Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, CILEGON — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan permohonan maaf secara resmi atas insiden kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi yang terjadi di perairan Selat Sunda, sekitar 3,5 mil laut barat‑daya Pulau Merak Besar, Kecamatan Merak, Kota Cilegon, Provinsi Banten pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Kapal yang bertolak dari Pelabuhan Bakauheni Lampung menuju Pelabuhan Merak Banten baru mendekati wilayah pantai Merak ketika api muncul di bagian buritan kapal.
Pernyataan resmi disampaikan oleh Windy Andale selaku Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar‑besarnya kepada seluruh penumpang beserta keluarga atas ketidaknyamanan dan ketakutan yang dialami akibat kebakaran kapal Batumandi.”
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti penanganan pasca‑insiden dan penyebab kejadian,” ujar Windy Andale dalam rilis persnya.
Sementara itu, penyelidikan di lokasi kejadian (TKP) dipimpin oleh Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, Kabid Humas Polda Banten yang membawahi wilayah hukum Polres Cilegon.
Pihak kepolisian telah mengamankan lokasi kapal yang terbakar beserta barang‑barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui pemicu awal munculnya api.
Di lapangan, operasi evakuasi dan penyelamatan ratusan penumpang dipimpin oleh Rizky Dwianto, Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten.
Tim gabungan berhasil mengevakuasi seluruh 460 orang yang ada di dalam kapal tanpa ada korban jiwa, meskipun sejumlah penumpang mengalami syok dan luka ringan.
Koordinasi pengaturan lalu lintas kapal dan keselamatan pelayaran pasca‑insiden dilakukan oleh Yogie Nugraha, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten.
Pihak KSOP juga melakukan penyesuaian jadwal penyeberangan sementara guna menjaga keamanan arus perjalanan penumpang lintas Selat Sunda.
PT ASDP menyatakan akan mendukung sepenuhnya penyelidikan yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan kepolisian, serta akan memberikan pelayanan pendataan bagi penumpang yang kehilangan barang‑barang pribadi dan kendaraan yang terbakar.
Pihaknya juga berjanji melakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh armada kapal guna mencegah kejadian serupa terulang.
Kronologi
Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 16.15 WIB — Api muncul di bagian buritan KMP Batumandi di perairan Selat Sunda (sekitar 3,5 mil laut barat‑daya Pulau Merak Besar)
* Pukul 16.30 WIB — Tim SAR gabungan di bawah pimpinan Rizky Dwianto mulai operasi evakuasi
* Pukul 19.00 WIB — Seluruh 460 penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi
* Rabu pagi, 21 Oktober 2026 — Tim kepolisian pimpinan Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea melakukan olah TKP
* Rabu siang — Windy Andale (Corporate Secretary ASDP) merilis pernyataan resmi beserta permohonan maaf; KSOP pimpinan Yogie Nugraha atur penyesuaian jadwal penyeberangan.,**

















