Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

CHIEP1900 Alat Uji Gravitasi Ekstrem Buatan Cina: Mempercepat Uji Degradasi Material 100 Tahun Jadi 1 Jam

badge-check


					Inilah alat yang disebut dengan CHIEP-1900, yang mampu mengoimpres waktu degradasi material 100 tahun menjadi 1 jam saja. Manusia semakin canggih menekan waktu. Foto: Instagram@futurgennews Perbesar

Inilah alat yang disebut dengan CHIEP-1900, yang mampu mengoimpres waktu degradasi material 100 tahun menjadi 1 jam saja. Manusia semakin canggih menekan waktu. Foto: Instagram@futurgennews

Penulis: Jacobus E. Lato   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, CHINA– Cina telah mengembangkan teknologi sentrifuga hipergravitasi bernama CHIEF1900, bukan “Chip1900A”, yang merupakan mesin pengujian paling kuat di dunia untuk mensimulasikan gaya gravitasi ekstrem.

Teknologi ini “mengompres waktu” karena hipergravitasi mempercepat degradasi material—efek 100 tahun normal bisa direproduksi dalam 1 jam. Digunakan untuk bendungan, misil, atau kapsul antariksa, tapi bukan gravitasi sejati melainkan inersia buatan.​

Perangkat ini mampu menghasilkan percepatan hingga 1.900 kali gravitasi Bumi (1900G) dengan kapasitas beban 1.900 g·ton, melampaui rekor sebelumnya dari AS dan bahkan CHIEF1300 milik China sendiri.

CHIEF1900 dipasang di Universitas Zhejiang pada Desember 2025 dan digunakan untuk menguji infrastruktur seperti bendungan, rel kereta, atau komponen militer dengan “mengompresi ruang dan waktu” dalam simulasi bencana skala besar.

Sentrifuga ini dibangun oleh Shanghai Electric Nuclear Power Group seharga sekitar 2 miliar yuan (Rp4,6 triliun) dan berlokasi 15 meter di bawah tanah di Hangzhou.

Fasilitas CHIEF secara keseluruhan mencakup tiga sentrifuga utama plus 18 perangkat pendukung untuk eksperimen ekstrem.
Teknologi vakum pendingin presisi memungkinkan pengujian model skala kecil yang merepresentasikan efek berabad-abad dalam hitungan jam.

Aplikasi Utama
  • Simulasi bencana alam seperti gempa bumi, longsor, atau kerusakan bendungan pada infrastruktur sipil.

  • Pengujian militer termasuk ketahanan misil hipersonik, test masuk atmosfer kembali, dan bunker bawah tanah.

  • Riset material baru untuk aerospace, submersible, dan proyek antariksa seperti kapsul ruang angkasa.

China meluncurkan CHIEF1300 pada September 2025 dengan 300G dan 20 ton, sebagai pendahulu CHIEF1900 yang jauh lebih kuat.

Proyek ini menegaskan dominasi China dalam riset hipergravitasi, melebihi fasilitas AS di Vicksburg.
Meski untuk tujuan sipil, implikasi militernya krusial bagi persaingan teknologi global.

Hypergravitasi, seperti pada sentrifuga CHIEF1900 buatan China, bekerja dengan memanfaatkan gaya sentrifugal untuk mensimulasikan percepatan hingga ribuan kali gravitasi Bumi (1G).

Prinsip dasarnya adalah memutar objek uji pada kecepatan tinggi di lengan sentrifuga, menghasilkan gaya yang menekan objek ke arah luar seperti gravitasi ekstrem. Ini memungkinkan pengujian ketahanan material dalam waktu singkat, setara efek panjang di dunia nyata.

Gaya sentrifugal dihitung dengan rumus F=mω2r, di mana m adalah massa objek, ω kecepatan sudut rotasi, dan r jarak dari pusat rotasi. Pada CHIEF1900, kombinasi diameter lengan besar (sekitar 10-20 meter), motor kuat hingga puluhan ribu RPM, dan beban hingga 20 ton mencapai 1900G.

Sistem vakum dan pendingin presisi mencegah panas berlebih serta distorsi data selama pengujian berjam-jam.

Komponen Teknis Utama
  • Lengan Rotasi: Struktur baja khusus tahan tekanan ekstrem, dilengkapi bantalan magnetik untuk minim gesekan.

  • Motor Penggerak: Elektromagnetik berdaya tinggi, dikontrol PLC untuk akselerasi bertahap hingga kecepatan maksimal.

  • Kabin Uji: Platform ganda atau multi-aksi untuk simulasi gaya tambahan seperti getaran gempa, dengan sensor real-time untuk strain gauge dan accelerometer. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Tim Kejaksaan Pekanbaru Tangkap Kembali 3 dari 6 Tahanan Kabur, Gegara Pintu Kendaraan Dibuka

14 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tim pengaman Kejaksaan Pekanbaru

Johor Bahru Gempar, 4 Orang Sekeluarga Siksa Wanita Buruh Indonesia

14 Juni 2026 - 16:23 WIB

Perempuan buruh asal Indonesia menjadi korban penganiayaan dua pria dan wanita satu keluarga di Johor Bahru, Malaysia.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:21 WIB

Trending di News