Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Gerakan RT Berseri, Strategi Mojokerto Kurangi Sampah ke TPA

badge-check


					Ning Ita Hidupkan Kembali Bank Sampah RW Lewat Budaya RT Berseri. Ist Perbesar

Ning Ita Hidupkan Kembali Bank Sampah RW Lewat Budaya RT Berseri. Ist

Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Kardiyono

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan pentingnya pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan menghidupkan kembali bank sampah di tingkat RW.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Budaya RT Berseri di Kelurahan Prajurit Kulon, Senin (9/3).

Menurut Ning Ita, sapaan akrabnya, kebersihan lingkungan tidak bisa hanya ditopang oleh pemerintah. Perubahan perilaku masyarakat sejak dari rumah tangga menjadi kunci utama.

“Budaya RT Berseri bukan sekadar kegiatan, melainkan gerakan membiasakan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan mengelola sampah sejak dari rumah,” ujarnya.

Program ini juga sejalan dengan gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang digagas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, guna memperkuat budaya hidup bersih dan sehat.

Ning Ita mengungkapkan, rata-rata rumah tangga di Kota Mojokerto menghasilkan 0,6 kilogram sampah per hari. Tanpa pemilahan, seluruhnya akan menumpuk di TPA.

Padahal, jika dikelola sejak dari rumah, hanya sekitar 20 persen yang seharusnya masuk ke TPA, sementara sisanya bisa diolah melalui pemilahan maupun bank sampah.

Namun, evaluasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam program Adipura menunjukkan dari 198 bank sampah yang tercatat, hanya 88 yang aktif.

“Karena itu, bank sampah di tiap RW harus kita aktifkan kembali,” tegasnya.

Melalui Budaya RT Berseri, Ning Ita berharap masyarakat semakin sadar pentingnya memilah sampah dari rumah dan kembali aktif mengelola bank sampah, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.**

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gus Alex ‘Gigit’ 24 Anggota DPR: Minta Oleholeh 3.000 Riyal/ Orang Saat Kunker di Makkah

4 September 2026 - 18:00 WIB

William Gunawan Minta Bantuan Presiden Prabowo: Emas 2.2 Kg Senilai Rp6.6 Miliar Hilang di Bank BJB

3 September 2026 - 21:31 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 20:57 WIB

Insiden Keracunan MBG di SMPN Kabuh Jombang: 256 Siswa dan 4 Guru Dirawat, Santap Udang Saus Padang

3 September 2026 - 20:24 WIB

Pisang Cavendish Lumajang Siap Ekspor, Hong Kong dan Malaysia Jadi Sasaran

3 September 2026 - 19:03 WIB

Setelah Sidoarjo, Keracunan MBG Terjadi Nganjuk: 53 Siswa dan Satu Guru SMAN 3 Dibawa ke Rumah Sakit

2 September 2026 - 21:00 WIB

Dua Kapolsek dan Kasihumas Polres Jombang Bergeser

2 September 2026 - 19:09 WIB

Aksi Pengeroyokan Usai Kegiatan Ijazah Kubro, Polres Jombang Tetapkan 8 Tersangka

2 September 2026 - 15:27 WIB

Keracunan MBG Sidoarjo: 566 Santri/ Siswa Dirawat dari 19 Pondok dan Sekolah

2 September 2026 - 14:57 WIB

Trending di News