Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Selain AMPB dan GERAM, Ada RMP4 Pendukung Prabowo Akan Turun Aksi Demo di Depan Gedung DPRI RI

badge-check


					Arus massa terus mengalir ke jalan Gatot Soebroto, Jakarta, di area Senayan, Rabu 26 Agustus 2026. Foto: Indonesia_menyala Perbesar

Arus massa terus mengalir ke jalan Gatot Soebroto, Jakarta, di area Senayan, Rabu 26 Agustus 2026. Foto: Indonesia_menyala

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA— Bukan hanya komponen Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) saja turun melakukan aksi demo di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta,   Kamis, 27 Agustus 2026.

Menurut sumber data di Mapolda Metro Jaya, ada komponen lainnya, yaitu: aktivis Program Presiden Prabowo (RMP4) dan Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) akan melakukan aksi demo bersamaan dengan aksi serupa komponen masyarakat AMPB.

Keduanya mempunyai latar belakang, dan agenda tuntutan yang sangat bertolak belakang:
1. Massa dari Madura: RMP4 (Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo)
Berbeda dengan kelompok sipil lain yang datang membawa kritik, massa dari Madura ini hadir di area Gedung DPR RI untuk menyuarakan dukungan kepada pemerintah pimpinan Presiden Prabowo. 
    • Estimasi Massa: Diperkirakan membawa sekitar 500 warga Madura langsung ke Jakarta.
    • Agenda Utama: Menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan program kerja Presiden Prabowo Subianto, terutama fokus pada pengawalan serta pengawasan ketat terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

2. Aliansi Mahasiswa: GERAM (Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat)
Kelompok ini merupakan motor utama dari elemen akademis dan gerakan mahasiswa sipil yang mengusung tagar perlawanan #MerebutKembaliIndonesia
  • Komposisi Aliansi: Terdiri dari gabungan 14 organisasi mahasiswa dan lembaga masyarakat sipil.
  • Estimasi Massa: Menyiapkan gelombang massa sekitar 1.000 peserta.
  • Tuntutan Utama: Mereka membawa 10 poin tuntutan krusial. Beberapa poin utamanya meliputi desakan penegakan hukum (mengadili Prabowo-Gibran), evaluasi program Makan Bergizi Gratis karena dinilai memboroskan anggaran, penolakan kebijakan pajak yang memberatkan, perwujudan pendidikan gratis, hingga penyitaan aset koruptor untuk kepentingan publik. Kelompok mahasiswa ini juga secara tegas menuntut pimpinan DPR RI untuk menemui dan berdialog secara langsung dengan

Aksi besar yang dijadwalkan berlangsung Kamis, 27 Agustus 2026 di depan Gedung DPR RI Jakarta ternyata jauh lebih luas & melibatkan beragam elemen masyarakat dibandingkan yang semula diketahui.

Botok dan Teguh

Awalnya publik mengenal gerakan yang dipelopori Aliansi  Masyarakat  Pati  Bersatu  (AMPB) bersama koordinatornya Supriyono alias Botok, kini terungkap gelombang kebersamaan merambah jauh lebih luas.

Rombongan warga dari Madura, berbagai elemen masyarakat luas, hingga aliansi mahasiswa yang bersatu padu menyuarakan aspirasi yang saling berkaitan demi perbaikan bangsa.

Kesatuan langkah ini bermula dari semangat yang sama: mendesak DPR segera menyelesaikan & mensahkan Rancangan Undang‑Undang tentang Perampasan Aset Koruptor

Sekaligus menuntut perlindungan hak‑hak warga biasa — agar tidak ada lagi warga yang mengalami hal serupa: tabungan atau dana sosial yang tertahan tanpa kejelasan proses, prosedur yang transparan, serta kepastian hukum yang adil bagi semua orang tanpa pandang siapa.

Di samping itu, suara yang bergema juga menyentuh persoalan yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat: keseimbangan ekonomi yang masih timpang, kenaikan harga kebutuhan pokok, sembako, serta beban pajak yang dirasakan belum sebanding dengan pelayanan yang diterima rakyat.

Beragam jalur persiapan pun ditempuh: rombongan warga dari berbagai daerah merencanakan keberangkatan.

Meski tak sedikit kendala yang muncul, mulai dari penyewaan kendaraan yang dibatalkan sepihak hingga tekanan yang dirasakan para pengelola transportasi, hal ini justru semakin memperkuat tekad para peserta untuk tetap hadir menyuarakan tuntutannya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke 35 NU di Jombang Kamis 27 Agustus 2026

26 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Polres Jombang Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan Muktamar NU ke-35

26 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Pengusaha Akui RI Masih Dibanjiri Produk Impor Ilegal

25 Agustus 2026 - 18:05 WIB

RSKKA Dirikan RS Kolaboratif di Manggarai Timur: Operasi 4 Warga Korban Gempa di Flores Utara

25 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Muncul Rekaman ke Sopir dan PO Bus di Pati: Batalkan Berangkat ke Jakarta!

25 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Presiden Puji Pangdam Riau: Siapkan Peterjun Terbaik untuk Padamkan Karhutla

25 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Muncul Video Gerakan Aksi Potong Kartu ATM Mandiri Aktif

25 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Polda Rancang Pemanggilan Botok dan OJK Sehari sebelum Aksi Demo 27 Agustus 2026

25 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Rayakan Agustusan dan Sambut Muktamar NU, PNIB Baksos 81.000 L Air Bersih ke Gunung Kidul

24 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Trending di News