Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Gunung Semeru Erupsi Dua Kali, Kolom Abu Capai 1 Kilometer

badge-check


					Gunung Semeru termasuk gunung yang aktif Perbesar

Gunung Semeru termasuk gunung yang aktif

Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, LUMAJANG-Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, kembali erupsi disertai lontaran abu hingga tiga kali dengan material vulkanik pada Rabu (16/4/2025).

Atas akvitas vulkanik ini, warga di sekitar lereng gunung diimbau untuk selalu berhati-hati.

Berdasarkan laporan pos pantau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi dengan lontaran abu setinggi 1 kilometer terjadi pukul 07.28 WIB.

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut.

“Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 123 detik,” kata petugas pos pantau Gunung Semeru PVMBG, Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulisnya.

Sebelumnya, Gunung Semeru juga mengalami erupsi sebanyak dua kali pada pukul 05.11 WIB dengan kolom abu 500 meter, kemudian pukul 05.57 WIB kolom abu mencapai 700 meter.

Sementara itu, status Gunung Semeru masih berada di level II waspada. Karenanya, PVMBG pun mengimbau agar masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terkait potensi turunnya hujan abu yang mengarah ke pemukiman penduduk.

Belum ada laporan dampak atas aktivitas vulkanik tersebut. Meski demikian, masyarakat, terutama penambang diminta untuk tetap waspada dan menjaga jarak pada radius aman sesuai rekomendasi PVMBG.

“Masyarakat melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak,” tutur Sigit.

Sigit menekankan agar warga di sekitar lereng gunung untuk selalu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Cabai Rawit Merah Rp109.000 per Kg, Telur Ayam di Rp29.500 per Kg

29 September 2026 - 21:08 WIB

Urai Macet Ketapang-Gilimanuk, Jatim Revitalisasi Dermaga Bulusan Rp6 Miliar

29 September 2026 - 20:14 WIB

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

Gerbang Ekspor Terbuka, Durian Indonesia Siap Menjadi Kekuatan Baru di Pasar China

28 September 2026 - 18:56 WIB

Subsidi LPG 3 Kg Tahun 2027 Dipangkas Jadi Rp 103,05 Triliun, Volume Penyaluran Turun

28 September 2026 - 18:44 WIB

Kejar Target FLPP, Pemerintah Siapkan Akad Massal 71.000 Rumah Subsidi

27 September 2026 - 19:29 WIB

Beban Kontraktor Bertambah, Harga Semen dan Besi Beton di Jatim Terus Menanjak

27 September 2026 - 18:50 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Beras Masih di Atas HET, Cabai Naik

27 September 2026 - 18:38 WIB

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Trending di Nasional