Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Apakah Igor Kamarov? Polisi Sediliki Temuan Potongan Tangan Bertato di Muara Sungai Wos di Gianyar

badge-check


					Polisi Gianyar dan Polda Bali tengag menyeldikan temuan tangan manusia bertato, serta jam tangan bertuliskan huruf romari. Apakah dia Igor Kamarov, 28, warga Ukraian yang diculik Sabtu 21 Februari 2026. Foto: Instagram@kumparan Perbesar

Polisi Gianyar dan Polda Bali tengag menyeldikan temuan tangan manusia bertato, serta jam tangan bertuliskan huruf romari. Apakah dia Igor Kamarov, 28, warga Ukraian yang diculik Sabtu 21 Februari 2026. Foto: Instagram@kumparan

Penulis: Sri Muryanto  |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BALI- Polisi masih menyelidiki penemuan potongan tubuh manusia di muara Sungai Wos, Banjar Keden atau Pantai Ketewel, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

Ada dugaan potongan tubuh tersebut milik WNA Ukraina yang dilaporkan menjadi korban penculikan, tetapi identifikasi memerlukan tes DNA untuk memastikannya.

Polres Gianyar dan Polda Bali sedang penyelidikan, termasuk pemeriksaan sampel DNA dengan keluarga korban potensial.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy mengatakan, penyidik saat ini sedang berusaha mengidentifikasi korban dengan mengambil sampel DNA korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyidik menemukan tato jam angka Romawi pada bagian potongan tubuh lengan korban yang ditemukan.

Igor Kamarov (atau Ihor Komarav) diculik di Bali pada 21 Februari 2026. Kisah ini diduga bermotif balas dendam terkait uang kripto senilai Rp 157 miliar, Foto: tangkap layar video X@@bharicool

Sementara sebelumnya, WN Ukraina berinisial IK alias Igor Kamarov, 28 tahun, warga Ukraina yang  jadi korban penculikan di sekitar Jalan Jimbaran, Kabupaten Badung, pada Minggu (15/2) lalu.

Diculik

Dalam video pengakuan penculikan, WN Ukraina berinisial IK itu tampak memiliki tato di bagian dada dan tangannya.

Kini, penyidik bekerja sama dengan Konsulat Ukraina untuk mengambil sampel ibu dari WN Ukraina berinisial IK. Sampel DNA ini akan dicocokkan dengan DNA potongan tubuh yang ditemukan di Pantai Ketewel, untuk memastikan korban adalah IK atau bukan.

Dalam video pengakuan penculikan, WN Ukraina berinisial IK itu tampak memiliki tato di bagian dada dan tangannya.

Kini, penyidik bekerja sama dengan Konsulat Ukraina untuk mengambil sampel ibu dari WN Ukraina berinisial IK. Sampel DNA ini akan dicocokkan dengan DNA potongan tubuh yang ditemukan di Pantai Ketewel, untuk memastikan korban adalah IK atau bukan.

Liburan mewah Igor Komarov (atau Ihor Komarav), 28,  diduga jadi korban penculikan di kawasan Kuta Selatan, Denpasar, pada 21 Februari 2026. Kisah ini melibatkan motif balas dendam terkait uang kripto senilai Rp 157 miliar, meski belum ada konfirmasi resmi tebusan tersebut.

Laporan resmi Polres Gianyar hanya menyebut Ihor Komarav (28 tahun, paspor GF741959) hilang dan diduga diculik sejak malam 21 Februari 2026 di wilayah Kuta Selatan/Gianyar.

Tidak ada penyebutan pacar Eva Mishalova atau sahabat Yermak Petrovsky sebagai korban ikut diculik; mereka kemungkinan selamat dan melapor.

Igor, WN Ukraina berusia 28 tahun, sedang berlibur bersama pacar blogger Eva Mishalova dan seorang  sahabat Yermak Petrovsky (atau variasi nama seperti Igor Iermakov).

Mereka tiba untuk liburan mewah sekitar Valentine’s, memposting foto perahu yang memicu pelacakan. Malam 21/2/2026, Igor dilaporkan hilang di Bali, diduga diculik; video amatir beredar di media sosial menunjukkan penangkapan paksa.

Beberapa laporan media menyebut Igor Komarov (atau variasi nama seperti Ihor Komarav/Igor Iermakov) terkait dengan bisnis kripto ayahnya yang diduga penipuan.

Igor disebut sebagai putra bos kriminal Ukraina dari Dnipro, yang terlibat dalam skema penipuan kripto besar-besaran; pattern penculikan di Bali diduga balas dendam atas utang kripto Rp 157 miliar.

Ini mirip kasus sebelumnya Januari 2025, di mana WN Ukraina Igor Iermakov (kemungkinan orang berbeda atau terkait) dirampok geng Rusia senilai Rp 3.2-3.4 miliar kripto di Ungasan, Bali.

Ayah Igor disebut bagian jaringan kriminal Ukraina yang jalankan operasi kripto scam, menarik korban global via platform palsu; Igor sendiri aktif de kripto legit seperti Tronex dan Stakero per LinkedIn, tapi rumor kriminal keluarga memicu konflik dengan geng Rusia/Chechnya. Polisi belum konfirmasi hubung ani secara resmi.

Taruhan Uang

Kasus ini terkait konflik kriminal lintas negara, di mana Igor disebut putra bos kriminal Ukraina. Diduga pelaku dari geng Rusia atau Chechnya mengejar utang kripto besar (sebelumnya ada rampokan serupa Rp 3-3.4 miliar pada Januari 2025 terhadap figur serupa).

Taruhan Rp 157 muncul sebagai nilai utang/dispute kripto yang jadi taruhan nyawa, meski polisi belum sebutkan detail tebusan.

Polres Gianyar dan Polda Bali langsung razia perbatasan Gianyar-Ungasan-Canggu sejak 21/2 malam, termasuk Operasi 21 pukul 21.45 WIB, tapi pelaku belum tertangkap. Paspor Igor (GF741959). Kasus ini mirip insiden gng Rusia sebelumnya di Jimbaran, yang rampas kripto dan siksa korban.

Kepala Seksi Humas Polres Gianyar, Ipda Gusti Ngurah Suardita, mengonfirmasi laporan hilangnya Ihor Komarav (28), WN Ukraina dengan paspor GF741959, sejak malam 21 Februari 2026.

Laporan ini tembusan dari Polda Bali, dan polisi langsung gelar Operasi 21 pukul 21.45 Wita di perbatasan Gianyar (Simpang Jalan Raya Tulikup-Sidan).

Hasil Razia Awal

Razia libatkan puluhan personnel dari Sat Reskrim, Lantas, Samapta, Narkoba, dan Provost; periksa 120 mobile dan 50 motor hingga pukul 23.00 Wita. Hasil nihil, tidak temukan pelaku atau kendaraan mencurigakan, tapi patroli rutin dan KRYD ditingkatkan untuk pencegahan.

Hingga 22 Februari 2026, polisi intensivekan razia perbatasan Gianyar-Ungasan-Canggu tanpa tersangka. Belum ada update penangkapan atau motif kripto/tebusan Rp 157 miliar dari polisi.

Kronologi dugaan penculikan Ihor Komarav di Bali pada Februari 2026 dapat dirangkum secara point-to-point berdasarkan laporan polisi dan media hingga 22 Februari 2026.

Kronologi

  • Malam 21/2/2026 : Ihor Komarav (28), WN Ukraina passport GF741959, sedang liburan mewah di Bali bersama pacar Eva Mishalova in sahabat Yermak Petrovsky; diduga diculik di wilayah Kuta Selatan atau sekitar Gianyar.
  • Sekitar pukul 21.00 Wita : Laporan hilang masuk ke polisi, kemungkinan tembusan dari Polda Bali; video amatir penangkapan paksa beredar di media sosial.
  • Pukul 21.45 Wita, 21/2 : Polres Gianyar gelar Operasi 21/razia Kamtibmas di perbatasan Simpang Jalan Raya Tulikup-Sidan, periksa 120 mobil dan 50 motor; hasil nihil.
  • 22/2 pagi-siang : Polisi intensivekan razia di perbatasan Gianyar-Ungasan-Canggu; libatkan 35 gabungan personnel (Reskrim, Lantas, Samapta, Narkoba, Provost).
  • Hingga 22/2 malam : Belum ada penangkapan pelaku; patroli KRYD ditingkatkan, kripto pattern Rp 157 miliar belum dikonfirmasi polisi. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kandang Ayam Seharga Rp 2 Miliar Ludes Terbakar di Peterongan Jombang

4 Juni 2026 - 22:04 WIB

Semua SPBU Wajib Campur BBM dengan Etanol 5% Mulai Semester II Tahun Ini

4 Juni 2026 - 20:30 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000, Menkeu Sebut Masih Sesuai Perhitungan APBN

4 Juni 2026 - 20:15 WIB

Curanmor di Jombang Kembali Marak, Sekali Beraksi Pelaku Gondol 2 Motor

4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Titik Nol Peringati Hari Lahir ke-124 Bung Karno, Masfiin: Sajikan Jenang Pelok dan Sego Ploso

4 Juni 2026 - 18:19 WIB

Bocah 7 Tahun Korban Penculikan Tewas, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

4 Juni 2026 - 15:38 WIB

Pancasila Mengejawantahkan Bumi Nurani Manusia

4 Juni 2026 - 13:06 WIB

Presiden Prabowo: Jangan Ada yang Ganggu Proses Hukum terhadap Pimpinan BGN

4 Juni 2026 - 11:43 WIB

Pelantikan APINDO Jombang: Sinergi Pemkab dan Pengusaha Genjot Investasi & Perluas Lapangan Kerja

4 Juni 2026 - 10:55 WIB

Ketua DPK APINDO Jombang, Drs Fathurahman mengibarkan pataka APINDO, saat pelantikan di pendopo Pemkab Jombang, Kamis, 4 Juni 2026. Foto: ist
Trending di News