Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Edukasi Reproduksi Sejak Dini: Tips Teh Prem untuk Para Ibu

badge-check


					Edukasi Reproduksi Sejak Dini: Tips Teh Prem untuk Para Ibu Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SURABAYA- Anisa Andini atau Teh Prem dikenal sebagai penggiat pola asuh fitrah yang aktif membagikan edukasi seputar dunia anak.

Melalui kanal YouTube Nikita Willy, ia menekankan pentingnya peran orang tua, khususnya ibu, untuk lebih percaya diri mengenalkan konsep privasi dan perlindungan diri sejak dini kepada anak.

Teh Prem membagikan pengalamannya ketika anaknya yang berusia enam tahun mengajukan pertanyaan sensitif terkait reproduksi.

Saat itu, sang anak bertanya,
“Bu, caranya hamil itu gimana?” Alih-alih bereaksi emosional, Teh Prem memilih pendekatan dialog.

Ia terlebih dahulu menggali sejauh mana pemahaman anak sebelum memberikan penjelasan yang sesuai dengan tahap usia dan perkembangan berpikirnya.

Menurut Teh Prem, masih banyak orang tua yang ragu memberikan pendidikan seks karena menganggap topik tersebut terlalu berat.

Padahal, esensinya sederhana: mengenalkan fungsi anggota tubuh secara alami tanpa rasa canggung.
“Padahal sesimpel kita memperkenalkan anggota tubuh yang seperti mata, seperti hidung, dan lain sebagainya. Sesimpel itu.”

Edukasi sejak dini, bahkan sejak bayi, dinilai penting agar anak tidak mencari jawaban dari sumber luar yang berpotensi menyesatkan atau berbahaya.

Ia juga menyarankan agar orang tua menggunakan istilah anatomi yang jujur dan tepat saat mengenalkan alat kelamin.

Langkah ini krusial agar anak memiliki kosakata yang benar untuk menyampaikan keluhan bila mengalami sentuhan yang tidak pantas.

“Kalau misalkan sekarang anaknya tahu ini ini penis, ini kemaluan atau ini kelamin, dia kan ketika ada apa-apa di luar dengan orang lain, ketika lapor ke ibu atau ayahnya, dia bisa bilang,
‘Bu, kelamin yang aku tadi dipegang.'”

Dengan komunikasi terbuka dan istilah yang tepat, anak akan merasa lebih aman dan nyaman bercerita kepada orang tua tentang kondisi tubuhnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cara Buat WhatsApp Offline Padahal Online

20 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Lagu Ikonik Kebyar Kebyar Diciptakan saat Gombloh Kerokan

19 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Wajah Anak Tak Diekspos Mahalini Tuai Pro Kontra

18 Agustus 2026 - 21:08 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Siti Si Vampir Tayang Oktober 2026, Satine Zaneta Jadi Pemeran Utama

6 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Lagu Terbaru No Na ‘honk!’ Buktikan Musik Indonesia Bisa Mendunia

3 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?

28 Juli 2026 - 20:09 WIB

Putri Kamboja Menciptakan Sensasi di Piala ASEAN 2026

26 Juli 2026 - 19:34 WIB

Drama di Balik Gol Juara Ferran Torres, Putus Cinta Jelang Final Piala Dunia

22 Juli 2026 - 18:31 WIB

Trending di Life Style