Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Banyak Ayam Peternakan Besar di China Mengenakan Kacamata, Ternyata Ini Rahasianya

badge-check


					Ayam ini mengenakan blinder, atau tabir bias penglihatan, dengan cara ini ayam jantan agersif menjadi lebih lembut dan tenang. Perbesar

Ayam ini mengenakan blinder, atau tabir bias penglihatan, dengan cara ini ayam jantan agersif menjadi lebih lembut dan tenang.

KREDONEWS.COM, LAMPUNG- Kacamata ayam terbukti efektif dalam mengurangi agresi di antara ayam, terutama ayam jantan di kalangan peternak ayam di seluruh dunia.

Penggunaan kacamata ini telah diterapkan juga oleh petani di berbagai lokasi, termasuk di Chengdu, China, di mana para peternak melaporkan bahwa kacamata membantu mengurangi perkelahian antara ayam jantan yang sebelumnya agresif.

Dengan menggunakan kacamata, ayam tidak dapat melihat ayam lain di sekitarnya, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya konflik dan kebisingan

Kacamata ayam dirancang untuk mencegah ayam dari mematuk satu sama lain dan melakukan kanibalisme. Alat ini memungkinkan ayam untuk melihat ke depan tetapi membatasi pandangan samping, yang berkontribusi pada penurunan perilaku agresif.
Beberapa jenis kacamata bahkan dilengkapi dengan lensa berwarna mawar, yang diyakini dapat mencegah ayam mengenali darah dari luka pada ayam lain, sehingga lebih lanjut mengurangi kecenderungan agresi
Secara keseluruhan, penggunaan kacamata ayam telah menunjukkan hasil positif dalam menciptakan lingkungan yang lebih tenang dan aman bagi unggas di peternakan.
Kacamata ayam, atau tesmak ayam, pertama kali dipatenkan pada tahun 1902. Meskipun tidak ada informasi spesifik mengenai penemu awalnya, kacamata ini mulai diproduksi secara massal dan dijual di seluruh Amerika Serikat pada awal abad ke-20.
Didaftarkan dengan nama paten “Eye-protector for chickens.” Namun, informasi mengenai siapa yang secara spesifik mempatenkan kacamata ini tidak disebutkan dalam sumber yang ada.
Kacamata ini dirancang untuk mencegah perilaku agresif di antara ayam, seperti mematuk satu sama lain, dengan memberikan penglihatan terbatas yang memungkinkan ayam melihat ke depan tetapi tidak ke samping.
Sejak saat itu, kacamata ayam telah digunakan secara luas dalam peternakan untuk mengurangi agresi dan menjaga kesejahteraan hewan ternak.
Kacamata ayam pertama kali dipatenkan pada tahun 1902 dengan nama “Eye-protector for chickens.” Namun, informasi mengenai siapa yang secara spesifik mempatenkan kacamata ini tidak disebutkan dalam sumber yang ada.
Kacamata ini dirancang untuk mencegah perilaku agresif di antara ayam, seperti mematuk satu sama lain, dan telah digunakan secara luas dalam peternakan sejak awal abad ke-20.**
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (24): Kata Sandi ‘Saya Mengenalmu!’

22 Juni 2026 - 23:39 WIB

Unusa Kembangkan Program Pemulihan Skizofrenia Berbasis Komunitas di Yayasan Al Hafish Sidoarjo

22 Juni 2026 - 22:04 WIB

Pemerintah Kembali Buka Program Magang Untuk 420 Ribu Orang

22 Juni 2026 - 21:36 WIB

25 Tahun Shiddigiyyah secara Mandiri Bantu Bangun 2.556 Rumah Warga Tanpa Bedakan Suku dan Agama

22 Juni 2026 - 19:03 WIB

Sosialisasi Dinsos Jombang: Kejaksaan Jadi Mitra Konsultan Hukum bagi Pengelola Lembaga Sosial

21 Juni 2026 - 21:59 WIB

Langkah Strategis, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional Bahas Ekonomi dan Geopolitik Global

21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketua APINDO Fathurrohman: Siapkan 1.200 Lapangan Kerja Hadapi Ancaman 1.000 PHK

21 Juni 2026 - 20:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (23): Raja Dikecam, Agama Diinjak

21 Juni 2026 - 18:57 WIB

Aksi Rusuh Konvoi di Tenggilis Mejoyo Surabaya, Polisi Ringkus 4 Tersangka Pelaku Asal Jombang

21 Juni 2026 - 18:03 WIB

Trending di News