Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Bea Cukai Sita Rokok Putih Humer dan Marbol Diduga Milik H Her dan Bulla Senilai Rp 10 Miliar

badge-check


					Bea cukai sangat rajin merazia dan menyita rokok putih alias tidak berpita cukai. Ini salah satu dari ratusan bahkan ribuan kasus yang ditangkap di pelabuhan penyeberangan Banyuwangi. Nilainya mencapai Rp10 mikiar. Fito: Instagran@ Perbesar

Bea cukai sangat rajin merazia dan menyita rokok putih alias tidak berpita cukai. Ini salah satu dari ratusan bahkan ribuan kasus yang ditangkap di pelabuhan penyeberangan Banyuwangi. Nilainya mencapai Rp10 mikiar. Fito: Instagran@

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDOBEES.COM, BANYUWANGI– Kepala Kantor Bea dan Cukai (KBC) Banyuwangi, Latif Fahmi, pejabat utama yang memberikan keterangan resmi terkait penyitaan 6,585,560 batang rokok ilegal senilai Rp10 miliar,  Maret 2026.

Latif Fahmi menyampaikan kronologi lengkap dalam konferensi pers di Kejaksaan Negeri Banyuwangi pada Kamis (12/3/2026).

Ia menyebut informasi intelijen sejak 15 Januari 2026, pengamanan 3 truk di SPBU Katapang, dan 4 tersangka (ES, M, DAM, M).

“Dalam keterangan empat orang yang diamankan, rokok tanpa cukai tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Banyuwangi dan Pulau Bali,” ujar Latif Fahmi.

Ia juga mengonfirmasi rokok berasal dari inisial “H” di Madura dengan tujuan Bali, sesuai pengakuan tersangka.

Semua laporan media konsisten menyebut Latif Fahmi sebagai sumber utama informasi operasi gabungan Bea Cukai dan TNI AL ini

Bea Cukai Banyuwangi baru-baru ini menyita jutaan batang rokok ilegal tanpa pita cukai yang diduga milik Haji Her dari Madura.

Kasus ini menarik perhatian karena Haji Her sebelumnya disebut-sebut dalam insiden serupa di wilayah tersebut.

Petugas Bea Cukai Banyuwangi mendapat laporan masyarakat tentang pengiriman rokok ilegal dari Madura menuju Bali via Pelabuhan Ketapang.

Pada 11 Maret 2026, mereka mengamankan tiga truk di SPBU Katapang setelah penyisiran dari Pelabuhan Tanjung Wangi.

Total 6,585,560 batang rokok disita, bernilai Rp10,027 miliar, dengan merek seperti Humer dan Marbol. Empat tersangka diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Haji Her atau Haji Khairul Umam, dikenal sebagai Ketua Paguyuban Pelaku dan Pengrajin Tembakau Madura (P4TM).

Ia pernah viral pada 2025 saat penjual rokok ilegal di Pamekasan menyebut namanya untuk menghindari razia Bea Cukai Madura.

Dugaan keterlibatannya dalam peredaran rokok bodong seperti Sinar Gudang Emas juga muncul sebelumnya, meski ia membantah tudingan setoran ke aparat.

Kronologi

* Maret 2026 (Haji Her Dugaan) 15 Januari: Informasi intelijen tentang pengiriman rokok ilegal via Situbondo-Banyuwangi ke Bali.

* 11 Maret: Petugas gabungan (Bea Cukai & Denpom AL) sisir Pelabuhan Tanjung Wangi, amankan 3 truk di SPBU Katapang.

* Sitaan: 6,585.560 batang (merek Humer, Marbol) senilai Rp10 miliar; 4 tersangka (ES 38, M 41, DAM 30, M 41). Mereka mengaku rokok tersebut milik H Her dan Haji Bulla dari Madura. Belum ada konfirmasi dari mereka berdua.

Keterangan tersangka: Rokok dari “H” di Madura, tujuan Bali; penyelidikan berlanjut tanpa konfirmasi resmi ke Haji Her.**

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (22): Kaum Papist Memuja Berhala Terkutuk

20 Juni 2026 - 18:40 WIB

Viral Kasus Perampokan Rp76 Juta, Pelaku 22 Kali Tikam Korban Kini Sudah Ditangkap Polisi

20 Juni 2026 - 18:08 WIB

Polisi Lumajang Ringkus Dua dari Empat Pelaku Perampokan Uang dan Emas di Senduro

20 Juni 2026 - 17:21 WIB

DPRD Jombang Serap Aspirasi Aksi Demo Aliansi, GMNI dan dan BEM Undar

20 Juni 2026 - 16:09 WIB

Ditetapkan sebagai Tersangka, Roy Suryo Tenang Dokter Tifa Dirujuk ke RS Polri Kramat Jati

20 Juni 2026 - 08:46 WIB

PLN Akui Tidak Sedang Baik-baik Saja: Ini Wilayah Jawa yang Terkena Pemadaman Listrik

20 Juni 2026 - 07:03 WIB

Kondisi pelayanan listrik di Jawa sedang alami gangguan, ada dua pemasok mitra independen PLN yang keluar dari jaringan.

Kasus Korupsi di BGN, Pengacara Krisna Murti: Sony Sanjaya Prosedural, selalu Lapor dan Dibawah Pengawasan NSD

19 Juni 2026 - 17:05 WIB

Bantuan 9 Paket Senilai Rp1,48 M untuk Pengembangan Ayam Petelur Jombang

19 Juni 2026 - 13:29 WIB

Menelisik Akar Terorisme (21): Penjahat Jadi Simbol Perlawanan Rakyat

19 Juni 2026 - 12:43 WIB

Trending di News