Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Dua Bus Wisatawan Surabaya Hendak ke Pantai Klayar Pacitan, Tersesat di Hutan Tunggangan Wonogiri

badge-check


					Rombongan 80 wisatawan menggunakan dua unit bus, bertujuan ke pantai Klayar, Pacitan, Jawa Timur ternyata tersesat di jalur sempit hutan Tunggangan, kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Senin, 30 Desember 2024. Instagram@ctd.insider Perbesar

Rombongan 80 wisatawan menggunakan dua unit bus, bertujuan ke pantai Klayar, Pacitan, Jawa Timur ternyata tersesat di jalur sempit hutan Tunggangan, kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Senin, 30 Desember 2024. [email protected]

Penulis: Adi Wardhono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, WONOGIRI – Dua unit angkut 80 wisatawan asal Surabaya, Jawa Timur tersesat saat mengikuti arahan Google Maps. Tujuan ke pantai Klanyar, Kabupaten Pacitan malah nyasar di hutan daerah Wonogiri, Jawa Tengah.

Mereka bahkan harus dievakuasi oleh aparat kepolisian dan TNI. Warga sekitar Hutan Tunggangan, Desa Ngelo, Wonogiri, membantu dua bus wisata asal Surabaya yang tersesat.

Mereka membantu bus mundur sejauh sekitar 1 kilometer, setelah menyadari bahwa jalur yang diakses sangat ekstrem.

Kepala Desa Ngelo, Nanik, menyatakan bahwa kejadian serupa sering terjadi di lokasi tersebut akibat petunjuk Google Maps tidak akurat

Kronologi bermula saat dua bus pariwisata Tiara Mas dengan nomor polisi EA 7501 A dikemudikan Irwanto (42) dan bus bernomor polisi EA 7634 A yang dikemudikan Ansharullah (65) akan mengantarkan rombongan wisatawan dari Surabaya menuju pantai Klayar kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

“Bus itu mengikuti petunjuk Google Maps berangkat dari Surabaya dengan tujuan Pantai Klayar Kabupaten Pacitan,” kata Anom kepada wartawan, mewakili Kepala Kepolisian Resor Wonogiri, Ajun Komisaris Besar Polisi Jarot Sungkowo.

Di tengah perjalanan, Google Maps ternyata mengarahkan mereka untuk melewati hutan Tunggangan. Kawasan ini memiliki jalur sempit berliku dan tidak ideal untuk kendaraan besar.

Bus saat itu baru melalui tanjakan pertama. Namun sudah terjebak dan tidak bisa putar balik.
Anggota Kepolisian Sektor Jatiroto. Wonogiri, bersama Koramil Jatiroto mengetahui arah bus tersebut sehingga anggota mengikuti dan menghentikan sebelum tersesat terlalu jauh.

Penumpang akhirnya dievakuasi turun dari kedua bus, dan bus dievakuasi dengan cara jalan mundur.

Anom mengatakan sebenarnya sudah terpasang rambu larangan bus melewati jalur tersebut, mengingat sering terjadi hal serupa di lokasi yang sama.

Ia mengimbau pengendara lebih berhati-hati saat memilih jalur di daerah pedesaan yang memiliki jalur sempit dan berliku.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mobil Peserta Drag Rage Hilang Kendali, Enam Penonton Tewas Tertabrak 11 Lukaluka di Kotamobagu

9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

300 Ojol Kota Malang Antusias Sambut Pembebasan Tunggakan PKB

9 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Menelisik Akar Terorisme (47): Hector Pahlawan Troya Mati Ketakutan

9 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Ilustrasi. Foto: ist

PPh 22 Ditunda, Tokopedia Refund Dana Pajak Penjual Paling Lambat 30 September

9 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Beroperasi Pakai Ambulans, Petugas Satpol PP Tangkap Pencuri Bangku di Taman Mundu Surabaya

9 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Deposit Judol Saat Piala Dunia Tembus Rp 1,02 Triliun

9 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Diduga Praktek Mafia Hukum, Istri Cari Keadilan Tiba-tiba Jadi Pengaju Gugatan Cerai di PA Karawang

9 Agustus 2026 - 18:44 WIB

OTT KKP Banjarmasin, KPK Dapat Setoran Rp8,3 M dari Saksi yang Namanya Dirahasiakan

8 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Semburan Lumpur Pekat di Oro-oro Kesongo Blora Bergemuruh Mencapai 20 Meter

7 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Trending di News