Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Gedung SD Inpres Oepula Ambruk: Satu Siswa Tewas, Tiga Lainnya Alami Luka-luka

badge-check


					Bangunan SD yang sudah rapuh dan tidak dipakai, roboh saat hujan. Ada siswa siswi sedang beretduh setetalh main bola dan petak di lokasi, Rabu sore, 18 Maret 2026. Foto: Instagram@suarakartakita Perbesar

Bangunan SD yang sudah rapuh dan tidak dipakai, roboh saat hujan. Ada siswa siswi sedang beretduh setetalh main bola dan petak di lokasi, Rabu sore, 18 Maret 2026. Foto: Instagram@suarakartakita

Penulis: Eko Wienarto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TIMOR TENGAH SELATAN- Bangunan SD Inpres Oepula di Desa Nifukani, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT, ambruk pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 16.30-17.30 Wita.

Bangunan lama yang sudah tidak digunakan selama dua tahun ini roboh tiba-tiba, kemungkinan karena kondisi rapuh.

Anak-anak tersebut berteduh dari hujan di dalam bangunan setelah bermain sepak bola, saat bangunan ambruk menimpa mereka. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD TTS tiba pukul 20.20 Wita untuk penanganan dan pendataan, bekerja sama dengan polisi dan pemerintah desa.​

Korban

  • Noldi Kause (9 tahun), siswa kelas 1 SD asal Desa Nifukani
  • Dua hingga tiga korban luka-luka, termasuk Juliana Nenohai (13 tahun, luka berat di kepala dan lutut, dirawat di RSUD Soe)
  • Jekson Nenoliu (9 tahun), dan Rio Nenoliu (4 tahun).

Respons Otoritas
Kapolres TTS langsung ke lokasi, situasi terkendali dengan korban luka dirawat. Penyebab pasti masih diselidiki, tapi bangunan tua (ukuran 24 x 7 meter) diduga faktor utama; imbauan agar hindari bangunan tidak layak.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD TTS tiba di lokasi pukul 20.20 Wita untuk penanganan awal, pendataan korban, dan koordinasi. Kepala Pelaksana BPBD TTS, Dianar Ati (atau Dianar Ari Aty), melaporkan situasi terkendali dan korban luka ditangani medis.

Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen, langsung turun ke lokasi untuk olah TKP, evakuasi korban, memasang garis polisi, dan memintai keterangan saksi. Polisi menangani aspek penyelidikan dan keamanan lokasi.

Kedua instansi bekerja sama dengan pemerintah desa setempat untuk respons cepat, tanpa indikasi satu pihak mendominasi.

Kronologi

1. Sore Hari, Sekitar 16.30-17.30 Wita (18/3/2026)
Sekelompok anak dari Desa Nifukani bermain sepak bola di halaman SD Inpres Oepula yang sudah tidak digunakan sejak 2023-2024. Saat cuaca gerimis/hujan, mereka berteduh di dalam bangunan lama (ukuran 24×7 meter) sambil melanjutkan bermain.

2. Bangunan Ambruk Tiba-Tiba
Bangunan tua dan rapuh roboh menimpa anak-anak di dalamnya, menyebabkan dentuman keras terdengar oleh saksi seperti Agustinus Talan (petani lokal). Korban: Noldi Kause (9 thn, kelas 1 SD, tewas), Juliana Nenohai (13 thn, luka berat), Jekson/Rio Nenoliu (9/4 thn, luka ringan).

3. Penemuan dan Evakuasi Awal
Saksi berlari ke lokasi, menemukan puing-puing menimpa korban. Warga setempat segera evakuasi dan bawa korban luka ke RSUD Soe; jenazah Noldi disemayamkan di rumahnya.

4. Respons Otoritas (Malam Hari)
Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen tiba untuk olah TKP, pasang garis polisi, dan periksa saksi. Tim Reaksi Cepat BPBD TTS (4 personel) datang pukul 20.20 Wita untuk pendataan dan koordinasi dengan polisi serta pemerintah desa.

5. Update Pasca-Kejadian (19/3/2026)
Situasi terkendali, korban luka membaik. Penyelidikan penyebab (kondisi bangunan lapuk) dilanjutkan; imbauan hindari bangunan tidak layak. Keluarga atur pemakaman Noldi. **

Relances
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

10 Menit Standing Applause untuk Papermoon Puppet Theatre dari Yogya yang Mengguncang Jerman

25 Juni 2026 - 15:02 WIB

Temuan Jasad Wanita di Parkiran Juanda, Risang: Korban Janji Pulang Sabtu 20 Juni 2026

25 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sudah Tiga Orang Meninggal Saat Mengikuti Larsarmil Calon Manajer KDMP di Tiga Lokasi Berbeda

25 Juni 2026 - 08:35 WIB

Menelisik Akar Terorisme (25): Sepak Terjang Templar dan Freemanson

24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Sopir Mengantuk, Truk Muatan Pakan Ayam Tabrak Pembatas Jembatan

24 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dua Peserta Latsarmil KDMP Meninggal Dunia, Akibat Heat Stroke dan Cardiac Arrest

24 Juni 2026 - 19:21 WIB

Sekretaris PRKP Bangkalan Ditemukan Tewas dalam Mobil Terparkir di Bandara Juanda

24 Juni 2026 - 18:14 WIB

Massa Karyawan PT SGS Demo Lagi: PHK 1.000 Karyawan, tapi Rekrutmen Karyawan Baru!

23 Juni 2026 - 20:04 WIB

Teror di Balik Pintu Yupita Alami Siksaan 1.095 Hari, Poliri Ringkus Taufik Hidayat DPO 23 Hari di Cibiru Bandung

23 Juni 2026 - 14:34 WIB

Trending di News