Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Gudang Penyimpan Ban Bekas Terbakar di Kayen Jombang, Kerugian Rp 130 Juta

badge-check


					Petugas Damkar meluncur ke lokasi gudang penyimpanan ban bekas milik warga bernama Fauzi, di dusun Semelo, desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang. pukul 05.10 WIB, Senin 25 Agustus 2025. Foto: tangkap layar video Instagram@jombanginformasi_ Perbesar

Petugas Damkar meluncur ke lokasi gudang penyimpanan ban bekas milik warga bernama Fauzi, di dusun Semelo, desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang. pukul 05.10 WIB, Senin 25 Agustus 2025. Foto: tangkap layar video Instagram@jombanginformasi_

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, yang juga mewakili Damkar Jombang, terjadi kebakaran gudang ban bekas di dusun Semelo, Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo.

Beredar video warga yang menunjukkan telah terjadinya kebakaran di gudang ban bekas milik ibu Fauzi,  Senin, 25 Agustus 2025. Api diduga berasal dari korsleting listrik pada instalasi listrik di gudang tersebut.

Warga sempat mencoba memadamkan api dengan alat seadanya, namun api terus membesar hingga akhirnya dilaporkan ke pos Damkar Jombang.

Tim Damkar kemudian mengerahkan satu unit fire pumper truck dan dua truk suplai air untuk melakukan pemadaman, dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.10 WIB setelah proses lebih dari satu jam.

Wiku menambahkan bahwa kebakaran ini tidak mengakibatkan korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp130 juta.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik, apalagi di musim kemarau seperti ini.

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 05.10 WIB oleh warga sekitar. Api diduga berasal dari korsleting listrik pada instalasi listrik di gudang tersebut.

Warga yang melihat kebakaran sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya seperti ember, pompa air, dan kain basah, namun api terus membesar hingga akhirnya dilaporkan ke pos pemadam kebakaran.

Petugas pemadam mengerahkan satu unit fire pumper truck dan dua truk suplai air, dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 07.10 WIB setelah proses lebih dari satu jam.

Kebakaran menyebabkan gudang berukuran 8 x 15 meter tersebut hangus terbakar sepenuhnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp130 juta.

Peristiwa ini masih dalam penyelidikan lanjutan, dan masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh korsleting listrik, terutama di musim kemarau. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

APINDO Jombang Siap Bangun Rumah Janda Sulasih Warga Sambong Duran dalam Tempo Satu Bulan

31 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Menelisik Akar Terorisme (75): Martin Luther King Korban Keganasan Klan

31 Oktober 2026 - 06:20 WIB

Truk Angkut Bunga Angrek Terbakar, BPBD Jombang Puji Bantuan Warga Plumbon Gambang

31 Oktober 2026 - 05:40 WIB

PIHPS Catat Harga Cabai di Jatim Turun Tajam, Rawit Merah Kini Rp45 Ribu per Kg

30 Oktober 2026 - 19:22 WIB

BMKG Ungkap Musim Hujan di Jawa Timur akan Berlangsung Selama Empat Bulan Saja

30 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Gubernur Khofifah Buka 4.807 Lowongan Kerja di Job Fair Inklusif 2026

29 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

29 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Wasev Sterad Mabes TNI Turun ke Klitih Plandaan Meninjau dan Evaluasi TMMD 130

29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Trending di News