Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Rem Blong Juga Terjadi di Bangkalan, Satu Korban Tewas Warga Semampir Surabaya

badge-check


					Saking kerasnya benturan, helm pemotor nyangkut di atas kaca tronton. Sementara, motor di bawah ban depan truk. Sedangkan korban di depan truk. Instagram@bangkalanterkini. Perbesar

Saking kerasnya benturan, helm pemotor nyangkut di atas kaca tronton. Sementara, motor di bawah ban depan truk. Sedangkan korban di depan truk. Instagram@bangkalanterkini.

Penulis: Syaifudin | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BANGKALAN Seorang pemotor meninggal dunia dalam kecelakaan maut beruntun melibatkan lima kendaraan di Jalan Raya Lombang Dajah, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Madura, Kamis siam 9 Januari 2025.

Saat dimintai penjelasan, Ipda Jauhari Kanit Laka Lantas Polres Bangkalan mengatakan, identitas korban meninggal yakni IB (44 tahun) warga Semampir Surabaya.

Korban tertabrak dari belakang oleh sebuah truk yang terdorong truk lain di belakanganya, diduga mengalami rem blong.

Kronologi kecelakaan berawal saat truk fuso hijau muatan pasir nopol, dikemudikan MF (25 tahun) warga Probolinggo, melaju dari arah barat ke timur menuju Pamekasan.

Di depan truk fuso hijau itu, ada motor Scoppy nopol L 3762 CAN yang dikendarai IB, dan didepannya lagi ada truk Fuso hitam muatan semen nopol S 8675 PB yang dikemudikan AS (34 tahun) warga Bangkalan. Ketiganya berjalan perlahan.

Sesampainya di lokasi, truk yang dikendarai MF diduga mengalami rem blong dan Scoopy yang dikendarai IB, serta truk fuso lain yang dikendarai AS, demikian akun Instagram@wecarebangkalanmadura mewartakan.

“Jadi sepeda motor tergencet dan terseret, sehingga (pemotor) meninggal dunia di TKP. Sebetulnya pemotor itu boncengan, tapi temannya yang dibonceng sempat melompat,” ujar Jauhari waktu mengudara di Radio Suara Surabaya.

Dalam keterangan tertulisnya, Jauhari mengatakan setelah menabrak motor Scoopy, truk yang dikemudikan AS akhirnya terdorong hingga mengenai truk fuso lain nopol M 8434 UP yang dikemudikan M (52 tahun) warga Bangkalan dari arah berlawanan, serta mobil Kijang nopol N 1751 PD di belakangnya yang dikemudikan AJ (29 tahun) warga Pasuruan.

Belum ada informasi korban untuk dua kendaraan yang dari arah berlawanan. Ipda Jauhari mengatakan, untuk jenazah korban inisial IB yang meninggal di lokasi kemudian langsung dievakuasi ke puskesmas terdekat.

“Korban dievakuasi ke Puskesmas Blega, keluarganya sudah datang. Rencananya dimakamkan di Burneh, Bangkalan,” ucapnya.

Sementara untuk kondisi di lokasi, Kanit Laka Polres Bangkalan itu mengatakan hingga pukul 16.30 WIB masih dilakukan evakuasi terhadap truk fuso warna hijau.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

APINDO Jombang Siap Bangun Rumah Janda Sulasih Warga Sambong Duran dalam Tempo Satu Bulan

31 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Menelisik Akar Terorisme (75): Martin Luther King Korban Keganasan Klan

31 Oktober 2026 - 06:20 WIB

Truk Angkut Bunga Angrek Terbakar, BPBD Jombang Puji Bantuan Warga Plumbon Gambang

31 Oktober 2026 - 05:40 WIB

PIHPS Catat Harga Cabai di Jatim Turun Tajam, Rawit Merah Kini Rp45 Ribu per Kg

30 Oktober 2026 - 19:22 WIB

BMKG Ungkap Musim Hujan di Jawa Timur akan Berlangsung Selama Empat Bulan Saja

30 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Gubernur Khofifah Buka 4.807 Lowongan Kerja di Job Fair Inklusif 2026

29 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

29 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Wasev Sterad Mabes TNI Turun ke Klitih Plandaan Meninjau dan Evaluasi TMMD 130

29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Trending di News