Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Seminggu Polisi Belum Tangkap Pelaku Teror Bom Molotov, Kades Hoho: Hayo kalau Berani Datang Lagi!

badge-check


					Melalui akun Instagram@hoho_alkaf, kades Hoho ungkapkan keluhannya kepada polisi yang ia angga[ lanbat menangani kasus teror bom molotov di rumahnya. Foto: instagram@hoho_alkaf Perbesar

Melalui akun Instagram@hoho_alkaf, kades Hoho ungkapkan keluhannya kepada polisi yang ia angga[ lanbat menangani kasus teror bom molotov di rumahnya. Foto: instagram@hoho_alkaf

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BANJARNEGARA-– Kepala Desa (Kades) Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Hoho Alkaf  mengeluh sudah seminggu ternyata polisi Banjaranegara belum berhasil ungkap terduga pelaku toror bom molotov yang terjadi di rumahnya.

Rumahnya menjadi sasaran menjadi bom molotov pada dini hari Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 04.10 WIB. Mobil Honda Civic Turbo milik Kades Hoho Alkaf hangus terbakar setelah disiram tiner dan dilempar benda menyala oleh orang tak dikenal (OTK).

Insiden ini terekam kamera CCTV yang sempat menyala sebelum mati. Pelaku terlihat datang dengan sepeda listrik, menyiram cairan mudah terbakar ke garasi, lalu melempar bom molotov. Api sempat merembet ke rumah, tapi berhasil dipadamkan warga.

Hoho Alkaf langsung melaporkan ke Polres Banjarnegara, yang kini melakukan olah TKP bersama tim Inafis dan Resmob Polda Jateng. Bahkan sudah memberikan rekaman videonya, dan data-data penunjang untuk mempercepat penangkapan pelaku, ternyata masih nhil.

Kades Hoho menceritakan kronologi secara detail dalam wawancara dengan media. “Jam 04.00 WIB lewat sedikit, sekitar 04.10 WIB atau 04.15 WIB. Saya sempat lihat CCTV, terus tidak lama kemudian terdengar suara dan api sudah besar,” ungkapnya.

Ia menduga mobil sudah disiram tiner terlebih dahulu. “Sepertinya mobil sudah disiram tiner dulu, terus dilempar seperti bom molotov. Jadi apinya langsung besar. Soalnya saya lihat itu mobil sudah berlumur tiner,” tambahnya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa kain, potongan kayu, dan wadah plastik berisi cairan mudah terbakar di lokasi. Penyelidikan masih berlangsung tanpa tersangka hingga akhir April 2026, dengan koordinasi Labfor Polda Jateng.

Reaksi Hoho

Meski trauma, Kades Hoho justru tampil berani dengan menantang pelaku secara terbuka di media sosial dan wawancara. “Saya tantang juga di media sosial, kalau berani datang lagi!” tegasnya. Dalam video viral berjudul “Mobil Civic Turbo Kades Hoho Dibom Molotov OTK, Malah Tantang Pelaku: Cemen Amat”, ia menegaskan sikapnya tanpa gentar.

Hoho juga curiga ada dalang terkait konflik penjaringan perangkat desa atau isu lokal lainnya. “Ada dua mobil mencurigakan malam sebelumnya,” katanya, sambil mendesak polisi usut tuntas secara profesional.

Status Penyidikan Polisi

Hingga 30 April 2026, Polres Banjarnegara belum mengumumkan kemajuan signifikan atau tersangka. Kades Hoho dilaporkan mengeluh telah “mapir” ke polisi selama seminggu tanpa hasil pengungkapan. Kasus ini viral di media sosial, termasuk Instagram @hoho_alkaf, dengan ribuan interaksi netizen yang prihatin dan mendukung pengusutan cepat.

Kades Hoho, yang sempat viral karena dugaan pemukulan polisi pada Maret 2026, kini kembali jadi sorotan. Propam Polda Jateng pernah selidiki insiden sebelumnya. Pemerintah desa dan warga setempat berharap kasus teror ini segera terungkap demi keamanan publik. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Tim Kejaksaan Pekanbaru Tangkap Kembali 3 dari 6 Tahanan Kabur, Gegara Pintu Kendaraan Dibuka

14 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tim pengaman Kejaksaan Pekanbaru

Johor Bahru Gempar, 4 Orang Sekeluarga Siksa Wanita Buruh Indonesia

14 Juni 2026 - 16:23 WIB

Perempuan buruh asal Indonesia menjadi korban penganiayaan dua pria dan wanita satu keluarga di Johor Bahru, Malaysia.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:21 WIB

Meriah Mancing Bersama Forkopimpinda Jombang di Kolam Pemancing Keplaksari Peterongan

14 Juni 2026 - 14:40 WIB

Trending di News