Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Awas! Potensi Bencana Hidrometeorologi Cukup Tinggi

badge-check


					Awas! Potensi Bencana Hidrometeorologi Cukup Tinggi Perbesar

Penulis: Anwar Hudijono | Editor: Ipong D Cahyono

KRDONEWS.com, SEMARANG — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan, potensi bencana hidrometeorologi cukup tinggi khususnya periode Desember – Februari.

“Untuk mengurangi risiko tersebut, pemerintah melalui BNPB akan terus melakukan modifikasi cuaca agar hujan deras dapat diturunkan di laut sebelum mencapai daratan,” ungkap Pratikno usai memimpin Rapat Koordinasi Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, pada Jumat (20/12/2024).

Namun, Menko PMK menegaskan bahwa upaya modifikasi cuaca tidak dapat sepenuhnya menghilangkan risiko hujan lebat.

Oleh karena itu, Pratikno meminta pemerintah daerah untuk benar-benar siaga dengan memastikan kesiapan infrastruktur, aparat, dan masyarakat menghadapi potensi bencana.

Dalam rapat ini, bantuan dari pemerintah pusat melalui BNPB juga telah diserahkan kepada sejumlah daerah.

Pratikno menekankan agar pemerintah daerah terus menyiagakan anggaran serta mengoptimalkan infrastruktur dan koordinasi agar mitigasi bencana dapat berjalan maksimal, terlebih saat libur Natal dan Tahun Baru.

“Masyarakat juga harus terus mengikuti update mengenai potensi bencana hidrometeorologi. Aparat pemerintah di bawah perlu aktif menyosialisasikan potensi bencana ini kepada masyarakat, termasuk memberikan informasi tentang jalur perjalanan yang aman untuk menghindari risiko hujan lebat dan longsor,” imbau Pratikno.

Hadir dalam rapat tersebut, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Kepala BPBD D.I. Yogyakarta Noviar Rahmad, jajaran Forkopimda, Bupati/Wali Kota, serta Kepala Pelaksana BPBD se-Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Indek Kepuasan Subandi- Mimik Turun, Ahmad Muzayyin: Jadikan Early Warning, bukan untuk Saling Menyalahkan

7 September 2026 - 16:01 WIB

Parlemen Protes Keras, PM Albania Angkat AI Diela Jadi Menteri untuk Cegah Korupsi

7 September 2026 - 15:33 WIB

God’s Eyes View Proyek Nebius: Mengubah Kekuasaan Teknologi dari Pusat Komando ke Seluruh Umat Manusia!

7 September 2026 - 13:50 WIB

Direktur RSKKA Dr Agus Harianto Dorong Agar Iluni Memiliki RS Kapal demi NKRI

7 September 2026 - 11:38 WIB

Gerakan AI Global: Kembalikan Kecerdasan dan Kekuasaan kepada Rakyat!

7 September 2026 - 10:36 WIB

Efek Erupsi Anak Krakatau: Gas SO₂ Terdeteksi di Jateng, Bandara Soeta Tutup 3 Jam

6 September 2026 - 21:09 WIB

Boro Pimpin Blokade Jalur Material ke PSN IPIP Kolaka, Sebut TNI Bajingan!

6 September 2026 - 18:14 WIB

Gunung Anak Krakatau Meletus Lagi: Semburkan Lava Pijar 15 Km

5 September 2026 - 22:22 WIB

Diseminasi 673 Vegetasi dalam Pranata Mangsa Suku Tengger di Candi Kidal Tumpang

5 September 2026 - 20:31 WIB

Trending di News