Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Drone Shahed Iran Rp320 Juta/Unit, Polri Punya 14 Robotdog K9 dengan Harga Rp3 Miliar/Unit

badge-check


					Iran gagah punya drone Shahed yang terbukti hebat untuk menyerang ⁹. Polri punya 14 unit Robodog K9 Rp3 miliar/unit. Foto: Instagam/ist Perbesar

Iran gagah punya drone Shahed yang terbukti hebat untuk menyerang ⁹. Polri punya 14 unit Robodog K9 Rp3 miliar/unit. Foto: Instagam/ist

Penulis: Sri Muryanto  | Editor: Priyo Suwarno

KREDOBEWS.COM, JAKARTA- Iran menyerang Israel menggunakan drone Shahed seharga Rp 320 juta/ unit mampu hancurkan Tel Aviv.

Netizen Indonesia, pun kenudian bertanya: Polri punya 14 Robotdog K9 per unit harganya Rp3 miliar/unit. Apa manfaatnya.

Model dasar X30 sebenarnya dirancang awal oleh DEEP Robotics, perusahaan asal Hangzhou, China, sebelum dikustomisasi lokal oleh Ezra Robotics untuk kebutuhan Polri.

Polri merencanakan pengadaan resmi robot anjing K9 (robodog/i-K9) mulai tahun 2026 sebagai bagian dari Rencana Strategis (Renstra) 2025-2045.

Penganggaran untuk implementasi bertahap sudah dimasukkan pada 2026, menggantikan sebagian fungsi anjing K9 tradisional untuk deteksi ancaman.

Status Saat Ini

Hingga Maret 2026, robot ini masih dalam tahap uji coba dan pamerkan (seperti di HUT Bhayangkara 2025), dengan Polri memiliki sekitar 14 unit prototipe.

Penggunaan operasional penuh ditargetkan optimal pada 2030 setelah ribuan jam pengujian AI.

Alasan PenundaanFokus awal pada adaptasi lokal oleh Ezra Robotics dan mitra, termasuk ketahanan cuaca serta integrasi sensor, sebelum penyebaran massal.

Robot anjing atau Robodog K9, dikembangkan oleh PT Ezra Robotics Teknologi untuk mendukung tugas polisi seperti deteksi bahan berbahaya dan peledak.

Perbandingan dengan drone Iran Shahed (sekitar Rp320 juta per unit) memicu sorotan netizen karena perbedaan harga yang signifikan.

Robot anjing K9 (i-K9) Polri dirancang untuk mendukung operasi polisi di area berisiko tinggi dengan teknologi AI.

Kemampuannya mencakup deteksi bahan peledak, narkoba, zat radioaktif, dan kimia berbahaya melalui sensor sniffing.

Kemampuan Utama

  • Deteksi Ancaman: Memindai bahan peledak, narkotika, neuroaktif, dan zat radioaktif; terbukti dalam simulasi pengecekan truk curian.
  • Pencarian & Penyelamatan: Mencari korban di reruntuhan gempa atau bencana, mendeteksi yang masih hidup, serta beroperasi di daerah sulit dijangkau seperti gedung tinggi.
  • Pengawasan & Forensik: Pengenalan wajah untuk DPO/mencurigakan, pengumpulan bukti seperti sidik jari/DNA, serta pengendalian massa.
  • Spesifikasi TeknisRobot ini tahan cuaca ekstrem hingga 8 jam, membawa beban 85 kg untuk logistik, dan terintegrasi AI untuk navigasi otonom.
  • Polri memiliki sekitar 14 unit untuk modernisasi tugas K9 tradisional.

Ada bukti kecanggihan robot anjing K9 (i-K9) milik Polri dari pamerkan di HUT Bhayangkara ke-79 pada Juli 2025.

Demonstrasi menunjukkan kemampuan deteksi bahan peledak dalam simulasi sergap truk curian, serta analisis perilaku mencurigakan via AI.

Bukti Demonstrasi

  • Simulasi Operasional: Berhasil mendeteksi bom, narkoba, gas beracun, dan zat radioaktif saat unjuk gigi di Monas.
  • Navigasi Canggih: Bertahan 8-12 jam di cuaca ekstrem, naik gedung tinggi, dan operasi otonom di area sulit.
  • Video Bukti: Rekaman menampilkan patroli, pengintaian, dan pengendalian massa seperti bubarkan tawuran.

Sayang warga negara Indonesia tidak banyak menyaksikan bukti kehebatan Robotdog K9 yang sudah masuk jajaran kepolisian. **

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (24): Kata Sandi ‘Saya Mengenalmu!’

22 Juni 2026 - 23:39 WIB

Unusa Kembangkan Program Pemulihan Skizofrenia Berbasis Komunitas di Yayasan Al Hafish Sidoarjo

22 Juni 2026 - 22:04 WIB

Pemerintah Kembali Buka Program Magang Untuk 420 Ribu Orang

22 Juni 2026 - 21:36 WIB

25 Tahun Shiddigiyyah secara Mandiri Bantu Bangun 2.556 Rumah Warga Tanpa Bedakan Suku dan Agama

22 Juni 2026 - 19:03 WIB

Sosialisasi Dinsos Jombang: Kejaksaan Jadi Mitra Konsultan Hukum bagi Pengelola Lembaga Sosial

21 Juni 2026 - 21:59 WIB

Langkah Strategis, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional Bahas Ekonomi dan Geopolitik Global

21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketua APINDO Fathurrohman: Siapkan 1.200 Lapangan Kerja Hadapi Ancaman 1.000 PHK

21 Juni 2026 - 20:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (23): Raja Dikecam, Agama Diinjak

21 Juni 2026 - 18:57 WIB

Aksi Rusuh Konvoi di Tenggilis Mejoyo Surabaya, Polisi Ringkus 4 Tersangka Pelaku Asal Jombang

21 Juni 2026 - 18:03 WIB

Trending di News