Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Ariel Tatum: Sosok Fatima di Film ‘Perang Kota’ Jadi Cermin Kekuatan Perempuan

badge-check


					Areil Tatum bersama pemeran Perang Kota Perbesar

Areil Tatum bersama pemeran Perang Kota

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Aktris Ariel Tatum sebagai pemeran Fatima dalam film Perang Kota mengatakan bahwa karakter tersebut menggambarkan simbol kekuatan perempuan. Menurutnya, karakter tersebut juga mencerminkan semangat perjuangan yang berkaitan dengan perempuan masa kini.

“Fatima adalah sosok perempuan yang sangat kuat, walaupun Perang Kota latar belakangnya adalah Indonesia, di era kemerdekaan. Mungkin tidak ada satu pun di antara kita yang merasakan bagaimana sesungguhnya hidup di era tersebut,” ujar Ariel Tatum dalam Press Conference Film Perang Kota di XXI Epicentrum Mall, Senin (21/4/2025).

Menurutnya, perjuangan dari karakter Fatima juga menggambarkan kompleksitas batin yang dapat dialami perempuan modern. “Aku rasa sangat relevan di era saat ini, resiliensi Fatima, semangat perjuangannya, walaupun saya di era yang berbeda,” ucapnya.

Ariel mengatakan, memerankan tokoh Fatima dapat memberi pesan bahwa selalu ada perjuangan di berbagai aspek kehidupan. Ariel juga menolak pandangan jika menjadi ibu berarti mengorbankan jati diri sebagai perempuan mandiri.

Ia menegaskan, Fatima tetap memiliki kekuatan diri yang muncul karena dorongan cinta terhadap anaknya. Ia menekankan bahwa sisi kemanusiaan Fatima tidak pernah hilang meski hidup dalam tekanan dan ancaman.

Hal ini melihat, karakter Fatima dikembangkan melalui diskusi intensif dan proses workshop selama lebih dari empat bulan. Ariel berusaha menghidupkan karakter melalui dinamika emosional yang dibangun secara mendalam dan alami.

Film Perang Kota tidak hanya sekadar menampilkan kekacauan fisik, melainkan juga menggambarkan pergulatan batin seorang perempuan. Menurut Ariel, aspek tersebut membuat karakter Fatima begitu menyentuh dan terasa nyata.

“Walau adanya konflik, ketika ada Salim, aku merasa sisi keibuan ada di Fatimah yang memang dibangunkan oleh Salim,” katanya. Ia menyatakan, bahwa kekuatan Fatima dapat menginspirasi penonton untuk melihat perjuangan perempuan secara lebih manusiawi. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cara Buat WhatsApp Offline Padahal Online

20 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Lagu Ikonik Kebyar Kebyar Diciptakan saat Gombloh Kerokan

19 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Wajah Anak Tak Diekspos Mahalini Tuai Pro Kontra

18 Agustus 2026 - 21:08 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Siti Si Vampir Tayang Oktober 2026, Satine Zaneta Jadi Pemeran Utama

6 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Lagu Terbaru No Na ‘honk!’ Buktikan Musik Indonesia Bisa Mendunia

3 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?

28 Juli 2026 - 20:09 WIB

Putri Kamboja Menciptakan Sensasi di Piala ASEAN 2026

26 Juli 2026 - 19:34 WIB

Drama di Balik Gol Juara Ferran Torres, Putus Cinta Jelang Final Piala Dunia

22 Juli 2026 - 18:31 WIB

Trending di Life Style