Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

PT TRPN Mengaku Salah, Bongkar Pagar Laut 3,3 km x 70 Meter di Palijaya Bekasi

badge-check


					PT Tunas Ruang Pelabuhan Nusantara (TRPN) mulai Selasa , 11  Februari 2025, mulai mencabuti tiang-tiang bambau pagar laut rencana rekalamasi, berukuran 3,3 km, 70 meter. Disaksikan petugas dari KKP. Tangkap Layar Video Youtube@MetroTV Perbesar

PT Tunas Ruang Pelabuhan Nusantara (TRPN) mulai Selasa , 11 Februari 2025, mulai mencabuti tiang-tiang bambau pagar laut rencana rekalamasi, berukuran 3,3 km, 70 meter. Disaksikan petugas dari KKP. Tangkap Layar Video Youtube@MetroTV

Penulis: Mayang Kresnaya Mahardhika | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BEKASI- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga melakukan pembongkaran pagar laut sepanjang 3,3 kilometer di perairan Kampung Paljaya, Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat,  dimulai pada Selasa, 11 Februari 2025.

Pelaku pembongkaran adalah perusahaan yang membangun pagar laut itu, PT Tunas Ruang Pelabuhan Nusantara (TRPN) melakukan secara mandiri dan menargetkan selesai dalam 10 hari.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengawasi proses pembongkaran. PT TRPN mengakui kesalahan mereka dalam pemasangan pagar laut yang dilakukan untuk reklamasi dengan tujuan penataan pelabuhan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Paljaya.

Menteri KKP menyatakan luasnya mencapai 3 ribuan hektare. Kuasa Hukum PT TRPN, Deolipa Yumara, mengklaim luasnya hanya 60 hektare. Pagar laut tersebut memiliki panjang 3 kilometer dengan lebar area 70 meter. Pagar laut tersebut memiliki panjang 3,3 kilometer.

Deolipa Yumara, kuasa hukum PT TRPN, menyampaikan komentarnya terkait pembongkaran pagar laut di Bekasi pada tanggal 11 Februari 2025. Dia menyampaikan hal tersebut di lokasi pembongkaran pagar laut di Kampung Paljaya, Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.
Kuasa hukum PT TRPN, Deolipa Yumara, mengakui bahwa kliennya telah melakukan kesalahan terkait pelanggaran pemanfaatan ruang laut dan reklamasi tanpa izin terkait pembangunan pagar laut di Bekasi. 
Deolipa menyatakan bahwa PT TRPN merasa bersalah karena telah memulai pekerjaan pembangunan pagar laut untuk alur pelabuhan sebelum perizinan selesai sepenuhnya.
 Meskipun demikian, PT TRPN akan tetap melanjutkan proyek pembangunan pelabuhan perikanan setelah pembongkaran pagar bambu selesai dengan melengkapi berkas perizinan yang diperlukan. 
Deolipa juga menyebutkan bahwa PT TRPN mengalami kerugian sekitar Rp 200 miliar akibat pembongkaran pagar laut tersebut. Awalnya, pembongkaran ditargetkan selesai dalam empat hari, tetapi karena kondisi cuaca, targetnya menjadi sekitar tujuh hingga delapan hari.  PT TRPN menargetkan penataan ulang kawasan TPI Paljaya selesai pada tahun 2028.
Reklamasi tersebut melanggar ketentuan karena tidak memenuhi izin dasar Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL).

PT TRPN akan tetap melakukan reklamasi sesuai peraturan perundang-undangan setelah pembongkaran. Pembongkaran ini merupakan tindak lanjut sanksi administratif atas pelanggaran pemanfaatan ruang laut dan reklamasi tanpa izin.

PT TRPN juga diwajibkan membayar denda administratif berdasarkan luas area terdampak, jenis aktivitas, dan dampaknya terhadap lingkungan.

Selain itu, TRPN juga diharuskan menanggung dampak serta memulihkan fungsi ruang laut. Pembongkaran dilakukan oleh 12 pekerja dari perusahaan swasta dengan bantuan 3 unit alat berat dan diawasi oleh petugas dari KKP. **

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Banyak Polemik, Pemerintah Akan Kaji Ulang Penentuan Desil

21 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Balik Nama Kendaraan Bekas di Jatim  Bebas Bea

21 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Segini Ancar-ancar Harga Motor Listrik Nasional

21 Agustus 2026 - 18:58 WIB

KPK Angkut Rektor dan Wakil ke Gedung Jakarta, Hasil OTT di Unsoed Purwokerto

21 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sadis Bully Pelajar di Kebumen: Pelaku Simpan 15 Rekaman, Motif Cemburu

21 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Warga RI Simpan 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal, Nilainya Tembus Rp 4.460 T

20 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Guru PPPK Bisa Ikut Seleksi PNS, Purbaya Jamin APBN Aman

20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Siap-siap Kuota BBM Subsidi Turun Tajam Tahun 2027, Ini Alasannya

19 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Ferry Irwandi & Ekspedisi KitaBisa Tiba di Flores: Salurkan Donasi Rp4 Miliar untuk Korban Gempa

19 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Trending di News