Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Dinsos Jombang Sosialisasi Pembinaan: Hadirkan Narasumber dari Kejaksaan Pendamping Hukum LKS/LKSA

badge-check


					Dyah Lantasi, Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Pemkab Jombang, mewakili kepada dinas dalam acara pembukaan sosialisasi pembinaan pengelola LKS/LKSA di MCC LKSA, Jombang, Kamis, 18 Juni 2026. Foto: kredonews.com/ priyo suwarno Perbesar

Dyah Lantasi, Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Pemkab Jombang, mewakili kepada dinas dalam acara pembukaan sosialisasi pembinaan pengelola LKS/LKSA di MCC LKSA, Jombang, Kamis, 18 Juni 2026. Foto: kredonews.com/ priyo suwarno

Penulis: Arief H. Soesatyo  |  Editor: Priyo Suwanto

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Dinas Sosial Pemkab Jombang, menggelar acara sosialisasi pembinaan terhadap pengelola lembaga kesejahteraan sosial/ lembaga kesejahteraan sosial anak (LKS/LKSA), Kamis, 18 Juni 2026

Acara ini diikuti sekitar 100 orang pengurus dilaksanakan di Muhammadiyah Children Center / LKSA Yatim Muhammadiyah Jombang.

Materi sosialisasi menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial, BPS Jombang, serta dari Kejaksaan.

Dyah Lantasi, Kapala Bidang Pemberdayaan Sosial (Kabid Dayasos), mewakili Kadinsos, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar‑besarnya kepada seluruh pengurus lembaga.

“Saya paham betul betapa besar pengorbanan, ketulusan hati, dan tenaga yang Bapak‑Ibu curahkan untuk merawat, mendidik, dan melindungi anak‑anak yang kurang beruntung, yatim piatu, maupun anak terlantar yang tidak mendapatkan perhatian layak dari keluarga kandungnya. Kehadiran Bapak‑Ibu adalah harapan bagi masa depan mereka,” tutur dyah.

Namun, di tengah kebaikan yang luar biasa itu, kita juga menyadari tantangan yang sering dihadapi di lapangan: mulai dari kesulitan mengurus administrasi, hambatan saat mengakses bantuan sosial, kekhawatiran soal status hukum anak, hingga kebutuhan akan kepastian agar kebaikan yang dilakukan tidak berubah menjadi beban hukum di kemudian hari.

Oleh sebab itu, kegiatan hari ini kami rancang khusus untuk menjawab semua kebutuhan itu.

“Kami mengundang pihak Kejaksaan Negeri Jombang untuk memberikan penjelasan langsung mengenai jalur hukum, khususnya perwalian resmi, serta cara melindungi status dan hak anak sekaligus melindungi keberadaan lembaga Bapak‑Ibu.” Tegasnya.

Dinas Sosial sendiri akan terus mendampingi, memberikan rekomendasi, melakukan pengecekan kelayakan, serta memastikan bahwa data dan kebutuhan lembaga Bapak‑Ibu tercatat dengan benar dalam sistem DTKS dan pendataan resmi pemerintah.

Semua ini agar kebutuhan akan modal, pelatihan, fasilitas, serta akses bantuan dari pemerintah dapat disalurkan secara tepat, cepat, dan tanpa hambatan.

“Saya berharap seluruh materi yang disampaikan hari ini dapat disimak dengan saksama, dijadikan pedoman, dan segera diterapkan.”

Jangan ragu untuk bertanya atau berkonsultasi kapan saja kepada kami maupun kepada pihak kejaksaan.

Pintu pelayanan kami selalu terbuka lebar untuk kemajuan lembaga dan kesejahteraan anak‑anak asuh kita semua.

Akhir kata, semoga segala amal kebaikan yang Bapak‑Ibu lakukan dibalas dengan keberkahan dan kemudahan dari Allah SWT.

Semoga lembaga‑lembaga kesejahteraan sosial di Kabupaten Jombang semakin maju, terpercaya, dan menjadi tempat yang aman serta membahagiakan bagi setiap anak yang dititipkan ke dalam asuhan kita.” kata Dyah.

Berdasarkan data tercatat Dinas Sosial & Kementerian Sosial RI per Juni 2026;

Total Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS): 78 lembaga. Di antaranya LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak / Panti Asuhan): 42 lembaga. Sedangkan Lansia, Disabilitas, Penyandang Masalah Sosial Lainnya: 36 lembaga

Jumlah LKSA dan Anak Binaan

– Total anak asuh di seluruh LKSA: 1.247 orang
​
– Rata‑rata per lembaga: 29–30 orang
​Termasuk di dalamnya: yatim, piatu, yatim piatu, anak terlantar, dan anak dalam pengasuhan khusus
​
Data ini terus diperbarui: Nanti akan disinkronkan lagi saat pendataan Sensus Ekonomi & pemutakhiran DTKS periode Juni–Agustus 2026 agar lebih akurat dan bisa dijadikan dasar pengajuan kebutuhan anggaran serta bantuan.

– Akreditasi: Dari 42 LKSA, 37 lembaga sudah terakreditasi, 5 lembaga sedang dalam proses perpanjangan — ini menjadi prioritas agar tidak terputus akses bantuan
​
Kaitan dengan perwalian: Memiliki Penetapan Perwalian dari Pengadilan sangat membantu kelancaran proses akreditasi dan verifikasi data anak, karena menjadi bukti sah pengasuhan yang diakui hukum.
​
Dinas Sosial Kabupaten Jombang, basis data SIKS‑NG Kemensos RI, per Juni 2026.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Gresik Kembalikan Motor Curian dan Tangkap 11 Tersangkanya

2 November 2026 - 09:21 WIB

Polres Gresik Sikat Peredaran Miras Ilegal di Ujungpangkah, Ratusan Botol Disita

2 November 2026 - 09:19 WIB

Menelisik Akar Terorisme (76): Mafia, Gangster Berbasis Keluarga

1 November 2026 - 10:43 WIB

Legislatif-Eksekutif Bahas RAPBD 2027, Hadi Atmaji: Pintu Masuk Masa Depan Jombang

1 November 2026 - 09:48 WIB

APINDO Jombang Siap Bangun Rumah Janda Sulasih Warga Sambong Duran dalam Tempo Satu Bulan

31 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Menelisik Akar Terorisme (75): Martin Luther King Korban Keganasan Klan

31 Oktober 2026 - 06:20 WIB

Truk Angkut Bunga Angrek Terbakar, BPBD Jombang Puji Bantuan Warga Plumbon Gambang

31 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

29 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Trending di News