Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

BMKG: Peringatan Cuaca Ekstrem Jawa Timur (20-29 Nov 2025), Puting Beliung hingga Hujan Es

badge-check


					BMKG: Peringatan Cuaca Ekstrem Jawa Timur (20-29 Nov 2025), Puting Beliung hingga Hujan Es Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SURABAYA- BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Timur pada periode 20–29 November 2025.

Cuaca ekstrem tersebut dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es.

Dalam keterangannya, BMKG menyebutkan bahwa potensi dampak cuaca ekstrem meliputi wilayah Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Banyuwangi, Kota Batu, Kabupaten dan Kota Blitar, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jember, Kabupaten Jombang, Kabupaten dan Kota Kediri,

Kabupaten Lamongan, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten dan Kota Malang, Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Ponorogo,

Kabupaten dan Kota Probolinggo, Kabupaten Sampang, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Sumenep, Kota Surabaya, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tuban, serta Kabupaten Tulungagung.

Hampir seluruh wilayah Jawa Timur saat ini sudah memasuki musim hujan. Dalam 10 hari mendatang, kondisi cuaca diperkirakan semakin tidak stabil dengan kecenderungan meningkatnya potensi cuaca ekstrem.

BMKG menjelaskan, kondisi tersebut dipicu oleh pola pertemuan angin (konvergensi), pengaruh gelombang atmosfer Equatorial Rossby yang melintas mulai 23 November 2025, serta atmosfer lokal yang lembap dan labil. Kombinasi faktor tersebut dapat memicu pembentukan awan konvektif yang menghasilkan hujan lebat.

BMKG Juanda meminta masyarakat dan instansi terkait untuk mewaspadai perubahan cuaca mendadak, terutama hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Daerah dengan kemiringan curam, perbukitan, atau tebing diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, banjir bandang, longsor, jalan licin, pohon tumbang, hingga jarak pandang yang berkurang.

Masyarakat juga diminta rutin memantau pembaruan informasi cuaca melalui citra radar WOFI di situs resmi BMKG Juanda, peringatan dini 3 harian, serta peringatan dini 2–3 jam sebelum kejadian. Informasi tersebut dapat diakses melalui situs BMKG Juanda, media sosial @infobmkgjuanda, layanan telepon 24 jam (031) 8668989, dan WhatsApp 0895-8003-00011.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

APINDO Jombang Siap Bangun Rumah Janda Sulasih Warga Sambong Duran dalam Tempo Satu Bulan

31 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Menelisik Akar Terorisme (75): Martin Luther King Korban Keganasan Klan

31 Oktober 2026 - 06:20 WIB

Truk Angkut Bunga Angrek Terbakar, BPBD Jombang Puji Bantuan Warga Plumbon Gambang

31 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

29 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Wasev Sterad Mabes TNI Turun ke Klitih Plandaan Meninjau dan Evaluasi TMMD 130

29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Yogya Mencekam, Sri Sultan Turun Tangan Temui Demonstran di Depan Polda Kamis Dinihari

29 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Minyak Sawit RI Mengalir Sampai ke Israel Lewat Singapura Sejak 2023

28 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Kunjungan Pasca Kebakaran, Bupati Warsubi Janjikan Pasar Cukir Bisa Dioperasikan sebelum Idul Fitri 2027

28 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Trending di News