Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Diduga Kena Rudal, Nakhoda Miswar Patutusi Tugboat Musaffa 2 dan 3 ABK Hilang di Selat Hormuz

badge-check


					Foto keluarga Miswar Paturusi bersama istri (Maliani Ahmada dan dua anaknya. Foto: Dok/ keluarga Perbesar

Foto keluarga Miswar Paturusi bersama istri (Maliani Ahmada dan dua anaknya. Foto: Dok/ keluarga

Penulis: Mulawarman |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, ABUDHABI- Hingga Minggu 29 Maret 2026, seorang WNI nakhoda kapal tunda (Tugboad) Musaffa2 bersama tiga ABK lainnya  kapal asal Luwu, Sulawesi Selatan, masih hilang hingga akhir Maret 2026 setelah insiden ledakan kapal tugboat Musaffah 2 di Selat Hormuz.

Tiga ABK WNI lainnya juga belum ditemukan, di tengah eskalasi konflik Iran-Israel. Persitiwa terjadi Pada dini hari 6 Maret 2026, kapal tugboat Musaffah 2 berbendera UEA meledak saat hendak menderek kapal kontainer Safin Prestis yang rusak di Selat Hormuz.

Kabar tersebut disampaikan dari kediaman keluarga korban di Kelurahan Pattedong, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Kapal berangkat dari Ras Al Khaimah sore sebelumnya dan tiba di lokasi sekitar pukul 02.00. Ledakan besar diikuti kebakaran hebat menyebabkan kapal tenggelam.

Total 7 awak kapal dari Indonesia, India, dan Filipina. Empat WNI ABK berada di Musaffah 2: Kapten Miswar Paturusi (50) dari Luwu, serta tiga lainnya dengan inisial MP, SR, AS—semua hilang. Satu WNI selamat dengan luka bakar di RS Khasab, Oman.”

“Istri Miswar, Marliani Ahmad (47), di Pattedong, Luwu, masih menanti kabar. ‘Anak saya yakin ayahnya hidup,’ ujarnya sambil mengenang video call harian suaminya. Keluarga tolak hoaks medsos dan andalkan KBRI.”

“KBRI Abu Dhabi dan Muscat koordinasi pencarian dengan otoritas UEA-Oman. Kemlu konfirmasi penyebab ledakan diselidiki, diduga ranjau atau serangan rudal akibat konflik regional. DPR RI kecam pelaut sipil jadi korban.”

“Hingga 29 Maret 2026, Miswar dan tiga ABK belum kembali ke Indonesia; keluarga pasrah berdoa.”

Kapten Miswar Paturusi (hilang), tiga ABK lain dengan inisial MP, SR, AS (hilang), dan satu selamat (inisial YRJ, dirawat luka bakar di RS Khasab, Oman).

Kronologi Insiden Kapal Musaffah 2 di Selat Hormuz

  • 5 Maret 2026, sore: Kapal tugboat Musaffah 2 (bendera UEA) berangkat dari Ras Al Khaimah, UEA, untuk mengevakuasi kapal kontainer Safin Prestis yang rusak di dekat Selat Hormuz; membawa 7 ABK (4 WNI) dan 6 teknisi (1 WNI).

  • 6 Maret 2026, ~02.00 dini hari: Tiba di lokasi perairan Oman-UEA; saat bersiap towing, terjadi ledakan besar di anjungan, diikuti kebakaran hebat dan kapal tenggelam.

  • 06.00-09.00 pagi: Saksi mata WNI laporkan insiden; KBRI Abu Dhabi dan Muscat terima informasi resmi pukul 09.00 waktu setempat.

  • Segera setelahnya: 1 WNI ABK (YRJ) selamat dengan luka bakar, dirawat di RS Khasab, Oman; 1 WNI teknisi di Safin Prestis selamat di Abu Dhabi; 3 WNI ABK hilang (Kapten Miswar Paturusi, MP, SR, AS).

  • 7-8 Maret 2026: Kemlu konfirmasi kronologi via Jubir Yvonne Mewengkang; keluarga Miswar di Luwu, Sulsel, terima kabar dan berharap keajaiban; pencarian koordinasi UEA-Oman.

  • 9 Maret 2026+: Media laporkan detail; DPR kecam pelaut sipil jadi korban konflik Iran-Israel; hingga 29 Maret 2026, 3 WNI (incl. Miswar) masih hilang, penyebab ledakan (ranjau/serangan) diselidiki. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bantuan 9 Paket Senilai Rp1,48 M untuk Pengembangan Ayam Petelur Jombang

19 Juni 2026 - 13:29 WIB

Menelisik Akar Terorisme (21): Penjahat Jadi Simbol Perlawanan Rakyat

19 Juni 2026 - 12:43 WIB

Polisi Tahan Oknum Guru SMK di Pare, Pakai Akun Cewek untuk Berbuat Cabul kepada Siswanya

19 Juni 2026 - 05:40 WIB

Kiai Said dan Kiai Imjaz Serukan Pesantren Sudah Saatnya Menjadi Top of the Mind Masa Depan

19 Juni 2026 - 05:14 WIB

Tour de Mawil-4, 50 Aktivis Lingkungan Bersihkan Pesisir Taman Penyu Tatar Sepang Sumbawa Barat

18 Juni 2026 - 21:01 WIB

Siapkan Saldo Segini, Jakarta Surabaya Tanpa Diskon Libur Sekolah

18 Juni 2026 - 19:30 WIB

Wamenperin Ungkap Industri Kecil Belum Siap Ikut Wajib Halal Oktober

18 Juni 2026 - 19:23 WIB

Dinsos Jombang Sosialisasi Pembinaan: Hadirkan Narasumber dari Kejaksaan Pendamping Hukum LKS/LKSA

18 Juni 2026 - 18:35 WIB

PT Pegadaian XII Surabaya Resmikan Jembatan Gantung di Temas Batu dan 100 Mushaf dan Paket Siswa

17 Juni 2026 - 19:42 WIB

Trending di News