Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Runway Bandara Ngurah Rai Ditutup Ada Pesawat Mogok Saat Mendarat

badge-check


					Pesawat ini lansung mogok saat mendarat, kalau mogok di atas... Perbesar

Pesawat ini lansung mogok saat mendarat, kalau mogok di atas...

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Landasan pacu (runway) Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali ditutup sementara selama dua jam karena pesawat Airfast mogok tiba-tiba saat mendarat, Sabtu (8/3/2025) pagi.

Pesawat Airfast dengan nomor registrasi DH PK OAM 6 dari Benete, Sumbawa Barat mengalami kendala teknis saat mendarat di Bandara Ngurah Rai pada pukul 09.26 Wita. Tujuh penumpang di pesawat kecil itu tidak mengalami cedera serius dan sudah evakuasi.

“Akibat kendala tersebut, pesawat sempat berada di runway, sehingga untuk alasan keselamatan dan keamanan operasional penerbangan, untuk sementara runway tidak dapat didarati dan digunakan untuk lepas landas,” kata General Manager Bandara Ngurah Rai Ahmad Syaugi Shahab di Denpasar, dikutip dari Antara.

Berdasarkan Notam Nomor A0668/25 NOTAMN, landasan pacu Bandara Ngurah Rai ditutup sementara dari pukul 10.15 Wita sampai dengan 12.10 Wita.

Ahmad Syaugi menjelaskan penutupan landasan pacu Bandara Ngurah Rai dimanfaatkan untuk mengevakuasi penumpang dan pesawat ke apron, serta memeriksa dan memastikan tidak ada objek asing yang tertinggal di runway karena peristiwa itu dapat berpotensi membahayakan keamanan keselamatan penerbangan.

Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat, atas kejadian ini terdapat 10 penerbangan keberangkatan terdampak penundaan keberangkatan atau delayed yang terdiri dari lima penerbangan domestik dan lima internasional.

Untuk kedatangan, 21 penerbangan kedatangan terdampak, terdiri dari sembilan penerbangan domestik dan 12 internasional.

Terdapat divert atau pengalihan pendaratan ke beberapa bandara alternatif seperti Lombok sebanyak enam penerbangan, Surabaya lima, Makassar tiga, Semarang dua, Jakarta satu, dan Banyuwangi satu.

“Terdapat tiga penerbangan kedatangan yang kembali ke bandara asal atau return to base (RTB), yakni di bandara Lombok, Jakarta, dan Singapura,” kata Syaugi terkait penutupan sementara runway Bandara Ngurah Rai.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PIHPS Catat Harga Cabai di Jatim Turun Tajam, Rawit Merah Kini Rp45 Ribu per Kg

30 Oktober 2026 - 19:22 WIB

BMKG Ungkap Musim Hujan di Jawa Timur akan Berlangsung Selama Empat Bulan Saja

30 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Gubernur Khofifah Buka 4.807 Lowongan Kerja di Job Fair Inklusif 2026

29 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Menkomdigi: Jika Internet Dipotong, 80 Persen Konektivitas Singapura Lumpuh

28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Rupiah Rp18.183/US$ Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Ini Kata BI

28 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Meriahkan Operasi Patuh Semeru 2026 Satlantas Polres Gresik Bagikan Cokelat

28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Pemkab Gresik Lakukan Seleksi Sertifikasi BNSP Pelaku Kuliner

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Catat, Daftar Rute dan Kota Tujuan Mudik Gratis Nataru

27 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Mendadak Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, Kunjungi Jakarta

27 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Trending di Nasional