Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, NGANJUK – Sebuah bus antarkota antarprovinsi milik Perusahaan Otobus Gunung Harta dengan rute Jakarta tujuan Jember mengalami musibah kebakaran hebat saat melintas di Ruas Jalan Tol Nganjuk–Kertosono, tepatnya di sekitar Kilometer 670 arah Surabaya, pada dini hari Sabtu, 1 Agustus 2026.
Saat kejadian, kendaraan berisi 30 orang penumpang ditambah 1 orang sopir, sehingga berjumlah total 31 jiwa.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, seluruh penumpang dan kru berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa ada korban jiwa maupun luka serius, meskipun badan beserta isi kendaraan habis dilalap si jago merah.
Kejadian bermula ketika sopir yang bertugas merasakan ada getaran tidak wajar sekaligus mencium bau sangit dari bagian belakang kendaraan.
Tak lama kemudian terlihat kepulan asap mulai mengepul. Dengan sigap dan tenang, sopir segera mengarahkan kendaraan menepi ke bahur darurat tol yang aman, lalu segera membunyikan tanda peringatan sekaligus memerintahkan seluruh penumpang untuk turun dan menjauh dari badan kendaraan.
Langkah cepat ini membuat proses evakuasi berjalan lancar tanpa kepanikan.
Api kemudian cepat menjalar ke seluruh bagian bus. Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar 15 menit setelah laporan diterima dan berhasil melumpuhkan api sekitar satu jam kemudian.
Pihak pengelola jalan tol sempat melakukan pengaturan lalu lintas sementara hingga keadaan dinyatakan aman.
Supriyono, sopir yang mengemudikan kendaraan tersebut menyampaikan: “Jauh sebelum apinya terlihat nyata, saya sudah menyadari ada yang tidak beres. Saya langsung cari tempat teraman untuk menepi. Begitu berhenti, pintu saya buka dan saya minta semuanya segera turun menjauh. Alhamdulillah penumpang sangat patuh dan tenang, sehingga nyawa kami semua selamat.”
Salah satu penumpang yang selamat, Siti Aminah, warga asal Jember, menceritakan pengalamannya: “Kami sempat kaget, tapi karena sopir bertindak sangat cepat dan tegas, kami langsung bergerak keluar. Baru setelah menjauh kami sadar apinya sudah membesar sangat cepat. Sungguh kami sangat bersyukur semua selamat.”
Kepolisian Resor Nganjuk melalui Kepala Satuan Lalu Lintas, AKP Tri Nugroho, S.I.K., M.H., menjelaskan hasil pemeriksaan sementara: “Berdasarkan pengecekan di lokasi, dugaan kuat penyebab kebakaran bermula dari gangguan pada sistem kelistrikan atau komponen pengereman yang memicu percikan api,” kata dia.
“Jumlah orang di dalam kendaraan tercatat sebanyak 31 orang dan semuanya ditemukan dalam keadaan selamat. Kami akan terus mendalami penyebab pastinya.”
Komandan Regu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nganjuk yang memimpin langsung operasi pemadaman, Kasiat, menerangkan proses penanganannya: “Kami berangkat segera setelah laporan masuk dan tiba di lokasi sekitar pukul 01.45 WIB.”
“Saat itu api sudah menutupi sebagian besar badan kendaraan. Kami kerahkan dua unit mobil pemadam dan butuh waktu sekitar satu jam lebih hingga benar-benar padam sepenuhnya.”
Pihak perusahaan juga memberikan pernyataan resmi melalui Kepala Cabang PO Gunung Harta Wilayah Surabaya, Hari Sasongko: “Kami bersyukur sekali kewaspadaan dan keterampilan kru kami berjalan sangat baik sesuai prosedur keselamatan. Kami sudah mengirimkan bus pengganti dan menanggung seluruh kebutuhan penumpang hingga sampai tujuan. Seluruh armada kami juga akan kami periksa kembali secara menyeluruh demi pencegahan.”
Kronologi
1. Pukul 01.15 WIB: Bus Gunung Harta melintas secara normal di Ruas Tol Nganjuk sekitar Km 670 arah Surabaya
2. Sekitar pukul 01.20 WIB: Sopir merasakan getaran tidak biasa, mencium bau sangit, dan melihat asap dari bagian belakang kendaraan
3. Pukul 01.22 WIB: Sopir segera menepikan kendaraan di bahur darurat yang aman dan memerintahkan evakuasi
4. Pukul 01.25 WIB: Nyala api mulai terlihat jelas dan menyebar dengan cepat ke seluruh bagian kendaraan
5. Pukul 01.28 WIB: Kru berupaya memadamkan dengan alat ringan namun api semakin membesar
6. Pukul 01.30 WIB: Laporan kejadian diterima petugas pengelola tol, kepolisian, dan pemadam kebakaran
7. Pukul 01.45 WIB: Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian
8. Pukul 02.30 WIB: Api dinyatakan berhasil dipadamkan sepenuhnya
9. Pukul 02.45 WIB: Bus pengganti dari pihak perusahaan tiba untuk menjemput penumpang
10. Pukul 03.15 WIB: Arus lalu lintas di lokasi kembali dilancarkan seperti sedia kala. **

















