk mendukung para pengrajin lokal. Bantu mereka, berikan pelatihan, dan buka akses ke pasar. Pastikan bimbingan dilakukan secara menyeluruh dari awal hingga akhir,” tutupnya.

Menanggapi arahan tersebut, Hj. Yuliati Nugrahani Warsubi berkomitmen untuk menjadikan Dekranasda Jombang sebagai penggerak utama kemajuan pengrajin lokal.

“Kami di Dekranasda Jombang siap mengikuti dan melaksanakan petunjuk Ibu Ketua Umum. Ini adalah komitmen kami untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik dalam memajukan para pengrajin di daerah kami,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hj. Yuliati menekankan bahwa Dekranasda Jombang akan memperkuat program pelatihan dan pemasaran produk kerajinan agar dapat bersaing di pasar nasional sampai internasional.

“Para perajin Jombang memiliki potensi yang luar biasa, mulai dari batik, perhiasan kaca, hingga anyaman bambu. Tugas kami adalah memastikan karya mereka dikenal tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di luar daerah bahkan di dunia internasional. Kami ingin produk Jombang bisa menjadi kebanggaan bagi Indonesia,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Yuliati juga menekankan bahwa kerajinan merupakan bagian dari identitas dan daya tarik bangsa.

“Kerajinan kita mencerminkan diri kita sendiri. Jika para pengrajin Jombang bisa sejahtera dari karya mereka, maka budaya kita tidak hanya dapat bertahan, tetapi juga dihormati di mata dunia. Itu adalah tujuan yang sedang kami capai,” tegasnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (24): Kata Sandi ‘Saya Mengenalmu!’

22 Juni 2026 - 23:39 WIB

Pemerintah Siapkan Diskon Belanja hingga Stimulus Ekonomi untuk Jaga Daya Beli

22 Juni 2026 - 22:33 WIB

Unusa Kembangkan Program Pemulihan Skizofrenia Berbasis Komunitas di Yayasan Al Hafish Sidoarjo

22 Juni 2026 - 22:04 WIB

Pemerintah Kembali Buka Program Magang Untuk 420 Ribu Orang

22 Juni 2026 - 21:36 WIB

25 Tahun Shiddigiyyah secara Mandiri Bantu Bangun 2.556 Rumah Warga Tanpa Bedakan Suku dan Agama

22 Juni 2026 - 19:03 WIB

Sosialisasi Dinsos Jombang: Kejaksaan Jadi Mitra Konsultan Hukum bagi Pengelola Lembaga Sosial

21 Juni 2026 - 21:59 WIB

IESR Prediksi Pemadaman Listrik di Jawa Masih Berlanjut hingga Tiga Pekan

21 Juni 2026 - 21:52 WIB

Ribuan Pekerja di Mojokerto dan Bandung Terancam PHK

21 Juni 2026 - 21:38 WIB

Langkah Strategis, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional Bahas Ekonomi dan Geopolitik Global

21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Trending di News